Mata

Nyeri di Mata

22 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Nyeri di Mata
Nyeri di mata bisa terasa di permukaan maupun dalam mata
Nyeri di mata merupakan kondisi yang umum terjadi pada seseorang. Hanya saja, kondisi ini jarang menjadi gejala dari kondisi yang serius. Seringnya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya tanpa obat atau perawatan dokter. Mata sakit dalam istilah medis dinamakan sebagai ophthalmagia.Bentuk nyeri pada mata biasanya tergantung pada lokasi yang membuat tidak nyaman. Rasa sakit bisa terjadi di area permukaan sedangkan area lain yang bisa terkena nyeri adalah di dalam mata.Ketika menimpa area permukaan mata, sensasi nyeri bisa berupa garukan, rasa seperti terbakar, atau gatal. Kondisi ini umumnya karena iritasi dari benda asing, infeksi, atau trauma. Jenis nyeri ini biasanya sering sembuh hanya dengan obat tetes mata atau istirahat.Sementara itu, jika sakit mata berada di dalam mata maka sensasinya selain sakit akan terasa berpasir, menusuk, atau berdenyut. Kondisi yang seperti ini biasanya lebih membutuhkan perawatan lebih mendalam daripada sakit mata di permukaan.Ketika kondisi sakit mata disertai kehilangan penglihatan, mungkin saja hal ini merupakan gejala dari masalah medis. Kondisi ini sebaiknya harus dikonsultasikan kepada dokter karena terkadang mungkin membutuhkan perawatan darurat. 
Penyebab nyeri di mata bisa disebabkan oleh berbagai hal. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kondisi ini antara lain:
  • Selulitis
  • Konjungtivitas
  • Abrasi kornea
  • Laserasi kornea
  • Ulkus kornea
  • Mata kering
  • Distrofi fuchs
  • Keratitis
  • Glaukoma
  • Hifema
  • Kelumpuhan saraf kranial mikrovaskular
  • Neuritis optik
  • Uveitis
  • Kemasukan objek asing
  • Iritasi lensa kontak
  • Cedera
  • Blepharitis
  • Bintitan
  • Sinusitis
  • Migrain
  • Peradangan iris
 
Jika mengalami sakit mata disertai berkurangnya penglihatan, sakit kepala, atau mual dan muntah sebaiknya menghubungi dokter. Dokter kemungkinan akan menggunakan berbagai metode untuk mendiagnosis sakit mata yang terjadi. Alat-alat tersebut seperti ujian slit-lamp, tetes mata, dan tonometer.Kondisi lain yang harus diperhatikan sehingga harus menghubungi dokter ketika merasakan nyeri di mata antara lain:
  • Merasakan sensasi visual lingkaran cahaya di sekitar lampu
  • Terjadi penumpukan tekanan cairan di belakang kornea
  • Tanda-tanda infeksi tubuh (seperti demam atau menggigil)
  • Penglihatan terasa kabur
  • Bola mata menonjol
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan mata melalui kisaran normalnya
 
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/eye-pain-causes-symptoms-diagnosis-treatment#1
Diakses pada 3 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/eye-pain
Diakses pada 3 Februari 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/17796-eye-pain
Diakses pada 3 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email