Penyakit Osgood-Schlatter

Ditulis oleh Lenny Tan
Ditinjau dr. Anandika Pawitri

Pengertian Penyakit Osgood-Schlatter

Penyakit Osgood-Schlatter adalah penyebab umum dari sakit lutut pada anak-anak dan remaja yang sedang mengalami growth spurt. Growth spurt merupakan pertumbuhan yang cepat dan mendadak dalam waktu singkat pada masa pubertas. Kondisi ini biasanya membaik dengan sendirinya saat tulang anak sudah berhenti bertumbuh.

Kondisi ini sering terjadi pada anak yang berpartisipasi dalam olahraga, yang melibatkan gerakan berlari, meloncat, perubahan arah yang cepat. Contohnya, sepak bola, basket, ice skating, dan balet. 

Penyakit Osgood-Schlatter lebih sering terjadi pada anak laki-laki. Namun anak perempuan juga tidak terhindarkan dari penyakit ini karena saat ini banyak juga anak perempuan yang menyukai dan berpartisipasi dalam olahraga. 

Penyakit ini biasanya terjadi pada anak laki-laki dari usia 12-14 tahun dan anak perempuan dari usia 10-13 tahun. Perbedaan ini terjadi karena remaja perempuan memasuki tahap pubertas lebih awal dibandingkan dengan remaja laki-laki.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala penyakit Osgood-Schlatter umumnya meliputi:

  • Rasa sakit pada lutut (atau tepat di bawah tempurung lutut) maupun kaki.
  • Pembengkakan, rasa sakit saat disentuh, peningkatan suhu pada lutut dan bagian atas tulang kering.
  • Sakit yang semakin parah jika berolahraga atau beraktivitas yang memberikan beban berat atau sering pada sendi penopang berat badan, seperti lutut dan panggul. Misalnya, berlari.
  • Rasa sakit biasanya akan membaik dengan istirahat. 
  • Pincang setelah aktivitas fisik.

Keparahan gejala penyakit Osgood-Schlatter bisa bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Beberapa individu hanya mengalami rasa sakit yang ringan saat melakukan aktivitas tertentu. Sementara sebagian lainnya mengalami sakit yang konstan dan melemahkan, sehingga membuat penderita sulit melakukan aktivitas fisik.

Ketidaknyamanan tersebut dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa tahun. Kemudian gejala biasanya akan berhenti ketika growth spurt selesai.

Penyebab

Saat melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan lari, melompat, dan menekuk, otot paha akan menarik tendon yang menghubungkan tempurung lutut ke pelat pertumbuhan di bagian atas tulang kering. Misalnya pada olahraga basket, sepak bola, voli, dan balet.

Tekanan berulang dapat menyebabkan tendon menyisip ke dalam tulang kering, sehingga memicu rasa sakit dan pembengkakan. Inilah yang menjadi penyebab penyakit Osgood-Schlatter.

Terkadang, tubuh anak mencoba untuk menutup celah yang muncul dengan pertumbuhan tulang baru. Kondisi ini kemudian dapat menghasilkan benjolan tulang pada lokasi tersebut.

Apabila terus dibiarkan, anak bisa mengalami komplikasi penyakit Osgood-Schlatter. Meski jarang terjadi, komplikasinya termasuk rasa sakit jangka panjang (kronis) atau pembengkakan pada area tertentu. 

Bahkan setelah gejalanya teratasi, benjolan tulang akan tetap terasa pada tulang kering di bawah tempurung lutut. Benjolan ini dapat bertahan sampai taraf tertentu dalam kehidupan anak, tetapi tidak mengganggu fungsi lutut. 

Dalam kasus yang jarang, penyakit Osgood-Schlatter dapat menyebabkan pertumbuhan pelat menjadi tertarik menjauh dari tulang kering.

Diagnosis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama pada lutut anak. Langkah ini bertujuan mendeteksi pembengkakan, rasa sakit saat disentuh, dan kulit yang tampak kemerahan.

Pemeriksaan tersebut biasanya memberikan informasi yang cukup, untuk menegakkan diagnosis penyakit Osgood-Schlatter. Dalam beberapa kasus, dokter akan melakukan foto rontgen pada tulang untuk menyingkirkan penyebab lain dari rasa sakit pada lutut.

Pengobatan

Penyakit Osgood-Schlatter biasanya membaik tanpa pengobatan yang khusus. Gejala dapat menghilang setelah tulang anak berhenti bertumbuh.

Oleh karena itu, pengobatan akan berfokus untuk meredakan gejala yang terjadi. Misalnya, rasa sakit pada lutut dan pembengkakan. Berikut cara mengobati penyakit Osgood-Schlatter yang bisa direkomendasikan oleh dokter:

 

  • Obat-obatan

 

Obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen, ibuprofen atau naproxen sodium, dapat membantu untuk mengurangi nyeri yang dialami oleh penderita.

