Penyakit Hati

Ditinjau dr. Wismaytra Condro
Penyakit hati bisa disebabkan oleh banyak hal seperti hepatitis, autoimun, genetika, kanker hati, dan penyalahgunaan alkohol
Penyakit hati bisa disebabkan oleh banyak hal seperti hepatitis, autoimun, genetika, kanker hati, dan penyalahgunaan alkohol

Pengertian Penyakit Hati

Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh yang membantu tubuh dalam mencerna makanan, menyimpan energi dan menghilangkan racun. Ada banyak penyakit hati, diantaranya adalah:

  • Penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C
  • Penyakit yang disebabkan oleh obat-obatan, racun atau konsumsi alkohol yang terlalu banyak, seperti perlemakan hati (fatty liver) dan sirosis
  • Kanker hati
  • Penyakit bawaan, seperti hemokromatosis dan penyakit wilson

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala penyakit hati, diantaranya adalah:

  • Kulit dan mata yang nampak kekuningan
  • Nyeri perut dan bengkak
  • Bengkak di kaki dan pergelangan tangan
  • Kulit gatal
  • Warna urine yang gelap
  • Warna tinja yang pucat atau berdarah
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Mual dan muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Cenderung mudah memar

Penyebab

Infeksi

Parasit dan virus dapat menginfeksi hati, menyebabkan peradangan yang mengakibatkan penurunan fungsi hati. Virus yang menyebabkan kerusakan hati dapat menyebar melalui darah, sperma, makanan, dan air (Hepatitis A). Jenis infeksi hati yang paling umum adalah virus hepatitis, termasuk diantaranya adalah:

  • Hepatitis A
  • Hepatitis B
  • Hepatitis C

Kelainan sistem kekebalan

Kondisi ini ditandai dengan sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang bagian-bagian tubuh tertentu dan dapat mempengaruhi hati. Contoh penyakit autoimun, diantaranya adalah:

  • Hepatitis autoimun
  • Sirosis bilier primer
  • Kolangitis primer

Genetika

Gen abnormal yang diwariskan oleh satu atau kedua orang tua dapat menyebabkan penumpukkan berbagai zat di hati dan mengakibatkan kerusakan hati. Penyakit genetik, diantaranya adalah:

  • Hemochromatosis
  • Hyperoxaluria dan oxalosis
  • Penyakit wilson
  • Kekurangan antitripsin alfa-1

Kanker dan pertumbuhan lainnya

Kanker dan pertumbuhan lainnya, termasuk:

  • Kanker hati
  • Kanker saluran empedu
  • Adenoma hati

Penyebab lain

Penyebab umum lain, diantaranya adalah:

  • Penyalahgunaan alkohol kronis
  • Akumulasi lemak di hati (perlemakan hati non alkohol)

Diagnosis

Pertama-tama dokter akan mengidentifikasikan penyebab dan tingkat kerusakan hati. Dokter akan meninjau riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik pasien. Dokter juga akan melakukan beberapa tes, seperti:

  • Tes darah yang disebut fungsi hati dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit hati
  • Tes pencitraan seperti CT scan, dan MRI dapat menunjukkan kerusakan hati
  • Analisis jaringan atau biopsi dapat membantu dokter mendiagnosa penyakit hati dan mendiagnosa tanda-tanda kerusakan hati.

Pengobatan

Pengobatan untuk penyakit hati bergantung pada diagnosis yang diberikan dokter. Beberapa penyakit hati dapat diobati dengan modifikasi gaya hidup, seperti menghentikan penggunaan alkohol atau menurunkan berat badan. Masalah hati lainnya dapat diobati dengan obat-obatan atau dengan prosedur pembedahan.

Pengobatan untuk penyakit hati yang menyebabkan gagal hati dapat melalui transplantasi hati.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit hati, diantaranya adalah:

  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Menggunakan kondom saat berhubungan seks dan tidak menggunakan jarum suntik secara bersamaan
  • Mendapatkan vaksinasi hepatitis A dan hepatitis B
  • Menggunakan obat resep dokter dan obat yang dijual bebas sesuai dosis yang dianjurkan
  • Menghindari kontak darah dan cairan tubuh orang lain
  • Berhati-hati dengan semprotan aerosol
  • Melindungi kulit dari bahan kimia berbahaya
  • Mempertahankan berat badan ideal

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika Anda mengalami gejala persisten penyakit hati yang mengkhawatirkan. Cari pertolongan medis segera jika Anda mengalami sakit perut yang begitu parah.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter, diantaranya adalah:

  • Menanyakan apakah ada hal yang perlu Anda lakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter. Seperti, tidak makan makanan padat pada hari sebelum janji
  • Mencatat gejala yang dialami
  • Menuliskan daftar obat, vitamin dan suplemen
  • Menuliskan informasi medis utama dan kondisi medis lainnya
  • Menuliskan informasi pribadi utama, seperti perubahan gaya hidup atau stres
  • Meminta kerabat untuk menemani dan membantu Anda mengingat apa yang dikatakan dokter
  • Menuliskan pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait kondisi Anda, seperti:

  • Kapan pertama kali Anda mulai mengalami gejala, dan seberapa parah gejala tersebut? Apakah gejala Anda terus menerus atau sesekali?
  • Jika ada, apa yang tampaknya meningkatkan atau memperburuk gejala Anda?
  • Pernahkah Anda demam?
  • Pernahkah kulit atau mata Anda menguning?
  • Obat dan suplemen apa yang Anda minum?
  • Seberapa sering Anda minum alkohol? Apakah Anda memiliki tato?
  • Apakah pekerjaan Anda melibatkan paparan bahan kimia, darah atau cairan tubuh?
  • Pernahkah Anda melakukan transfusi darah?
  • Pernahkah Anda didiagnosa bahwa Anda memiliki masalah hati sebelumnya?
  • Adakah orang di keluarga Anda yang pernah didiagnosa mengidap penyakit hati?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/liver-problems/symptoms-causes/syc-20374502
Diakses pada 21 Desember 2018

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/liver_disease/article.htm
Diakses pada 21 Desember 2018

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/liverdiseases.html
Diakses pada 21 Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/liver-disease
Diakses pada 21 Desember 2018

Back to Top