Infeksi

Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)

Diterbitkan: 31 Jan 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Widiastuti
image Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
Ruam timbul pada kulit kaki dan tangan sedangkan lepuhan muncul di dalam mulut.
Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) merupakan infeksi virus ringan dan menular yang paling sering disebabkan oleh virus coxsackie. Penyakit ini umum terjadi pada anak-anak terutama di bawah 5 tahun dengan karakter gejala terdapat luka atau lepuhan di mulut dan ruam pada kaki dan tangan. Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini, namun mencuci tangan dan  menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi penyakit ini dapat mengurangi risiko infeksi pada anak. Penyakit ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam 7-10 hari.
Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
Dokter spesialis Anak
Gejala penyakit tangan kaki dan mulut biasanya mulai berkembang 3-7 hari setelah infeksi awal, yang disebut sebagai periode inkubasi. Infeksi yang disebabkan oleh HFMD biasanya ringan, tetapi gejala lebih berat dapat terjadi pada beberapa orang. Tanda-tanda yang dapat ditimbulkan penyakit ini biasanya, seperti:
  • Gelisah
  • Ruam merah pada tangan dan telapak kaki, terkadang disertai dengan lepuhan. Ruam ini dapat pula ditemukan pada lutut, siku, bokong atau area genitalia.
  • Demam
  • Nafsu makan yang buruk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Lepuhan merah pada mulut yang menyakitkan (herpangina), yang seringkali dimulai dengan bintik-bintik merah di bagian belakang mulut, serta menjadi lepuhan yang menyakitkan
  • Dehidrasi, terutama pada anak–anak karena kesulitan untuk menelan yang disebabkan oleh lepuhan menyakitkan di dalam mulut
Demam dan sakit tenggorokan biasanya merupakan gejala yang pertama kali muncul. Karakteristik dari penyakit ini yang berupa lepuhan dan ruam pada kulit biasanya terjadi 1 atau 2 hari setelah mengalami demam.Tidak semua orang yang terkena HFMD akan mengalami seluruh gejala ini, terutama orang dewasa yang seringkali tidak mengalami gejala sama sekali, tetapi masih dapat menularkan virus ini kepada orang lain.
Penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya disebabkan oleh virus coxsackie A16 dari genus Enterovirus nonpolio. Tetapi tipe lain dari Enterovirus dapat pula menyebabkan HFMD. Penyakit ini ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi melalui  air liur, feses, sekresi hidung atau tenggorokan, cairan dari lepuhan, melalui batuk dan bersin. HFMD merupakan penyakit umum yang terjadi pada anak di tempat penitipan anak karena sering mengganti popok dan latihan buang air besar, serta anak–anak kecil seringkali memasukkan tangan mereka ke dalam mulut.Anak–anak sekolah juga mempunyai risiko tinggi untuk tertular penyakit ini. Anak-anak biasanya akan membangun kekebalan tubuh terhadap penyakit ini setelah terpapar virus yang menyebabkan HFMD. Itulah sebabnya mengapa kondisi ini jarang berdampak pada anak–anak diatas usia 10 tahun. Namun, masih mungkin untuk anak–anak yang lebih tua dan orang dewasa untuk terinfeksi terutama pada orang–orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah. Penyakit ini paling infeksius pada minggu pertama sakit. Virus masih tetap berada dalam tubuh anak untuk beberapa minggu bahkan setelah tanda dan gejala hilang. Oleh karena itu, anak tersebut masih dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain.Pada beberapa orang, terutama orang dewasa, dapat terinfeksi HFMD tetapi tidak menunjukkan gejala apapun, dan tetap dapat menularkan HFMD kepada orang lain. Oleh karena itu, orang dengan HFMD sebaiknya menghindari kontak dengan orang lain dan berada didalam rumah. Penyakit ini tidak ditularkan dari atau kepada hewan peliharaan atau hewan lainnya.
Dokter akan mendiagnosa penyakit tangan kaki dan mulut melalui beberapa hal, seperti:
  • Pemeriksaan fisik dengan melihat ruam dan lepuh sekitar tubuh dan mulut.
  • Menanyakan beberapa pertanyaan seputar tanda dan gejala yang dialami
  • Usia dari orang yang terinfeksi HFMD
