Perut

Muntah Darah

Diterbitkan: 24 Apr 2019 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Muntah Darah
Darah dapat berasal dari saluran pencernaan bagian atas, gigi, atau mulut.
Muntah darah (hematemesis) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika seseorang memuntahkan sesuatu dari mulutnya dan terdapat bercak darah di dalamnya. Bercak darah dapat dikenali dari warnanya yang merah atau menghitam seperti bubuk kopi.Biasanya bercak darah ini berasal dari saluran pencernaan bagian atas, gigi, atau mulut akibat berbagai kondisi.Dampak dari muntah darah dapat dibagi menjadi dua tingkatan yaitu tingkat berbahaya dan tidak. Muntah darah yang mengakibatkan efek serius, biasanya berasal dari cedera internal, perdarahan atau pecahnya organ. Sementara itu, muntah darah yang tidak berakibat fatal biasanya berasal dari perdarahan hidung yang tertelan atau adanya cedera pada mulut. 
Muntah Darah
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaMuntahan berwarna merah, cokelat atau hitam, feses berwarna gelap, kondisi perut tidak nyaman
Faktor risikoLanjut usia, penyalahgunaan alkohol, stroke
Metode diagnosisTes endoskopi, tes darah, tes pemindaian
PengobatanTindakan medis, obat-obatan, operasi
ObatPantoprazole, somatostatin, asam traneksamat
KomplikasiHipoksemia jaringan, kematian
Kapan harus ke dokter?Jika mengalami muntah darah disertai gejala darurat
Gejala yang sering muncul bersamaan dengan muntah darah antara lain sebagai berikut ini.
  • Memuntahkan isi lambung
  • Mengeluarkan muntahan berwarna cokelat atau hitam
  • Feses berwarna hitam gelap saat buang air besar
  • Kondisi perut yang tidak nyaman
  • Mual
  • Sakit perut
Muntah darah juga dapat mengindikasikan keadaan serius atau darurat, yang ditandai dengan gejala berupa:
  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat
  • Perubahan napas
  • Kulit dingin dan lembap
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Sakit perut
Baca jawaban dokter: Penyebab muntah darah, apakah TBC? 
Pada umumnya, penyebab muntah darah adalah luka atau perdarahan di organ tubuh tertentu seperti kerongkongan, perut, atau bagian atas dari usus kecil (duodenum).Muntah darah antara lain dapat disebabkan oleh:
  • Gagal hati akut
  • Obat aspirin (pengencer darah)
  • Tumor jinak pada lambung atau kerongkongan
  • Sirosis
  • Perdarahan di saluran cerna
  • Duodenitis (peradangan di bagian usus kecil)
  • Gastritis akut
  • Varises esofagus
  • Penyakit refluks gastroesofagus
  • Sindrom Malorry-Weiss
  • Kanker pankreas
  • Kanker perut
  • Perdarahan hidung yang tertelan
  • Cedera atau luka pada bagian mulut dan bagian tubuh lainnya.
  • Tersedak atau aspirasi. Kondisi ini dapat menyebabkan pengumpulan darah di paru-paru dan mengganggu pernapasan.
  • Perforasi atau pecahnya pembuluh darah esofagus
 

Faktor risiko

  • Usia lanjut
  • Konsumsi alkohol berlebihan, yang dapat menyebabkan penyakit hati sebagai faktor risiko utama muntah darah.
  • Riwayat stroke
  • Riwayat gangguan menelan
Baca juga: Penyebab Muntah Darah Saat Hamil yang Perlu Anda Waspadai 
Banyak penyakit yang dapat menyebabkan muntah darah. Oleh karena itu, pertama-tama dokter akan bertanya tentang gejala pasien terlebih dahulu.Setelah itu, dokter akan mencari lebih lanjut mengenai penyebab muntah darah pasien dengan melakukan beberapa tes yang diperlukan.
  • Tes endoskopi.
Biasanya dokter melakukan pemeriksaan menggunakan endoskopi, untuk melihat kelainan pada saluran cerna bagian atas. Dokter akan menempatkan tabung kecil fleksibel berkamera melalui mulut, kemudian mengarahkannya pada bagian perut dan usus untuk mencari sumber perdarahan.
  • Tes darah.
Tes ini dilakukan untuk memeriksa dan mengetahui jumlah sel darah secara keseluruhan dan volume darah yang hilang.
  • Tes Pemindaian.
Adapun tes lain yang dapat digunakan oleh dokter untuk mengetahui kondisi pasien lebih lanjut adalah dengan melakukan CT scan, USG, Sinar-X dan MRI. 
Perawatan untuk kasus muntah darah dapat dilakukan berdasarkan volume darah yang hilang, dan penyebab muntah darah, melalui terapi medis, pemberian obat-obatan, maupun operasi.

