Osteosarcoma

Ditulis oleh Maria Yuniar
Ditinjau dr. Widiastuti
Osteosarcoma adalah kanker tulang yang umum terjadi pada remaja
Sel tulang yang membentuk tumor ganas menjadi penyebab osteosarcoma.

Pengertian Osteosarcoma

Osteosarcoma, atau disebut juga osteogenic sarcoma, merupakan jenis kanker tulang yang umumnya diderita anak-anak dan remaja, dengan kecenderungan dialami oleh remaja pria. Akan tetapi, kanker ini juga dapat menyerang orang dewasa. Osteosarcoma terjadi ketika sel yang membentuk tulang baru membentuk tumor ganas. Penyakit ini paling sering ditemukan pada tulang panjang seperti tulang kaki dan lengan, namun juga bisa terjadi pada tulang mana pun.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Berikut adalah beberapa gejala yang ditimbulkan osteosarcoma:

  • Bengkak atau benjolan di sekitar tulang atau pada ujung tulang.
  • Rasa sakit dan nyeri pada tulang atau persendian yang terjadi secara terus menerus, yang semakin memburuk seiring berjalannya waktu dan terasa sepanjang hari.
  • Terbatasnya gerakan tubuh.
  • Retaknya tulang atau patah tulang tanpa alasan yang jelas

Penyebab

Belum jelas apa yang menyebabkan osteosarcoma, karena penyakit ini jarang terjadi. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini:

  • Pernah menjalani terapi radiasi sebelumnya
  • Kondisi genetik yang diturunkan seperti retinoblastoma herediter, sindrom Bloom, sindrom Li-Fraumeni, sindrom Rothmund-Thomson, anemia Diamond-Blackfan, penyakit Paget, dan sindrom Werner.

Diagnosis

Tahap pertama yang dilakukan untuk mendiagnosis osteosarcoma adalah dengan menanyakan riwayat penyakit dan riwayat kesehatan keluarga. Pemeriksaan fisik kemudian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium. Lalu, dokter akan menyarankan tes pencitraan berikut ini untuk menemukan kanker dan mencari tahu apakah kanker telah menyebar:

  • X-ray (foto Rontgen)
  • Komputerisasi tomografi (CT - scan)
  • Magnetic resonance imaging (MRI)
  • Positron emission tomography (PET)
  • Pemindai tulang (bone scan)

Jika ditemukan adanya tanda dari osteosarcoma dari hasil tes pencitraan, maka pemeriksaan dengan mengambil sampel untuk diuji (biopsi) akan dilakukan. Sampel akan diambil dari tulang atau jaringan pada daerah yang bengkak dan sakit. Sampel ini kemudian diuji di laboratorium untuk menentukan apakah terdapat sel kanker, mengetahui tipe sel kanker, dan golongan dari sel kanker sehingga dapat ditentukan tingkat keagresifan dari sel kanker tersebut.

Terdapat dua jenis biopsi yang dapat dilakukan, yaitu biopsi jarum dan biopsi bedah.

  • Biopsi Jarum
    Dokter memasukkan jarum melalui kulit ke tumor yang digunakan untuk mengangkat potongan-potongan kecil jaringan dari tumor.
  • Biopsi Bedah
    Dokter mengambil seluruh atau sebagian dari tumor untuk diuji.

Pengobatan

Pengobatan untuk osteosarcoma diberikan berdasarkan pada jenis kanker yang Anda miliki dan seberapa jauh kanker tersebut telah menyebar. Beberapa pengobatan osteosarcoma yang Anda dapat lakukan, diantaranya:

Operasi

Jika memungkinkan, operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terjangkit tumor ataupun kanker. Namun, ahli bedah juga melakukan operasi untuk mempertahankan fungsi organ dan meminimalisir kecacatan.

Operasi osteosarcoma tergantung dari beberapa faktor seperti usia, lokasi tumor, dan ukuran tumor.

  • Limb-sparing Surgery
    Pada kebanyakan kasus, operasi untuk osteosarcoma berfokus pada pengangkatan tumor dan menyelamatkan tungkai agar tetap dapat berfungsi. Harus atau tidaknya operasi ini dikerjakan tergantung pada penyebaran kanker, dan seberapa banyak otot serta jaringan yang harus diangkat.
  • Amputasi
    Dengan teknik limb-sparing surgery, amputasi sebagai pilihan pengobatan semakin berkurang.

Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi menggunakan obat untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi biasanya dikonsumsi sebelum operasi dilakukan guna mengecilkan ukuran tumor. Kemudian dikonsumsi lagi setelah operasi untuk membunuh sisa-sisa sel kanker yang tersisa.

Terapi Radiasi (dalam kasus tertentu)

Terapi radiasi menggunakan medium sinar bertenaga tinggi, yaitu sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Namun, terapi ini tidak banyak digunakan karena kurang efektif dalam mengobati osteosarcoma.

Pencegahan

Belum ada cara yang pasti untuk mencegah penyakit ini, namun jika Anda mempunyai gejala apapun yang berkaitan dengan osteosarcoma, segera diperiksakan ke dokter.

Informasi Dokter

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika dokter mencurigai Anda menderita osteosarcoma, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk osteosarcoma, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Apa penyebab utama dari gejala yang terjadi kepada saya?
  • Jenis kanker apa yang saya miliki?
  • Sejauh mana osteosarcoma saya telah menyebar?
  • Pemeriksaan apa saja yang saya perlukan?
  • Adakah pilihan pengobatan untuk saya?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda. Jadi, sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis dengan tepat. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala seperti ini?
  • Apakah gejala terjadi secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi pada Anda?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteosarcoma/diagnosis-treatment/drc-20351053
diakses pada 25 Oktober 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bone-cancer/
diakses pada 25 Oktober 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/cancer/what-is-osteosarcoma#1
diakses pada 25 Oktober 2018.

Back to Top