Penyakit Paget

Ditinjau dr. Widiastuti
Penyakit paget dapat mengakibatkan berbagai kondisi seperti sakit pada tulang, deformitas, hingga patah tulang.
Penyakit paget mengganggu siklus regenerasi tulang.

Pengertian Penyakit Paget

Penyakit paget adalah penyakit yang menganggu siklus normal regenerasi tulang, ketika jaringan tulang yang baru akan menggantikan jaringan tulang yang lama. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mungkin berubah bentuk. Terdapat perawatan yang dapat membantu mengontrolnya bertahun-tahun, tetapi dapat menyebabkan sakit dan sejumlah masalah untuk beberapa orang. Penyakit ini biasanya menyerang tulang panggul, tulang tengkorak, tulang belakang dan tulang kaki, dan dapat terjadi pada semua tulang. Risikonya meningkat seiring bertambahnya umur. Penyakit ini dapat menyebabkan patah tulang dan masalah kesehatan lain. Sebagai contohnya tulang dapat menekan saraf atau menyebabkan arthritis.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Pada kebanyakan orang dengan penyakit paget, tidak ada gejala yang dialami. Ketika gejala itu timbul, maka keluhan utamanya adalah sakit pada tulang. Penyakit ini menyebabkan tubuh menghasilkan tulang baru lebih cepat dari biasanya. Akibatnya tulang belum terbentuk dengan sempurna, tulang lebih lunak dan lemah dibandingkan tulang normal, yang kemudian dapat menyebabkan sakit pada tulang, deformitas (perubahan bentuk), dan fraktur atau patah tulang.

Penyakit paget pada tulang dapat menyerang satu atau beberapa tulang. Pada umumnya terjadi pada area panggul, tulang belakang dan tengkorak. Gejala yang muncul bervariasi, tergantung area yang mengalaminya. Berikut ini adalah gejala umum dari penyakit paget:

  • Nyeri tulang konstan dan tumpul
  • Sakit sendi, kaku dan pembengkakan
  • Nyeri mendadak dan berat yang menjalar ke seluruh tubuh, kesemutan, rasa geli atau kelainan sebagian pergerakan pada tubuh

Penyebab

Penyebab dari penyakit paget tulang tidak diketahui. Para ahli mencurigai kombinasi dari lingkungan dan faktor genetik berkontribusi terhadap penyakit ini. Terdapat beberapa gen yang tampaknya berhubungan dengan timbulnya penyakit paget. Beberapa ahli percaya bahwa penyakit paget berhubungan dengan infeksi virus di dalam sel tulang. Namun, teori ini masih kontroversial.

Faktor risiko

  • Usia
    Orang dengan usia di atas 40 tahun lebih rentan terkena penyakit paget pada tulang.
  • Jenis kelamin
    Laki-laki lebih umum terserang penyakit ini dibandingkan wanita.
  • Sejarah keluarga
    Jika memiliki sanak saudara atau keluarga dengan penyakit serupa, maka seseorang di dalam keluarga juga rentan mengembangkan penyakit ini.
  • Tempat tinggal
    Penyakit paget pada tulang lebih umum terjadi di Inggris, Skotlandia, Eropa Tengah, dan Yunani. Demikian pula di negara yang didiami oleh imigran asal Eropa. Kondisi ini jarang terjadi pada negara-negara Skandinavia dan Asia.

Komplikasi

Pada umumnya, penyakit ini berkembang dengan lambat, dan dapat ditangani secara efektif pada hampir seluruh penderita. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah:

  • Tulang patah atau kelainan bentuk tulang (deformitas). Tulang yang terkena akan dengan mudah patah. Tambahan pembuluh darah dari perbedaan pembentukan tulang ini menyebabkan pendarahan saat operasi perbaikan. Tulang kaki dapat membusur, yang berdampak terhadap kemampuan berjalan.
  • Kelainan atau kecacatan pada tulang dapat meningkatkan jumlah tekanan pada sendi yang berdekatan dan menyebabkan osteoarthritis.
  • Gagal jantung. Panyakit paget tulang dapat memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke area yang terkena paget pada tubuh.
  • Kanker tulang. Meski demikian, kanker tulang terjadi kurang dari 1 persen pada orang dengan penyakit paget tulang.