Terapi medis

  • Infus cairan, untuk mengembalikan cairan yang hilang akibat pendarahan. Pemberian infus ini dilakukan sambil menunggu transfusi darah.
  • Transfusi darah, dilakukan untuk menggantikan darah yang hilang. Darah dimasukkan ke dalam pembuluh darah pasien melalui infus.
  • Endoskopi, untuk mencari sumber perdarahan pada bagian perut dan usus agar dapat mengendalikan perdarahan.
  • Injeksi cairan, biasanya menggunakan cairan adrenalin yang langsung disuntikkan di titik perdarahan. Tindakan ini dapat menghentikan perdarahan aktif.
  • Pemberian energi panas, untuk menghantarkan energi panas langsung ke titik perdarahan agar darah dapat menggumpal dan terhenti.
  • Penggunaan endoklip, yaitu suatu perangkat untuk menghentikan perdarahan parah pada pembuluh darah.

Pemberian obat-obatan

  • Obat penurun asam lambung
Obat penurun asam lambung yang diberikan biasanya berasal dari golongan penghambat pompa proton (PPI). Obat PPI seperti pantoprazole atau esomeprazole diberikan untuk menjaga pH lambung agar tidak terlalu asam.

  • Somatostatin
Obat ini digunakan untuk mengurangi aliran darah ke usus dan menekan sekresi asam lambung. Namun, obat tersebut tidak banyak digunakan dalam praktik klinis. 
  • Asam traneksamat
Obat dari golongan antifibrinolitik ini berpotensi meningkatkan kestabilan bekuan darah sehingga dapat mengurangi risiko perdarahan ulang.

Operasi

Operasi dapat menjadi pilihan apabila terapi endoskopi dengan kombinasi obat-obatan tidak menunjukkan hasil yang diharapkan.Jenis operasi yang dilakukan bergantung pada lokasi luka berada. Misalnya, pada ulkus duodenum yang mengalami perdarahan, dokter dapat dilakukan piloroplasti. Sementara itu untuk tukak lambung, gastrektomi parsial bisa jadi pilihan. 

Komplikasi

Muntah darah dapat menyebabkan komplikasi berupa perdarahan yang menganggu sirkulasi dan hipoksemia jaringan. Kondisi tersebut dapat mengarah pada kematian jika tidak segera ditangani. 
Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya muntah darah.
  • Menghindari penggunaan obat-obatan golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti aspirin.
Obat-obatan ini dapat menyebabkan pendarahan lambung. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin menggunakannya.
  • Tidak merokok
Rokok termasuk rokok elektrik atau tembakau tanpa asap masih mengandung nikotin. Zat ini akanmerusak pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Membatasi konsumsi alkohol atau kafein
Alkohol dan kafein dapat mengiritasi lapisan lambung dan usus yang membuatnya rentan menglami perdarahan.
  • Mengonsumsi berbagai makanan sehat.
Makanan sehat termasuk buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan dapat membantu Anda sembuh lebih cepat dan meningkatkan energi.
  • Minum cairan tambahan sesuai anjuran dokter
Untuk menghindari agar muntah darah tidak terjadi kembali, Anda mungkin perlu minum lebih banyak cairan untuk mencegah dehidrasi akibat muntah darah. Tanyakan pada dokter mengenai jumlah cairan yang harus diminum setiap hari dan jenis yang direkomendasikan.Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Berbagai Makanan untuk Kesehatan Jantung Ini 
Jangan menunda ke dokter!Segera temui dokter jika muntah darah terjadi dalam volume yang cukup banyak, disertai:
  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat
  • Perubahan napas
  • Kulit dingin dan lembap
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Sakit perut yang parah
 
Sebelum menjalani pemeriksaan oleh dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang dirasakan
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter umumnya akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini.
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terhadap muntah darah?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis muntah darah agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/why-do-i-have-chills#1
Diakses pada 01 Januari 2020
Healthlines. https://www.healthline.com/symptom/chills#outlook
Diakses pada 15 Oktober 2020
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/chills#
Diakses pada 15 Oktober 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003Healthline. https://www.healthline.com/symptom/vomiting-blood
Diakses pada 3 Januari 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/vomiting-blood/basics/definition/sym-20050732
Diakses pada 3 Januari 2019
Medlineplus. https://medlineplus.gov/ency/article/003118.htm
Diakses pada 3 Januari 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vomiting-blood/
Diakses pada 3 Januari 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK411/#
Diakses pada 19 Oktober 2020
Drugs. https://www.drugs.com/cg/hematemesis.html
Diakses pada 19 Oktober 2020
Muschealth. https://muschealth.org/medical-services/ddc/patients/symptoms-and-conditions/hematemesis
Diakses pada 19 Oktober 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5878846/#
Diakses pada 19 Oktober 2020
Postgraduate Medical Journal. https://pmj.bmj.com/content/80/945/399
Diakses pada 19 Oktober 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK411/#
Diakses pada 19 Oktober 2020
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Hati-hati, Ini Dia Penyebab Muntah Darah pada Anak yang Tak Terduga

Muntah darah pada anak disebabkan perdarahan pada saluran cerna bagian atas, yaitu kerongkongan, lambung,dan usus halus.Penyebabnya tergantung kelompok usia anak.Baca selengkapnya
Muntah darah pada anak adalah kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Penyebab Muntah Darah Saat Hamil yang Perlu Anda Waspadai

Beda dari morning sickness, muntah darah saat hamil itu tidak wajar. Penyebabnya bisa jadi karena keracunan makanan atau dehidrasi.
26 May 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Penyebab muntah darah saat hamil ada macam-macam