Perut

Necrotizing Enterocolitis

Diterbitkan: 15 Mar 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Wismaytra Condro
image Necrotizing Enterocolitis
Necrotizing enterocolitis (NEC) adalah kematian jaringan di usus kecil atau besar yang paling sering terjadi pada bayi prematur atau sakit. Kondisi ini biasanya hanya memengaruhi lapisan dalam usus, namun pada akhirnya seluruh lapisan usus akan terpengaruhi. Dalam kondisi ini, bakteri menyerang dinding usus. Peradangan dapat membuat celah yang memungkinkan infeksi ke perut. 
Necrotizing Enterocolitis
Dokter spesialis Anak
Gejala NEC dapat mulai secara bertahap atau secara tiba-tiba. Gejala umum NEC, diantaranya adalah:
  • Perut bengkak atau kembung
  • Sakit perut
  • Darah pada feses
  • Diare
  • Muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Perubahan suhu tubuh
  • Pernapasan, detak jantung atau tekanan darah yang rendah, atau lamban
Tidak diketahui penyebab pasti NEC. Namun, kekurangan oksigen selama persalinan dan infeksi usus diyakini merupakan faktor penyebab NEC. Ketika terjadi pengurangan oksigen atau aliran darah ke usus. Keadaan akan melemah dan memudahkan bakteri dari makanan memasuki usus untuk menyebabkan kerusakan pada jaringan usus.Faktor risiko lain adalah asfiksia neonatal, penyakit jantung kongenital, ruptur membran, dan kondisi pencernaan lainnya. Bayi berisiko tinggi terkena NEC jika bayi diberikan susu formula, transfusi penukaran darah atau sakit parah, dan lahir prematur. Bayi prematur seringkali memiliki sistem tubuh yang kurang berkembang. Hal ini dapat menyebabkan mereka mengalami kesulitan dengan pencernaan, melawan infeksi dan sirkulasi darah.
Seorang dokter akan mendiagnosa NEC dengan melakukan pemeriksaan fisik dan menjalankan berbagai tes. Selama pemeriksaan, dokter akan memeriksa perut bayi dengan hati-hati untuk memeriksa apakah ada pembengkakan, rasa sakit, dan nyeri saat ditekan. Dokter kemudian akan melakukan rontgen perut. X-ray akan memberikan gambar terperinci dari usus, untuk memudahkan dokter untuk mencari tanda-tanda peradangan dan kerusakan. Kotoran bayi juga akan diuji mencari adanya darah dalam feses.Dokter akan melakukan tes darah tertentu untuk mengukur kadar trombosit dan jumlah sel darah putih bayi. Sel darah putih membantu melawan infeksi. Kadar trombosit yang rendah atau jumlah sel darah putih yang tinggi dapat menjadi tanda NEC.Dokter dapat juga memasukkan jarum ke dalam rongga perut bayi untuk memeriksa cairan usus. Adanya cairan usus biasanya menunjukkan adanya lubang di usus.
Pengobatan NEC bergantung pada kondisi kesehatan bayi secara keseluruhan, riwayat medis, dan seberapa jauh infeksi telah menyebar.Dokter dapat melakukan hal-hal berikut, seperti:
  • Menghentikan pemberian ASI
  • Memasukkan selang melalui hidung ke perut untuk mengeluarkan cairan dan membiarkan perut kosong
  • Pemasangan infus untuk menjaga gizi tetap masuk dan tubuh terhidrasi
  • Memberikan antibiotik untuk melawan infeksi
  • Melakukan rontgen reguler untuk memantau kondisi
  • Memberikan oksigen atau mesin pernapasan jika perut membengkak dan mengganggu pernapasan
  • Menjauhkan pasien dari bayi lain untuk menghentikan penyebaran NEC
Setelah infeksi hilang (biasanya dalam 5 hingga 7 hari), bayi Anda dapat mulai menyusui lagi.Jika bayi tidak sembuh dengan perawatan atau memiliki lubang di ususnya, bayi memerlukan prosedur operasi. Prosedur ini melibatkan pengangkatan jaringan mati dan bagian-bagian usus yang telah pecah atau hampir pecah.
  • Memberikan ASI eksklusif
Dapatkan perawatan medis darurat jika bayi Anda mengalami gejala NEC.
Sebelum berkonsultasi dengan dokter, ada baiknya jika Anda menuliskan beberapa pertanyaan untuk Anda ajukan kepada dokter, seperti:
  • Berapa lama NEC akan dialami bayi?
  • Apa saja komplikasi atau efek NEC?
  • Apakah bayi prematur perlu diskrining untuk NEC?
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001148.htm
Diakses pada 28 Desember 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/necrotizing-enterocolitis
Diakses pada 28 Desember 2018
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/what-is-necrotizing-enterocolitis#1
Diakses pada 28 Desember 2018
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/necrotizing-enterocolitis/
Diakses pada 28 Desember 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Dokter Terkait

Artikel Terkait

Bayi Prematur Rentan Alami Komplikasi NEC yang Menyerang Usus

Necrotizing enterocolitis (NEC) adalah kematian jaringan di usus kecil atau besar yang paling sering terjadi pada bayi prematur atau sakit. Penyakit ini bisa menyebabkan infeksi usus pada bayi, bahkan komplikasi yang mengancam jiwa jika tidak segera diatasi.
27 Aug 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Komplikasi NEC pada bayi sangat berbahaya hingga dapat mengancam jiwa

Deteksi Dini NEC Cegah Memburuknya Infeksi Usus pada Bayi Baru Lahir

Necrotizing enterocolitis (NEC) biasanya terjadi pada bayi baru lahir. Penyakit ini bisa menyebabkan usus bayi meradang bahkan membentuk lubang jika keadaannya sudah memburuk. Untuk mencegahnya, perhatikan tanda-tanda NEC, seperti pembengkakan perut, muntah, diare.
27 Aug 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Ketika NEC memburuk, maka infeksi usus bisa meluas sehingga deteksi dini sangat diperlukan

Infeksi Usus NEC pada Bayi Baru Lahir, Bagaimana Mencegahnya?

Necrotizing enterocolitis merupakan kondisi darurat medis yang banyak terjadi pada bayi prematur. Kondisi ini bisa menyebabkan usus bayi rusak bahkan menimbulkan lubang pada usus bayi. Salah satu cara mencegah NEC pada bayi adalah dengan pemberian ASI eksklusif.
28 Aug 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Mencegah NEC pada bayi dapat dilakukan dengan pemberian ASI atau susu formula khusus yang mengandung probiotik