Masuknya air ke telinga, bisa menimbulkan otitis eksterna.
Otitis eksterna biasanya disebabkan oleh bakteri yang terbawa air dan terjebak di telinga.

Otitis eksterna adalah infeksi pada telinga bagian luar, yang meliputi daun telinga, lubang telinga dan saluran atau liang telinga (saluran penghubung lubang telinga dan gendang telinga). Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang terbawa dalam air yang terperangkap di saluran di telinga setelah Anda berenang. Memasukkan jari, kapas atau benda lain ke telinga Anda juga dapat menyebabkan otitis eksterna, karena merusak lapisan tipis kulit yang melapisi saluran telinga.

Beberapa gejala yang dialami penderita otitis eksterna antara lain gatal pada telinga, telinga terasa sakit, mengalami kesulitan mendengar, dan keluarnya cairan atau nanah dari telinga.

Penyebab otitis eksterna antara lain adanya air yang tertahan dalam saluran telinga setelah berenang atau mandi. Air yang tersisa di dalam saluran telinga, dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri. Infeksi mungkin terjadi jika lapisan tipis kulit yang melapisi saluran telinga terluka, misalnya akibat membersihkan telinga terlalu keras.

Dokter pada umumnya mendiagnosis otitis eksterna berdasarkan gejala yang Anda laporkan dan pemeriksaan fisik telinga. Pemeriksaan awal yang dilakukan dokter biasanya mencakup pemeriksaan saluran telinga Anda, dengan menggunakan otoskop dan melakukan visualisasi gendang telinga (membran timpani), untuk memastikannya tidak robek atau rusak.

Otitis eksterna umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Antibiotik berupa obat tetes telinga, dapat diberikan untuk otitis eksterna yang sulit sembuh. Dokter juga dapat meresepkan obat tetes antibiotik, dicampur dengan steroid, untuk mengurangi pembengkakan di liang telinga.

Obat tetes telinga biasanya digunakan beberapa kali dalam sehari, selama 7-10 hari. Obat penghilang rasa nyeri seperti ibuprofen atau acetaminophen juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit.

Beberapa cara mencegah otitis eksterna antara lain yaitu dengan menjaga telinga Anda tetap kering, berenang dengan frekuensi sewajarnya, tidak memasukkan benda asing ke dalam telinga, melindungi telinga dari sesuatu yang berpotensi mengiritasi telinga, dan mematuhi peringatan dokter.

Usahakan untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam telinga setelah berenang atau mandi dengan memiringkan kepala.

Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter jika telinga Anda terasa sakit. Pengobatan yang dilakukan lebih dini, dapat mencegah infeksi bertambah parah.

Anda sebaiknya memperhatikan jika ada larangan tertentu yang harus dipatuhi sebelum menemui dokter. Selain itu, Anda disarankan membuat daftar gejala-gejala yang terjadi dan waktu kemunculannya. Selain itu, siapkan pula daftar obat, vitamin atau suplemen yang Anda gunakan, serta daftar alergi, jika ada.

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan pada Anda seperti:

  • Kapan Anda pertama kali mengalami gejala-gejala tersebut?
  • Apakah gejala yang Anda alami memburuk?
  • Apakah Anda baru saja berenang akhir-akhir ini?
  • Apakah Anda sering berenang?
  • Di mana Anda biasanya berenang?
  • Pernahkah Anda mengalami otitis eksterna sebelumnya?
  • Apakah Anda memiliki alergi pada kulit?
  • Apakah Anda menggunakan kapas atau benda lain untuk membersihkan telinga?
  • Apakah Anda menggunakan headphone atau perangkat telinga lainnya?
  • Apakah Anda sudah menjalani pemeriksaan telinga baru-baru ini?

Healthline. https://www.healthline.com/health/otitis-externa
Diakses pada 26 November 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/swimmers-ear/symptoms-causes/syc-20351682
Diakses pada 23 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/understanding-swimmer-ear-basics#1
Diakses pada 23 November 2019

Artikel Terkait