Muntah Darah

Ditulis oleh Maria Yuniar
Ditinjau dr. Reni Utari
Muntah darah dapat disebabkan perdarahan organ internal maupun aspirasi atau masuknya benda asing ke dalam saluran pernapasan
Darah dapat berasal dari saluran pencernaan bagian atas, gigi, atau mulut.

Pengertian Muntah Darah

Muntah darah (hematemesis) adalah suatu kondisi ketika seseorang memuntahkan sesuatu dari mulutnya dan terdapat bercak darah di dalamnya. Biasanya bercak darah ini berasal dari saluran pencernaan bagian atas, gigi, atau mulut. Warna darah yang keluar, berwarna merah terang atau merah kehitaman atau kecoklatan. Dampak dari adanya muntah darah dapat dibagi menjadi dua tingkatan yaitu tingkat berbahaya dan tidak. Muntah darah yang mengakibatkan efek serius biasanya berasal dari cedera internal, pendarahan organ atau pecahnya organ, sedangkan muntah darah yang tidak berakibat fatal biasanya berasal dari perdarahan hidung yang tertelan atau adanya cedera pada mulut.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala yang sering muncul bersamaan dengan muntah darah yaitu antara lain sebagai berikut, namun jangan hanya terbatas pada gejala dibawah ini:

  • Kondisi perut yang tidak nyaman
  • Mual
  • Sakit perut
  • Memuntahkan isi lambung

Muntah darah juga dapat mengindikasikan keadaan serius atau darurat. Hubungi layanan darurat atau segera ke dokter jika mengalami beberapa hal  berikut  ini yaitu:

  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat
  • Perubahan napas
  • Kulit dingin dan lembab
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Sakit perut

Penyebab

Pada umumnya penyebab muntah darah adalah adanya luka atau perdarahan di suatu tempat seperti di kerongkongan, perut, atau bagian atas dari usus kecil (duodenum).

Muntah darah dapat disebabkan antara lain oleh :

  • Gagal hati akut
  • Obat aspirin (pengencer darah)
  • Tumor jinak pada lambung atau kerongkongan
  • Sirosis
  • Perdarahan di saluran cerna
  • Duodenitis (peradangan di bagian usus kecil)
  • Gastritis akut
  • Varises esofagus
  • Penyakit refluks gastroesofagus
  • Kanker pankreas
  • Kanker perut
  • Perdarahan hidung yang tertelan
  • Cedera atau luka pada bagian mulut,dll

Selain itu, aspirasi adalah salah satu komplikasi utama penyebab muntah darah. Hal ini dapat menyebabkan pengumpulan darah di paru-paru dan mengganggu pernapasan. Kondisi ini meskipun jarang namun dapat juga mengancam jiwa jika tidak segera diobati.

Orang yang berisiko mengalami kondisi ini adalah:

  • Usia lanjut
  • Orang dengan riwayat penyalahgunaan alkohol
  • Orang dengan riwayat stroke
  • Orang dengan riwayat gangguan menelan

Diagnosis

Banyak penyakit yang dapat menyebabkan muntah darah. Oleh karena itu, pertama-tama dokter akan bertanya tentang gejala pasien terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan mencari lebih lanjut mengenai penyebab muntah darah pasien dengan melakukan beberapa tes yang diperlukan.

  • Tes endoskopi. Biasanya dokter melakukan pemeriksaan menggunakan endoskopi yaitu pemeriksaan untuk melihat kelainan pada saluran cerna bagian atas. Dokter akan menempatkan tabung kecil fleksibel berkamera melalui mulut, kemudian diarahkan pada bagian perut dan usus untuk mencari sumber pendarahan.
  • Tes darah. Tes ini dilakukan untuk memeriksa dan mengetahui jumlah sel darah secara keseluruhan dan seberapa banyak darah yang hilang.
  • Adapun tes lain yang dapat digunakan oleh dokter untuk mengetahui kondisi pasien lebih lanjut adalah dengan melakukan CT scan, USG, Sinar-X, MRI.

Pengobatan

Pengobatan dalam kasus muntah darah dapat dilihat dari seberapa banyak darah yang hilang, dan penyebab muntah darah diantaranya, seperti:

  • Transfusi Darah, dilakukan untuk menggantikan darah yang hilang. Darah dimasukkan kedalam pembuluh darah pasien melalui infus.
  • Infus cairan, dilakukan untuk mengembalikan cairan yang hilang akibat pendarahan. Dilakukan sambil menunggu transfusi darah.
  • Endoskopi, dilakukan untuk mencari sumber pendarahan pada bagian perut dan usus.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika muntah darah anda terjadi dalam jumlah yang cukup banyak, dan jika anda mengalami tanda atau gejala berikut:

  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat
  • Perubahan napas
  • Kulit dingin dan lembab
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Sakit perut yang parah

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosa keadaan Anda, pertanyaan tersebut seputar gejala yang sedang Anda rasakan. Selanjutnya jika diperlukan dokter akan melakukan tes darah dan endoskopi.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/symptom/vomiting-blood
Diakses pada 3 Januari 2019.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/vomiting-blood/basics/definition/sym-20050732
Diakses pada 3 Januari 2019.

Medlineplus. https://medlineplus.gov/ency/article/003118.htm
Diakses pada 3 Januari 2019.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vomiting-blood/
Diakses pada 3 Januari 2019.

Back to Top