Diagnosis

Saat melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa area tubuh pasien yang menyebabkan sakit. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan dengan x-ray dan tes darah yang dapat membantu mengonfirmasi diagnosis dari penyakit paget tulang. Berikut ini penjelasan dari pemeriksaan yang dilakukan dokter.

Tes pencitraan

  • X-ray atau foto rontgen tulang.

Indikasi pertama penyakit paget tulang adalah ketidaknormalan yang ditemukan tanpa sengaja ketika foto rontgen dilakukan untuk penyakit lain. Gambar x-ray dapat menunjukkan area reabsorpsi tulang, pembesaran tulang dan kelainan tulang, seperti tulang panjang yang menekuk atau membusur.

  • Scan

Dalam pemindaian tulang, material radioaktif disuntikkan ke dalam tubuh. Material ini berjalan ke titik tulang yang paling terdampak paget tulang, dan dapat terlihat dalam scan tersebut.

Pemeriksaan laboratorium

Orang dengan penyakit paget tulang biasanya mempunyai kadar alkalin fosfatase yang meningkat dalam darah, dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah.

Pengobatan

Belum ada pengobatan untuk penyakit paget tulang sampai dengan saat ini. Selain itu, belum terdapat cara untuk memperbaiki kondisi yang telah terjadi pada pasien. Misalnya, kehilangan pendengaran atau deformitas pada tulang. Pengobatan diberikan untuk meringankan gejala maupun pencegahan komplikasi lebih lanjut.

Jika tanpa gejala, penderita mungkin tidak membutuhkan pengobatan. Namun jika penyakit tersebut aktif, yang ditandai dengan meningkatnya kadar alkalin fosfatase dan mempengaruhi area yang berisiko tinggi seperti tengkorak atau tulang belakang, maka dokter akan merekomendasikan pengobatan untuk mencegah komplikasi, meskipun tidak terdapat gejala.

Obat-obatan

Obat osteoporosis (bisphosphonates-bisfosfonat) adalah pengobatan yang paling umum untuk penyakit paget tulang. Beberapa bisphosphonates dikonsumsi secara oral. Sementara itu, beberapa obat diberikan dengan cara disuntikkan. Bisphosphonates memiliki toleransi yang cukup baik, tetapi dapat mengiritasi saluran pencernaan. Jika bisfosfonat tidak dapat diberikan atau tidak dapat ditoleransi tubuh pasien, maka dokter akan merekomendasikan kalsitonin, yaitu hormon yang terlibat dalam regulasi kalsium dan metabolisme tulang.

Pembedahan

Pada beberapa kasus yang jarang, pembedahan mungkin diperlukan untuk:

  • Membantu fraktur atau patah tulang untuk sembuh
  • Menggantikan sendi yang rusak oleh arthritis yang berat
  • Membantu meluruskan kembali tulang yang cacat atau berubah bentuk
  • Mengurangi tekanan pada syaraf

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda harus menemui dokter, ketika Anda:

  • Merasakan sakit pada tulang dan sendi
  • Rasa geli dan lemah
  • Kelainan bentuk tulang

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum Anda menemui dokter, Anda harus:

  • Tuliskan gejala yang dialami dan waktu dimulainya gejala
  • Informasi pribadi termasuk obat, vitamin atau suplemen yang dikonsumsi
  • Pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dalam pemeriksaan, dokter mungkin mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Sebaiknya Anda memberikan jawaban yang lengkap dan jelas, untuk membantu dokter dalam diagnosis.

  • Apakah Anda merasakan mati rasa atau rasa geli?
  • Apakah otot Anda melemah?
  • Apakah Anda mengalami sakit kepala?
  • Apakah pendengaran Anda belakangan ini memburuk?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pagets-disease-of-bone/diagnosis-treatment/drc-20350816
Diakses pada 4 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pagets-disease-of-bone/symptoms-causes/syc-20350811
Diakses pada 4 Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pagets-disease-bone/
Diakses pada 4 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/osteoporosis/guide/pagets-disease-bone#2-3
Diakses pada 4 Desember 2018

Back to Top