  • Pemeriksaan sampel tenggorokan atau tinja untuk menguji virus yang dimiliki
Tidak ada pengobatan khusus dan vaksin untuk penyakit ini karena tanda dan gejala biasanya akan menghilang dalam 7 sampai 10 hari. Dokter biasanya akan memberikan anestesi topikal oral untuk meringankan rasa sakit karena lepuhan pada mulut serta obat-obat Pereda rasa sakit seperti acetaminophen atau ibuprofen yang dapat meringankan ketidaknyamanan pada saat gejala muncul. Pastikan untuk mendapatkan asupan cairan yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Dan jika kesulitan untuk menelan, maka pemberian cairan akan diberikan melalui infus.
Penyakit tangan kaki dan mulut mudah menular terutama dalam 5 hari pertama setelah gejala dimulai. Namun, Anda dapat mencegah atau mengurangi penyebaran kepada orang lain dengan melakukan beberapa hal, seperti:
  • Mencuci tempat tidur dan pakaian kotor dengan air panas
  • Sering mencuci tangan dengan air hangat dan sabun, serta ajari anak-anak untuk melakukannya
  • Buang tisu yang sudah digunakan pada tempat sampah dengan segera.
  • Gunakanlah tisu pada saat bersin atau batuk
  • Jangan berbagi handuk atau alat makan dengan orang lain
  • Hindari bepergian ke tempat umum seperti bekerja dan sekolah ketika sedang sakit
Penyakit tangan kaki dan mulut biasanya merupakan penyakit yang ringan. Penyakit ini biasanya hanya menyebabkan demam yang berlangsung selama beberapa hari beserta tanda dan gejala ringan lainnya. Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda kesulitan untuk minum karena luka pada tenggorokan dan mulutnya. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter jika dalam beberapa hari gejala yang dialami semakin memburuk.
Sebelum konsultasi dengan dokter, persiapkan terlebih dahulu daftar gejala yang dialami, informasi terkait, berapa lama anak Anda mengalami gejala, dan beberapa pertanyaan, seperti:
  • Apa penyebab dari gejalanya?
  • Apakah anak saya perlu meminum obat?
  • Adakah kemungkinan penyebab lain?
  • Apa pengobatan dan perawatan yang tepat untuknya?
  • Apakah yang bisa saya lakukan di rumah untuk membuatnya lebih nyaman?
  • Apakah anak saya perlu menjalani pemeriksaan?
Pada saat konsultasi, dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti:
  • Apa saja gejala yang dialami?
  • Kapan gejala pertama kali muncul?
  • Apakah Anda pernah menitipkan anak Anda ke tempat penitipan anak?
  • Seberapa parah gejala yang dialami?
  • Apa yang tampak memperbaiki dan memperburuk gejala anak Anda?
  • Apakah anak Anda baru-baru ini terpapar dengan orang sakit?
CDC. https://www.cdc.gov/hand-foot-mouth/about/signs-symptoms.html
diakses pada 2 Januari 2019.
Healthline. https://www.healthline.com/health/hand-foot-mouth-disease
diakses pada 2 Januari 2019.
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hand-foot-and-mouth-disease/symptoms-causes/syc-20353035
diakses pada 2 Januari 2019.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hand-foot-mouth-disease/ 
diakses pada 2 Januari 2019.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Dokter Terkait

Artikel Terkait

Pengobatan Down Syndrome yang Baik untuk Perkembangan Anak

Pengobatan down syndrome harus dilakukan seintensif mungkin terutama saat anak memiliki kondisi kesehatan yang terganggu, seperti kehilangan pendengaran dan leukimia.
03 May 2019|Aby Rachman
Baca selengkapnya
Pengobatan down syndrome harus dilakukan secara intensif

Kelopak Mata Si Kecil Benjol? Bisa Jadi Tanda Bintitan pada Anak

Bintitan adalah infeksi pada kelopak mata yang ditandai dengan munculnya benjolan merah berisi nanah yang menyakitkan. Gejalanya adalah benjolan kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada kelopak mata.
08 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Bintitan pada anak biasanya hanya terjadi pada satu kelopak mata

Anak Mengalami Kejang Otot pada Rahang? Waspadai Ciri-ciri Tetanus!

Bayi yang terinfeksi akan menunjukkan ciri-ciri tetanus dalam hitungan hari atau bulan. Beberapa ciri tetanus, antara lain kejang otot di rahang dan sulit mengunyah.
04 Jul 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Ciri-ciri tetanus pada bayi dapat berupa kejang di bagian rahang dan sulit mengisap