logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit Lainnya

Nyeri Sendi

20 Okt 2021

| Popy Hervi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Pengertian nyeri sendi

Nyeri sendi adalah rasa tidak nyaman di tangan, kaki, pinggul, lutut, atau tulang belakang. Rasa sakit mungkin konstan atau bisa datang dan pergi. Terkadang sendi bisa terasa kaku, pegal, atau sakit.

Beberapa pasien mengeluhkan sensasi terbakar, berdenyut. Selain itu, persendian mungkin terasa kaku di pagi hari tetapi mengendur dan terasa lebih baik saat digunakan untuk beraktivitas. Namun jika terlalu banyak aktivita, nyeri sendi dapat memperburuk rasa sakit.

Nyeri sendi dapat memengaruhi fungsi sendi dan membatasi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Dalam kondisi yang parah, nyeri sendi dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Perawatan untuk nyeri sendi tidak hanya fokus untuk menghilangkan rasa sakit tetapi juga mengembalikan fungsi sendi yang berdampak.

 

Nyeri Sendi

Dokter spesialisDokter Ortopedi
Gejala

Area di sekitar sendi bengkak, merah, lembut, atau hangat saat disentuh

Faktor risiko

Kanker tulang, patah tulang, radang sendi

Metode diagnosis

Tanya jawab, pemeriksaan fisik, rontgen

Pengobatan

Obat-obatan, lakukan olahraga ringan, jaga berat badan agar tetap ideal

Obat

Obat pereda rasa sakit

Komplikasi

Kerusakan permanen pada sendi

Kapan harus ke dokter?

Mengalami nyeri sendi disertai demam, tidak bisa berjalan

Tanda dan gejala nyeri sendi

Secara umum, tanda dan gejala nyeri sendi meliputi:

  • Nyeri sendi
  • Area di sekitar sendi bengkak, merah, lembut, atau hangat saat disentuh
  • Rasa sakitnya bertahan selama tiga hari atau lebih
  • Demam

 

Penyebab nyeri sendi

Penyebab utama nyeri sendi adalah osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan jenis arthritis yang umum, terjadi seiring waktu ketika tulang rawan, bantalan pelindung di antara tulang, aus. Sendi menjadi nyeri dan kaku. Osteoarthritis berkembang perlahan dan biasanya terjadi pada usia paruh baya.

 

Faktor risiko nyeri sendi

Beberapa faktor risiko nyeri sendi, yaitu:

  • Spondilitis ankilosa
  • Nekrosis avaskular (kematian jaringan tulang karena aliran darah terbatas)
  • Kanker tulang
  • Patah tulang
  • Bursitis (radang sendi)
  • Sindrom nyeri regional kompleks (nyeri kronis karena sistem saraf yang tidak berfungsi)
  • Dislokasi
  • Fibromyalgia
  • Artritis gonokokal
  • Asam urat atau gout
  • Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif)
  • Artritis idiopatik remaja (sebelumnya dikenal sebagai rheumatoid arthritis remaja)
  • Leukemia
  • Lupus
  • Penyakit Lyme
  • Osteoarthritis (penyakit yang menyebabkan kerusakan sendi)
  • Osteomielitis (infeksi tulang)
  • Penyakit tulang Paget
  • Polimialgia rematik
  • Pseudogout
  • Artritis psoriatik
  • Artritis reaktif
  • Demam rematik
  • Rheumatoid arthritis (penyakit radang sendi)
  • Rakhitis
  • Sarkoidosis (kumpulan sel-sel inflamasi dalam tubuh)
  • Artritis septik
  • keseleo
  • Tendinitis

 

Diagnosis nyeri sendi

Diagnosis nyeri sendi dilakukan dengan cara tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan rontgen. Berikut penjelasannya.

  • Tanya jawab dan pemeriksaan fisik

Dokter akan bertanya mengenai gejala yang Anda rasakan dan pemeriksaan fisik.

  • Rontgen

Rontgen diperlukan untuk mengidentifikasi kerusakan sendi yang berhubungan dengan arthritis.

 

Advertisement

Cara mengobati nyeri sendi

Beberapa cara mengobati nyeri sendi yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Konsumsi obat penghilang rasa sakit atau minum obat antiinflamasi nonsteroi Obat ini juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan.
  • Lakukan olahraga ringan.
  • Lakukan peregangan sebelum berolahraga untuk mempertahankan rentang gerak yang baik pada persendian.
  • Jaga berat badan agar tetap ideal untuk mengurangi stres pada sendi.

Jika rasa sakit Anda bukan karena radang sendi, Anda dapat mencoba minum obat antiinflamasi tanpa resep, pijat, mandi air hangat, sering melakukan peregangan, dan istirahat yang cukup.

Jika tidak ditangani dengan benar, nyeri sendi bisa menyebabkan komplikasi berupa kerusakan sendi permanen.

 

Cara mencegah nyeri sendi

Cara mencegah nyeri sendi yang bisa dilakukan adalah melakukan olahraga untuk menguatkan otot.

 

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Nyeri disertai demam
  • Ada penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Tidak bisa berjalan

 

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter

Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

 

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait nyeri sendi?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis nyeri sendi agar penanganan yang tepat bisa diberikan.

 

Advertisement

nyeri sendipereda nyeriobesitaspatah tulangradang sendinyeri

Bagikan

Dokter Terkait

Penyakit Terkait

Artikel Terkait

no image

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved