Pilek

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Pilek disebarkan saat seseorang yang terjangkit batuk, bersin atau berbicara.
Pilek tidak berbahaya, sehingga tidak ada perawatan khusus untuk pilek.

Pengertian Pilek

Pilek merupakan infeksi virus pada hidung dan tenggorokan atau saluran pernafasan bagian atas. Pilek berbeda dengan influenza (flu). Perbedaan yang paling menonjol antara pilek dan influenza (flu) adalah gejala-gejala influenza berlangsung lebih lama dan bisa dikaitkan dengan demam, menggigil dan nyeri otot. Sedangkan pilek cenderung berlangsung lebih singkat dan biasanya hanya menimbulkan gejala hidung berair dan demam ringan.

Pilek biasanya tidak berbahaya. Anak-anak <6 tahun memiliki risiko lebih besar terkena pilek. Namun orang dewasa juga dapat mengalami pilek sebanyak 2-3 kali dalam setahun. Pilek biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 7-10 hari.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala pilek biasanya timbul 1-3 hari setelah terpapar virus. Gejala pilek diantaranya adalah:

  • Hidung berair dan tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Bersin
  • Demam
  • Tekanan pada telinga dan wajah
  • Penurunan fungsi penciuman
  • Nyeri tubuh ringan

Penyebab

Penyebab pilek tersering adalah Rhinovirus. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut, mata, atau hidung. Virus dapat menyebar melalui udara ketika seseorang batuk, bersin atau berbicara. Virus juga dapat menyebar melalui kontak tangan atau benda dengan seseorang yang terkena pilek.

Diagnosis

Pilek dapat didiagnosis dengan gejala yang timbul dan dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik. Jika dokter mencurigai terdapat infeksi bakteri atau kondisi lain, dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan foto dada atau tes lain untuk menyingkirkan penyebab lain dari gejala tersebut.

Pengobatan

Tidak ada perawatan khusus untuk pilek. Antibiotik tidak dapat melawan virus pilek dan tidak boleh digunakan kecuali terdapat infeksi bakteri. Pengobatan gejala pilek, diantaranya adalah:

  • Penghilang rasa sakit. Untuk demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala, asetaminofen atau penghilang rasa sakit lainnya dapat digunakan menurut petunjuk label pemakaian obat.
  • Semprotan hidung dekongestan. Penggunaan semprotan hidung dekongestan hanya cocok untuk orang dewasa. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gejala kekambuhan.

Pencegahan

Ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk memperlambat penyebaran virus pilek, diantaranya adalah:

  • Mencuci tangan. Membersihkan tangan secara menyeluruh dan rutin dengan sabun dan air. Ajari anak-anak tentang pentingnya mencuci tangan.
  • Disinfeksi barang-barang. Bersihkan alat-alat rumah tangga dan mainan anak-anak secara berkala.
  • Gunakan tisu. Gunakan tisu selagi bersin dan buanglah segera. Ajari anak-anak untuk menutupi hidung dan mulut saat bersin untuk mengurangi risiko penyebaran virus.
  • Jangan berbagi alat makan atau minum. Jangan berbagi gelas atau peralatan minum dengan orang lain, termasuk dengan anggota keluarga.
  • Hindari kontak dengan siapa saja yang terkena flu.
  • Menjaga diri. Jaga kesehatan diri, dengan makan dengan baik, berolahraga, tidur yang cukup, dan mengelola stres.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter segera jika:

  • Gejala Anda tidak membaik setelah tiga minggu
  • Gejala yang Anda alami menjadi lebih buruk
  • Anda mengalami demam yang sangat tinggi
  • Anda merasa kesulitan bernafas atau merasakan nyeri di dada
  • Anda memiliki kondisi medis jangka panjang, misalnya diabetes, penyakit jantung, paru-paru, ginjal, atau neurologis.
  • Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya jika Anda menjalani kemoterapi.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum  berkonsultasi dengan dokter, buatlah daftar:

  • Kapan gejala tersebut dimulai
  • Informasi pribadi utama, termasuk stres dan paparan dengan orang yang sakit pilek
  • Obat-obatan, vitamin, atau suplemen yang sedang dikonsumsi
  • Pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan pertanyaan untuk mendiagnosa keadaan Anda, seperti:

  • Apakah gejala tersebut terus menerus?
  • Seberapa parah gejala tersebut?
  • Apakah gejala membaik dan kemudian memburuk?
  • Apa yang tampaknya memperbaiki gejala?
  • Apa yang memperburuk gejala?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/symptoms-causes/syc-20351605
Diakses pada 22 Oktober 2018 

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/common-cold/
Diakses pada 22 Oktober 2018

Panadol. http://www.panadol.co.id/tanda-dan-gejala/dewasa/pilek-dan-flu/apa-perbedaan-antara-pilek-dan-flu.html
Diakses pada 26 Desember 2018

Back to Top