Penyakit Arteri Perifer

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Penyakit arteri perifer banyak terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penderita diabetes.
Penyempitan pembuluh darah arteri di bagian kaki dapat disebabkan adanya penumpukan kolesterol.

Pengertian Penyakit Arteri Perifer

Penyakit arteri perifer merupakan gangguan sirkulasi darah berupa penyempitan pembuluh darah arteri di area kaki. Biasanya kaki akan terasa nyeri karena kurangnya aliran darah di kaki anda. Penyakit arteri perifer dapat merupakan gejala dari penyakit lain.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Banyak orang mengabaikan tanda maupun gejala yang timbul, beberapa gejala tersebut adalah:

  • Terasa sakit di bagian betis selama melakukan aktivitas dan menghilang saat beristirahat
  • Mengalami mati rasa, kesemutan, dan rasa tertusuk di kaki
  • Terdapat luka di kaki yang tak kunjung sembuh atau sembuhnya terjadi secara perlahan

Karena gejala yang ditimbulkan tidak terlalu mencolok dan rasa nyeri yang dialami terjadi secara hilang timbul, hal inilah yang menyebabkan banyak orang tidak mencurigai tanda-tanda ini.

Penyebab

Penyakit arteri perifer disebabkan karena adanya penumpukan lemak di dinding arteri yang menyebabkan penyempitan arteri dan menghambat aliran darah. Beberapa faktor risiko, yaitu:

Risiko ini meningkat perlahan seiring dengan bertambahnya usia dan laki-laki memiliki risiko lebih besar.

Diagnosis

Dokter akan menggunakan indeks ankle-brachial untuk mendeteksi arteri perifer dengan cara membandingkan tekanan darah antara pergelangan lengan dengan kaki, apabila tekanan darah di pergelangan kaki lebih rendah dibandingkan dengan pergelangan lengan, anda menderita penyakit arteri perifer. Apabila hasilnya meragukan, dokter akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti USG Doppler dan angiografi.

Pengobatan

Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa hal:

  • Tidak merokok
  • Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang
  • Menjaga lemak dalam darah, tekanan darah, sodium untuk tetap stabil
  • Berolahraga dengan cara berjalan selama 30 menit setiap tiga kali seminggu serta beristirahat bila merasa kaki anda sakit
  • Terapi obat

Untuk kasus penyakit arteri perifer yang berat, dokter akan menyarankan anda untuk melakukan pembedahan menggunakan balon angioplasty atau bypass arteri.

Pencegahan

Pencegahan penyakit ini adalah dengan cara menjaga gaya hidup tetap sehat dengan beberapa hal berikut:

  • Tidak merokok
  • Menjaga gula darah, lemak darah, dan tekanan darah tetap stabil
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengonsumsi makan yang rendah lemak
  • Menjaga berat badan tetap ideal

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila anda merasakan nyeri pada kaki atau beberapa gejala seperti di atas, segera berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Apa penyebab utama dari penyakit saya?
  • Apa penyebab lain dari penyakit saya?
  • Apakah penyakit ini bersifat sementara atau permanen?
  • Adakah efek samping dari pengobatan?
  • Adakah obat alternatif yang tersedia?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Kapan anda mengalami gejala pertama kali?
  • Apakah dengan beristirahat memperbaiki kondisi anda?
  • Apakah anda merokok?
  • Seberapa parah gejala anda?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/type-2-diabetes/peripheral-arterial-disease
Diakses pada 23 November 2018.

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/peripheral-artery-disease/diagnosis-treatment/drc-20350563
Diakses pada 23 November 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/peripheral-arterial-disease-pad/
Diakses pada 23 November 2018.

Back to Top