Perut

Muntah Cairan Kuning

05 May 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Muntah Cairan Kuning
Muntah cairan kuning bukan merupakan sebuah penyakit. Muntah sendiri merupakan mekanisme tubuh dalam mengosongkan isis perut secara paksa atau tidak sengaja. Isi perut yang dikeluarkan biasanya lewat mulut namun sesekali bisa juga lewat hidung.Selain kuning, aneka warna muntah mungkin akan dialami. Perbedaan warna terjadi sesuai dengan tahap kondisi yang mendasarinya. Jika berlangsung dalam tempo singkat, misal satu atau dua hari, maka kondisi ini bukanlah sesuatu yang serius.Muntah dalam waktu satu dua hari mungkin hanya sebagai reaksi tubuh terhadap iritasi di usus. Gejala ini mungkin juga merupakan cara tubuh guna mengeluarkan hal-hal membahayakan dari perut Anda. Pola muntah juga bisa menandakan bahwa penyebabnya bersifat akut atau kronis.Muntah sendiri jarang membuat penderitanya merasa kesakitan. Namun, kondisi ini jelaslah bukan sesuatu yang menyenangkan. Pada kasus yang jarang, seseorang mungkin akan memuntahkan makanan yang belum dicerna sempurna.Selain makanan yang belum tercerna sempurna, bukan tidak mungkin yang dimuntahkan adalah feses. Jika ini terjadi, kemungkinan besar kondisi usus sedang mengalami fungsi yang tidak normal. 
Penyebab muntah cairan kuning kemungkinan besar karena muntahan tersebut mengandung cairan empedu. Cairan ini diproduksi oleh hati yang kemudian disimpan di kantong empedu. Meski demikian, jangan hanya mencurigai empedu ketika warna muntahan adalah kuning.Bisa saja, kondisi tak terlalu serius juga bisa menyebabkan seseorang memuntahkan cairan kuning. Hal ini biasanya terjadi ketika mengalami flu perut atau mual di pagi hari. Bisa juga mengalami keduanya ketika perut dalam keadaan kosong.Kondisi lain yang mungkin membuat seseorang muntah cairan kuning antara lain:
  • Refluks empedu
  • Usus tersumbat
  • Keracunan makanan
  • Gastroenteritis
  • Influenza
  • Gagal hati
  • Migrain
  • Morning sickness
 
Tak peduli siapa yang mengalami muntah-muntah, apakah itu bayi atau orang dewasa, sebaiknya kunjungi dokter jika muntah diikuti kondisi berikut:
  • Berat badan bayi tidak bertambah dengan baik
  • Memuntahkan semua makanan yang dikonsumsi sebelumnya
  • Tersedak atau batuk-batuk
  • Muntah mengandung darah, berwarna kuning, atau berwarna hijau
  • Mengalami heartburn
  • Muntah-muntah semakin parah
  • Bayi muntah setelah disusui
  • Bayi tampak tidak sehat
  • Muntah berlangsung lebih dari 48 jam dan tak kunjung membaik
  • Pasien tidak bisa menahan cairan apapun
  • Mengalami tanda-tanda dehidrasi seperti pusing atau sakit kepala
  • Penurunan berat badan signifikan akibat muntah
  • Mengalami nyeri dada yang parah
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/green-vomit
Diakses pada 5 Mei 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/vomiting/guide/
Diakses pada 5 Mei 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/children-and-vomiting
Diakses pada 5 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email