Infeksi

Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)

16 Jun 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
Penyakit, kaki, tangan, dan mulut bisa memicu ruam di kaki dan tangan, serta lepuhan dalam mulut
Penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah infeksi virus ringan dan menular, yang paling sering disebabkan oleh virus Coxsackie. Penyakit ini umum terjadi pada anak-anak, terutama di bawah 5 tahun.Gejala penyakit yang juga disebut hand, foot, and mouth disease (HFMD) ini berupa luka atau lepuhan di mulut dan ruam pada kaki serta tangan.Tidak ada pengobatan khusus untuk tangan, kaki, dan mulut. Namun mencuci tangan dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi merupakan langkah pencegahannya yang utama.Pencegahan tersebut perlu dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi pada anak. Penyakit ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam 7-10 hari.Selain melalui kontak langsung, virus ini bisa menyebar melalui permukaan yang terkontaminasi kotoran. Air liur, tinja, atau sekresi pernapasan juga bisa menjadi sarana penularan virus Coxsackie. 
Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
Dokter spesialis Anak
GejalaRuam merah di tangan dan telapak kaki (terkadang disertai lepuhan dalam mulut), demam
Faktor risikoKontak dengan penderita
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes laboratorium
PengobatanIstirahat, obat-obatan, hidrasi cairan
ObatParacetamol, ibuprofen
KomplikasiDehidrasi, meningitis, ensefalitis
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala penyakit, kaki, tangan, dan mulut (PTKM)
Gejala penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya mulai berkembang 3-7 hari setelah infeksi awal, yang disebut sebagai periode inkubasi. Infeksi yang disebabkan oleh HFMD biasanya ringan, tetapi gejala lebih berat dapat terjadi pada beberapa orang.Beberapa gejala yang dapat ditimbulkan penyakit ini antara lain:
  • Gelisah
  • Ruam merah pada tangan dan telapak kaki, terkadang disertai dengan lepuhan. Ruam ini dapat pula ditemukan pada lutut, siku, bokong atau area genitalia.
  • Demam
  • Nafsu makan menurun
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Lepuhan merah pada mulut yang menyakitkan (herpangina), yang seringkali dimulai dengan bintik-bintik merah di bagian belakang mulut, serta menjadi lepuhan yang menyakitkan
  • Dehidrasi, terutama pada anak–anak karena kesulitan untuk menelan yang disebabkan oleh lepuhan menyakitkan di dalam mulut
Demam dan sakit tenggorokan biasanya merupakan gejala yang pertama kali muncul. Karakteristik dari penyakit ini yang berupa lepuhan dan ruam pada kulit biasanya terjadi 1 atau 2 hari setelah mengalami demam.Tidak semua orang yang terkena HFMD akan mengalami seluruh gejala ini. Pada kebanyakan orang dewasa malah seringkali tidak mengalami gejala sama sekali.  Hanya saja, mereka masih dapat menularkan virus ini kepada orang lain. 
Penyebab penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya virus coxsackie A16 dari genus Enterovirus nonpolio. Namun, tipe lain dari Enterovirus dapat pula menyebabkan HFMD. Penyakit ini ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi melalui air liur, feses, sekresi hidung atau tenggorokan, cairan dari lepuhan, batuk dan bersin.HFMD merupakan penyakit umum yang terjadi pada anak di tempat penitipan anak. Hal ini terjadi karena tempat tersebut sering terjadi penggantian popok dan latihan buang air besar.Selain itu, anak–anak kecil sering memasukkan tangan mereka ke dalam mulut. Anak–anak sekolah juga mempunyai risiko tinggi untuk tertular penyakit ini.Anak-anak biasanya akan membangun kekebalan tubuh terhadap penyakit ini setelah terpapar virus penyebab penyakit tangan, kaki, dan mulut. Itulah sebabnya kondisi ini jarang berdampak pada anak–anak di atas usia 10 tahun.Namun masih mungkin untuk anak–anak yang lebih tua dan orang dewasa untuk terinfeksi terutama pada orang–orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah.Penyakit ini paling menular pada minggu pertama sakit. Virus masih tetap berada dalam tubuh anak untuk beberapa minggu bahkan setelah tanda dan gejala hilang. Oleh karena itu, anak tersebut masih dapat menularkan virus kepada orang lain.Pada beberapa orang, terutama orang dewasa, dapat terinfeksi HFMD tetapi tidak menunjukkan gejala apapun, namun tetap dapat menularkan PTKM pada orang lain.Oleh karena itu, orang dengan HFMD sebaiknya menghindari kontak dengan orang lain dan yang serumah. Penyakit ini tidak ditularkan dari atau kepada hewan peliharaan atau hewan lainnya. 

