Perikarditis adalah pembengkakan dan iritasi pada perikardium
Mayoritas perikarditis tidak dapat dicegah.

Perikarditis merupakan pembengkakan dan iritasi pada perikardium. Perikardium merupakan selaput tipis seperti kantung yang mengelilingi jantung. Penyakit ini mengakibatkan nyeri pada dada dan gejala lainnya. Rasa nyeri tersebut diakibatkan oleh gesekan antara dua lapisan perikardium yang teriritasi.

Beberapa gejala dan tanda yang ditimbulkan penyakit ini adalah:

  • Sulit bernapas
  • Mudah merasa lelah
  • Perut membengkak
  • Terjadi pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki
  • Terasa sakit di dada
  • Demam tidak tinggi
  • Batuk

Ada beberapa penyebab yang dapat memicu penyakit ini, yaitu:

  • Infeksi
  • Riwayat operasi jantung
  • Serangan jantung
  • Trauma
  • Menderita tumor
  • Menderita kanker
  • Terpapar radiasi
  • Penyakit autoimun seperti lupus

Dalam beberapa kasus, penyebab penyakit ini tidak dapat diketahui. Perikarditis bisa terjadi secara mendadak dan berlangsung tidak lebih dari 3 minggu (akut) atau dapat berlangsung lama atau lebih dari 3 minggu (kronis).

Melalui pemeriksaan fisik dengan cara mendengarkan bunyi jantung menggunakan stetoskop, dokter dapat mendengar suara yang disebut gesekan perikardial. Pada perikarditis yang berat dapat ditemukan gejala lain, seperti:

  • Ronki di paru-paru (suara seperti gesekan kerikil saat bernapas)
  • Suara napas terdengar lebih pelan atau teredam
  • Terdapat cairan di paru-paru

Adapun tes pencitraan yang diperlukan untuk melihat kondisi jantung dan jaringan di sekitar perikardium yang dapat direkomendasikan adalah:

  • Ekokardiogram
  • Elektrokardiogram
  • Tes MRI atau CT scan pada jantung
  • Pemindaian radionuklida
  • Rontgen dada

Selain itu, ada tes yang berfungsi untuk melihat dan mendeteksi kerusakan pada otot jantung dengan menggunakan tes troponin I.  Pemeriksaan lain yang dapat dianjurkan, yaitu:

  • Tes HIV
  • Tes kulit Tuberkulin
  • Tes darah
  • Antinuclear antibody (ANA)
  • Pemeriksaan darah lengkap
  • Protein C-reaktif
  • Tingkat sedimentasi eritrosit
  • Faktor reumatoid

Pengobatan bertujuan untuk memperbaiki fungsi jantung. Untuk tahap awal pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Terapi dengan diuretik untuk mengurangi penumpukan cairan pada rongga perikardium
  • Konsumsi obat anti-nyeri dan antiradang
  • Tidak melakukan aktivitas berat
  • Mengurangi konsumsi garam

Pada kasus perikarditis yang berat, dokter dapat merekomendasikan prosedur pembedahan yang disebut perikardiektomi. Pembedahan ini dilakukan untuk mengangkat beberapa bagian yang rusak di sekitar jantung.

Mayoritas kasus untuk penyakit ini tidak dapat dicegah.

Apabila Anda mengalami gejala yang mengarah pada penyakit ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter karena banyak penyakit lain yang mirip dengan kondisi ini.

Pada saat Anda membuat janji, pastikan untuk menanyakan apakah ada yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu, termasuk apa saja yang berhubungan dengan gejala yang Anda alami. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk perikarditis, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Apa saja penyebab utama dari tanda-tanda pada saya?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Pengobatan apa yang cocok untuk saya?
  • Apa efek samping dari pengobatan ini?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Kapan Anda mengalami gejala pertama kali?
  • Bisakah Anda menggambarkan gejala Anda?
  • Apakah Anda kesulitan untuk bernapas?
  • Apakah baru-baru ini Anda menderita flu?
  • Apakah Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit jantung?

Healthline. https://www.healthline.com/health/constrictive-pericarditis
diakses pada 29 November 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pericarditis/symptoms-causes/syc-20352510
diakses pada 29 November 2018.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000182.htm
diakses pada 29 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-pericardial-disease-percarditis#1-5
diakses pada 29 November 2018.

Artikel Terkait