Infeksi

Onchocerciasis

06 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Onchocerciasis
Onchocerciasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit (nematoda) bernama Onchocerca volvulus. Penyakit ini ditularkan ke manusia melalui gigitan lalat hitam betina (Simulium). Onchocerciasis juga disebut sebagai penyakit kebutaan sungai karena lalat hitam biasanya berkembang biak di dekat aliran sungai yang mengalir deras.Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan komplikasi berupa kebutaan. Onchocerciasis umumnya dialami oleh orang-orang yang tinggal di Afrika sub-Sahara (misalnya, Nigeria). Namun, saat ini penyakit ini juga terjadi di negara-negara Amerika Tengah dan Selatan serta Yaman.Onchocerciasis merupakan penyakit penyebab kebutaan nomor 2, setelah trachoma di seluruh dunia. Menurut data WHO, pada tahun 2017 ada 20,9 juta orang yang menderita onchocerciasis, 14,6 juta orang yang terinfeksi mengalami penyakit kulit dan 1,15 juta orang kehilangan penglihatanOnchocerciasis bukan merupakan penyakit menular yang bisa dengan mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain. 
Onchocerciasis
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaKulit sangat gatal, warna kulit tidak merata, mata gatal
Faktor risikoTinggal di Afrika, bepergian ke Afrika, kerja atau tinggal di dekat sungai
Metode diagnosisBiopsi kulit, pemeriksaan dengan  slit-lamp, tes antibodi
PengobatanObat-obatan
ObatBermectin, doxycycline
KomplikasiPerubahan kulit yang signifikan, kebutaan total
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala onchocerciasis
Secara umum, gejala onchocerciasis meliputi:
  • Radang kulit yang sangat gatal dan membentuk papula pada kulit
  • Nodul di kulit
  • Bekas luka di kulit menjadi kendor, atau terkulai
  • Depigmentasi kulit tidak merata (kulit seperti macan tutul)
  • Peradangan kelenjar getah bening (limfadenitis)
  • Lesi mata (okular), mata gatal, kemerahan, atau bengkak
  • Masalah penglihatan, baik gangguan menglihat, tidak bisa membedakan warna tertentu, maupun kebutaan sebagian atau total
  • Eosinofilia, yakni kadar eosinofil yang luar biasa tinggi dalam darah
  • Warna kulit menjadi lebih gelap pada satu anggota badan
 
Penyebab utama onchocerciasis adalah parasit Onchocerca volvulus yang dibawa oleh lalat hitam betina, saat lalat tersebut makan darah atau menggigit manusia. Larva kemudian memasuki jaringan subkutan dan berkembang menjadi cacing jantan dan betina dewasa (nematoda filaria).Cacing ini kemudian berkembang biak di jaringan manusia dan membentuk mikrofilaria yang bermigrasi ke area lain di jaringan ikat, misalnya ke darah, urine, dan dahak. Selain itu, baik cacing dewasa maupun mikrofilaria dijajah dengan bakteri yang disebut Wolbachia.Bakteri ini membantu parasit ini bertahan hidup. Ketika cacing mati, imun tubuh kemudian akan menghancurkan jaringan optik di mata. 

Faktor risiko onchocerciasis

Beberapa faktor risiko penyakit ini meliputi:
  • Tinggal di Afrika, Amerika Selatan, dan Yaman (Timur tengah)
  • Tinggal atau bekerja di dekat sungai atau sungai yang terdapat lalat hitam Simulium
  • Bepergian ke Afrika
 
Diagnosis onchocerciasis dilakukan melalui beberapa metode pemeriksaan berikut:
  • Biopsi kulit

Biopsi kulit dilakukan untuk mengidentifikasi larva yang muncul dari potongan kulit. Enam potongan kulit diambil dari area tubuh yang berbeda nantinya akan dimasukkan ke dalam larutan fisiologis, untuk mengetahui adanya keberadaan larva.Pada pasien dengan nodul di kulit, nodul dapat diangkat melalui pembedahan dan diperiksa untuk mengetahui adanya cacing dewasa.
  • Pemeriksaan dengan slit-lamp

Infeksi pada mata dapat didiagnosis dengan pemeriksaan slit-lamp pada bagian anterior mata di mana larva, atau lesi yang ditimbulkannya dapat terlihat.
  • Tes antibodi

Tes antibodi telah dikembangkan untuk menguji infeksi, meskipun tidak tersedia secara luas di Amerika Serikat. 
Cara mengobati onchocerciasis umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Pilihan obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi onchocerciasis adalah:
  • Bermectin, yang perlu diberikan setiap 6 bulan selama masa hidup cacing dewasa (yaitu, 10-15 tahun) atau selama orang yang terinfeksi masih mengalami infeksi kulit atau mat Obat ini bermanfaat membunuh larva dan mencegah kerusakan organ tubuh.
  • Doxycycline bermanfaat untuk membunuh bakteri Wolbachia yang menjadi sandaran cacing dewasa untuk bertahan hidup.
 

Komplikasi onchocerciasis

Jika tidak ditangani dengan benar, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Perubahan kulit yang signifikan
  • Gangguan penglihatan
  • Kebutaan total
 
Cara mencegah onchocerciasis yang bisa dilakukan meliputi:
  • Gunakan losion anti nyamuk yang mengandung N,N-Diethyl-meta-toluamide (DEET) pada kulit yang terbuka
  • Mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang pada siang hari saat lalat hitam menggigit
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada onchocerciasis. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait onchocerciasis?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis onchocerciasis agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/onchocerciasis
Diakses pada 6 Oktober 2021
Centers for Disease Contol and Prevention. https://www.cdc.gov/parasites/onchocerciasis/disease.html
Diakses pada 6 Oktober 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/onchocerciasis/article.htm#what_is_the_prognosis_and_possible_complications_of_onchocerciasis
Diakses pada 6 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email