Pedofilia adalah gangguan kejiwaan yang ditandai dengan adanya fantasi seksual berulang dan intens yang melibatkan anak-anak. Usia anak-anak ini biasanya 13 tahun atau lebih muda.

Istilah pedofilia sejatinya lebih menggambarkan hasrat yang dimiliki oleh penderita. Ini berarti, tidak semua penderitanya pasti melakukan tindakan pencabulan terhadap anak-anak.

Meski begitu, hasrat tersebut tetap ada dan tidak mustahil untuk lepas kendali. Bila ini terjadi, penderita mungkin saja melakukan tindak kriminal.

Selain itu, pelaku tindak kekerasan seksual pada anak-anak juga tidak otomatis bisa dikategorikan sebagai pedofil. Perlu kriteria yang lebih komprehensif untuk menentukan diagnosis ini.

Penderita pedofilia bisa tertarik pada anak laki-laki atau perempuan, atau keduanya. Penderita juga umumnya mewujudkan hasratnya dengan melakukan aksi pada korban yang:

  • Masih memiliki hubungan kerabat atau dekat dengannya, contohnya keponakan, anak tiri, dan sebagainya.
  • Berada di bawah otoritasnya, misalnya murid atau anak-anak yang dilatihnya.

Sebagian besar penderita pedofilia lebih menikmati aktivitas memandangi atau memberikan sentuhan yang umum pada anak-anak. Namun dalam kasus ekstrem, penderita bahkan bisa menyentuh kelamin atau melakukan hubungan seksual dengan anak-anak.

Sebagai bagian dari modusnya untuk berhubugan seks dengan korban, penderita pedofilia bisa melakukan tindakan-tindakan di bawah ini:

  • Memaksa korbannya.
  • Mengancam bahwa mereka akan mengadukan korban pada orangtuanya, serta menyakiti orangtua atau hewan piaraan bila korban tidak menurut.

Penyebab pedofilia tidak diketahui secara pasti. Namun para pakar menduga bahwa ada beberapa faktor berikut ini bisa memengaruhi risiko kemunculan pedofilia:

  • Hubungan keluarga yang tidak harmonis, misalnya orangtua yang bercerai.
  • Mengalami kekerasan seksual saat masik kanak-kanak.
  • Memiliki gangguan kepribadian antisosial.
  • Mengalami kecanduan obat-obatan.
  • Mengalami depresi.

Diagnosis pedofilia dapat ditentukan oleh dokter maupun psikolog berdasarkan kriteria khusus berikut ini:

  • Memiliki fantasi atau dorongan seksual yang intens dan sering pada anak-anak berusia 13 tahun atau lebih muda.
  • Mengalami rasa tidak nyaman dan tidak bisa beraktivitas dengan lancar akibat kondisi yang dialaminya. Misalnya kesulitan dalam pekerjaan, hubungan keluarga, atau berinteraksi dengan orang lain.
  • Mewujudkan dorongan seksualnya pada anak-anak, contohnya meraba tubuh anak-anak.
  • Berusia 16 tahun atau lebih tua, dan lima tahun lebih tua dari anak yang menjadi obyek fantasinya. Namun kriteria ini tidak berlaku untuk kalangan dewasa muda yang sedang menjalin hubungan dengan anak-anak berusia 12-13 tahun.
  • Telah mengalami kondisi ini selama enam bulan atau lebih.

Penanganan pedofilia umumnya dilakukan dengan psikoterapi dan obat-obatan. Berikut penjelasannya:

  • Psikoterapi

Penderita akan diminta untuk menjalani konseling dengan psikolog atau psikiater. Konseling ini bisa secara perseorangan atau berkelompok

  • Obat-obatan

Dokter akan meresepkan obat-obatan yang berfungsi mengubah dorongan seksual penderita, atau menurunkan kadar hormon testosteron dalam tubuhnya.

Penderita pedofilia sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter bila mereka merasa terganggu dengan hasrat dan dorongan seksualnya terhadap anak-anak. Penderita juga sebaiknya tidak berusaha untuk mengatasi masalah ini seorang diri. 

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala dan hasrat yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Saat pemeriksaan, dokter mungkin akan mengajukan beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Kapan fantasi dan hasrat seksual pada anak-anak pertama kali muncul? Apakah selalu menetap?
  • Apakah Anda pernah mengalami kekerasan seksual saat masih anak-anak?
  • Apakah Anda mengalami gangguan psikis lainnya?
  • Apakah gejala yang Anda rasakan sampai mengganggu rutinitas maupun dan hubungan dengan orang lain?

Awalnya, Anda mungkin berkonsultasi ke dokter umum terlebih dahulu. Dokter umum kemudian bisa merujuk Anda ke dokter spesialis kejiwaan (psikiatri) agar Anda mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang lebih komprehensif.

MSD Manual. https://www.msdmanuals.com/home/mental-health-disorders/sexuality-and-sexual-disorders/pedophilia
Diakses pada 9 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/features/explaining-pedophilia#1
Diakses pada 9 Desember 2019

Artikel Terkait