 

  • Fisioterapi

 

Fisioterapi dapat mengajarkan latihan untuk meregangkan otot quadricep pada paha depan. Langkah ini bertujuan mengurangi tekanan pada tendon tempurung lutut yang tersambung ke tulang kering. 

Selain itu, latihan otot quadricep pada kaki secara umum juga dapat membantu untuk menjaga kestabilan sendi lutut. Sementara tali pengikat yang digunakan pada tendon tempurung lutut bisa membantu dalam meringankan tekanan. 

 

  • Operasi 

 

Dalam kasus yang sangat jarang, rasa sakit bisa melemahkan sendi penderita dan tidak kunjung membaik meski growth spurt telah usai. Karena itu, operasi untuk menghilangkan tulang yang tumbuh berlebih akan dianjurkan.

Di samping penanganan di atas, beberapa cara berikut juga dapat dilakukan oleh pasien guna meredakan gejala dan mencegah perkembangan penyakit:

  • Beristirahat agar gejala penyakit Osgood-Schlatter tidak semakin parah.
  • Kompres dingin. Tempelkan kompres es batu berlapis kain atau handuk pada area yang nyeri sebanyak 2-4 kali sehari atau setelah melakukan kegiatan fisik. Langkah ini mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  • Cross training. Jika anak Anda harus berhenti sejenak dari aktivitas atau olahraga pilihannya, cobalah untuk melakukan kegiatan yang memberikan beban minimal pada sendi-sendi yang menopang berat badan. Misalnya, berenang atau bersepeda.
  • Peregangan. Latihan peregangan khusus otot quadricep bisa membantu dalam meringankan ketegangan dan rasa sakit.
  • Alat pelindung. Bila anak Anda ingin tetap melakukan olahraga, berikan alat pelindung pada daerah yang terasa sakit atau cedera. Dengan ini, bagian tersebut akan terlindungi dari kerusakan lebih lanjut.

Tali pengikat, seperti patellar tendon strap. Tali ini dikenakan pada kaki, tepat di bawah tempurung lutut.

Pencegahan

Hingga saat ini, belum ada pencegahan untuk penyakit Osgood-Schlatter. Yang bisa dilakukan adalah menghindari cedera, khususnya pada tendon.

Pencegahan cedera tendon dapat dilakukan dengan cara:

  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga, terutama peregangan otot quadricep pada paha depan, otot hamstring, dan otot lutut.
  • Menggunakan alat olahraga yang layak.
  • Melakukan olahraga dengan teknik yang benar.
  • Menyesuaikan intensitas latihan.
  • Menhindari olahraga terlalu berat, khususnya pada usia muda.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Hubungi dokter jika sakit pada lutut sangat menggangu dan menghalangi kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Carilah pertolongan medis jika lutut bengkak dan memerah, atau sakit lutut menyebabkan demam, rasa kaku, atau ketidakstabilan pada sendi lutut.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Persiapkan hal-hal berikt sebelum Anda mengajak anak Anda ke dokter:

  • Deskripsi terperinci mengenai gejala anak.
  • Informasi mengenai gangguan medis yang pernah terjadi.
  • Informasi mengenai kondisi medis yang terjadi di dalam keluarga.
  • Semua obat, vitamin, suplemen, dan obat herba yang dikonsumsi oleh anak.
  • Pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan pada dokter.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Saat pemeriksaan, dokter umumnya akan mengajukan bertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

  • Seberapa parah rasa sakit yang dialami?
  • Apakah rasa sakit terjadi sebelum, saat, setelah berolahraga, atau muncul secara tiba-tiba?
  • Apakah ada pembengkakan di dekat tempurung lutut?
  • Apakah ada masalah pada kemampuan gerak (mobilitas) atau stabilitas tubuh?
  • Apakah penderita berolahraga secara rutin?
  • Apakah penderita baru saja mengubah rutinitas latihan, seperti durasi dan intensitas latihan, atau menggunakan teknik olahraga baru?
  • Apakah rasa sakit bisa ditahan ketika berolahraga pada intensitas biasa?
  • Apakah gejala yang dialami memengaruhi kemampuan dalam beraktivitas sehari-hari, seperti menaiki tangga?
  • Apakah ada pengobatan yang telah dicoba? Apakah pengobatan ini membantu?
  • Apakah penderitabaru saja mengalami cedera yang menyebabkan cedera lutut?
Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/health-guide/Osgood-Schlatter-disease.html
Diakses pada 12 Desember 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/Osgood-Schlatter-disease
Diakses pada 12 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/Osgood-Schlatter-disease/symptoms-causes/syc-20354864
Diakses pada 12 Desember 2018

WebMD. https://teens.webmd.com/Osgood-Schlatter-disease#1
Diakses pada 12 Desember 2018

Back to Top