Faktor risiko penyakit tangan, kaki, dan mulut

Faktor risiko penyakit tangan, kaki, dan mulut bisa berupa usia dan kegiatan si Kecil. Penyakit ini sangat riskan diderita anak-anak di bawah usia 10 tahun, seringkali di bawah 5 tahun.Anak-anak yang berkegiatan di pusat penitipan anak juga sangat rentan terhadap wabah penyakit tangan, kaki, dan mulut.Beruntung, anak-anak biasanya akan mengembangkan kekebalan terhadap penyakit ini seiring bertambahnya usia. Hal ini dilakukan dengan membangun antibodi setelah terpapar virus yang coxsackie A16. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi remaja dan orang dewasa untuk terkena penyakit ini. 
Dokter akan melakukan diagnosis penyakit tangan, kaki, dan mulut melalui beberapa metode di bawah ini:
  • Tanya jawab

Dokter akan menanyakan tanda dan gejala yang dialami, usia serta faktor risiko yang dimiliki oleh pasien.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan mengecek ruam dan lepuh pada tubuh dan mulut pasien.
  • Pemeriksaan sampel lendir atau tinja

Jika diperukan, dokter akan mengambil sampel lendir dari tenggorokan atau sampel tinja, untuk diperiksa lebih lanjut di bawah mikroskop. Langkah ini bertujuan mengevaluasi jenis virus yang terdapat pada tubuh pasien. 
Tidak ada cara mengobati khusus untuk penyakit tangan, kaki, dan mulut. Pasalnya, gejalanya biasa akan menghilang dalam 7-10 hari.Namun dokter bisa memberikan beberapa langkah penanganan berikut untuk mengurangi nyeri dan mencegah komplikasi:
  • Obat anestesi oles untuk meringankan rasa sakit karena lepuhan dalam mulut
  • Obat pereda rasa sakit, seperti paracetamol atau ibuprofen. Obat ini dapat berguna untuk meringankan ketidaknyamanan saat gejala muncul.
  • Kebutuhan cairan pasien juga harus dijaga agar cukup. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko dehidrasi.
  • Jika anak mengalami kesulitan untuk menelan, pemberian cairan melalui infus dapat dianjurkan oleh dokter.
 

Komplikasi penyakit tangan, kaki, dan mulut

Komplikasi penyakit tangan, kaki, dan mulut yang paling umum adalah dehidrasi. Hal ini mungkin terjadi karena kondisi ini menyebabkan luka di mulut dan tenggorokan. Luka di area tersebut membuat pasien akan merasa sakit dan sulit menelan makanan atau minuman.Jika sang anak mengalami kondisi ini, orang tua harus memastikan anak sering menyesap cairan selama sakit. Jika pasien mengalami dehidrasi parah, pemberian cairan infus mungkin diperlukan.Bentuk infeksi Coxsackievirus yang langka dan terkadang serius dapat melibatkan otak dan menyebabkan komplikasi lain:
  • Meningitis akibat virus

Meningitis adalah infeksi langka dan peradangan pada selaput dan cairan serebrospinal yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini bisa terjadi sebagai komplikasi dari infeksi virus, termasuk penyakit tangan, kaki, dan mulut.
  • Ensefalitis

Ensefalitis adalah penyakit parah dan berpotensi mengancam jiwa yang terjadi akibat peradangan otak yang disebabkan virus. Beruntung, ensefalitis jarang terjadi. 
Penyakit tangan kaki dan mulut mudah menular terutama dalam 5 hari pertama setelah gejala dimulai. Namun, Anda dapat mencegah atau mengurangi penyebaran kepada orang lain dengan melakukan beberapa hal, seperti:
  • Mencuci tempat tidur dan pakaian kotor dengan air panas
  • Sering mencuci tangan dengan air hangat dan sabun, serta ajari anak-anak untuk melakukannya
  • Buang tisu yang sudah digunakan pada tempat sampah dengan segera.
  • Gunakanlah tisu pada saat bersin atau batuk
  • Jangan berbagi handuk atau alat makan dengan orang lain
  • Hindari bepergian ke tempat umum seperti bekerja dan sekolah ketika sedang sakit
Penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya merupakan penyakit yang ringan. Penyakit ini biasanya hanya menyebabkan demam yang berlangsung selama beberapa hari beserta tanda dan gejala ringan lainnya.Konsultasikan dengan dokter jika anak Anda kesulitan untuk minum karena luka pada tenggorokan dan mulutnya. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter jika dalam beberapa hari gejala yang dialami semakin memburuk. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan oleh pasien?
  • Kapan gejala pertama kali muncul?
  • Apakah Anda pernah menitipkan anak Anda ke tempat penitipan anak?
  • Apakah pasien memiliki faktor risiko terkait penyakit tangan, kaki, dan mulut?
  • Apakah pasien rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah pasien pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah dicoba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis penyakit tangan, kaki, dan mulut agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
CDC. https://www.cdc.gov/hand-foot-mouth/about/signs-symptoms.html
Diakses pada 2 Januari 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/hand-foot-mouth-disease
Diakses pada 2 Januari 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hand-foot-and-mouth-disease/symptoms-causes/syc-20353035
Diakses pada 2 Januari 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hand-foot-mouth-disease/ 
Diakses pada 2 Januari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email