Obstruksi Usus

Ditinjau dr. Wismaytra Condro
Obstruksi usus dapat menimbulkan komplikasi serius pada saluran pencernaan.
Pada anak-anak, sebagian besar penyumbatan ini umumnya disebabkan karena intusepsi usus, yaitu terselipnya usus ke bagian usus lain.

Pengertian Obstruksi Usus

Obstruksi usus adalah penyumbatan yang terjadi pada usus, baik besar maupun usus halus. Terjadi ketika makanan atau tinja tidak dapat bergerak (tersumbat) melalui usus. Penyumbatan bisa sebagian atau total.

Jika penyumbatan terjadi, makanan, cairan, asam lambung dan gas menumpuk di belakang tempat penyumbatan. Jika tekanan cukup besar, usus dapat pecah sehingga bakteri berbahaya masuk ke dalam rongga perut. Hal ini merupakan komplikasi yang mengancam jiwa.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala obstruksi usus, diantaranya adalah:

  • Nyeri atau kram perut yang parah
  • Kembung
  • Suara bising pada perut menurun
  • Ketidakmampuan untuk buang angin atau buang air besar
  • Penurunan nafsu makan
  • Mual, muntah
  • Diare
  • Pembengkakan perut

Penyebab

Penyebab paling umum dari obstruksi usus pada orang dewasa adalah:

  • Perlengketan usus atau pita jaringan fibrosa di rongga perut yang dapat terbentuk setelah operasi perut atau pinggul
  • Kanker usus besar

Sedangkan, pada anak-anak, penyebab paling umum dari obstruksi usus adalah intususepsi usus (kondisi segmen usus yang masuk ke bagian usus lain). Penyebab lain obstruksi usus, diantaranya adalah:

  • Hernia atau usus yang menonjol ke bagian lain dari tubuh
  • Penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn
  • Divertikulitis atau suatu kondisi dimana kantong-kantong kecil yang menonjol (divertikula) di saluran pencernaan menjadi meradang atau terinfeksi
  • Usus besar yang terpuntir atau volvulus
  • Masalah buang air besar

Diagnosis

Tes dan prosedur yang digunakan untuk mendiagnosa obstruksi usus, diantaranya adalah:

  • Pemeriksaan fisik. Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan pasien dan gejala yang dialami pasien.
  • X-Ray. Dokter akan mengonfirmasi diagnosa obstruksi usus dengan melakukan rontgen perut.
  • CT scan. Tes ini dilakukan untuk menghasilkan gambaran usus yang tersumbat.
  • Ketika obstruksi usus terjadi pada anak-anak, USG merupakan jenis pencitraan yang dapat dilakukan.
  • Enema udara atau barium. Enema udara atau barium dapat meningkatkan pencitraan usus yang mungkin dilakukan untuk menduga penyebab obstruksi tertentu.

Pengobatan

Seseorang yang mengalami penyumbatan usus lengkap harus dirawat di Rumah Sakit untuk menjalani operasi atau prosedur yang dapat membuka penyumbatan.

  • Operasi. Dokter bedah akan menghilangkan jaringan di usus yang telah mati karena kurangnya aliran darah.
  • Stent adalah opsi yang aman bagi seseorang yang terlalu sakit untuk menjalani operasi. Sebuah stent akan ditempatkan di usus untuk memaksa usus agar terbuka.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Karena komplikasi serius obstruksi usus dapat berkembang, maka carilah perawatan medis segera jika Anda memiliki sakit perut parah atau gejala lain dari obstruksi usus.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosa keadaan Anda. Pertanyaan tersebut, diantaranya adalah:

  • Kapan Anda mulai mengalami sakit perut atau gejala lainnya?
  • Apakah gejala Anda datang tiba-tiba dan apakah Anda pernah memiliki gejala seperti ini sebelumnya?
  • Apakah rasa sakit Anda terus menerus?
  • Pernahkah Anda mengalami mual, muntah, demam, darah dalam feses, diare atau sembelit?
  • Pernahkah Anda menjalani operasi atau radiasi di perut Anda?
Referensi

Medline Plus. https://medlineplus.gov/intestinalobstruction.html
Diakses pada 28 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/intestinal-obstruction/symptoms-causes/syc-20351460
Diakses pada 28 Desember 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/intestinal-obstruction
Diakses pada 28 Desember 2018

Web MD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-is-bowel-obstruction#1
Diakses pada 28 Desember 2018

Back to Top