Perut

Mual

01 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Mual
Mual dapat terjadi akibat penyakit maupun kehamilan
Mual adalah sensasi perut ingin mengosongkan diri. Sedangkan muntah adalah tindakan mengosongkan perut secara paksa.Mual merupakan tanda dan gejala umum yang dapat disebabkan oleh banyak kondisi. Mulai daripencernaan akibat virus dan biasa disebut flu perut hingga morning sickness yang dialami oleh ibu hamil.Banyak pula obat yang dapat menyebabkan mual, seperti obat bius untuk operasi. Kondisi ini jarang mengindikasikan masalah serius atau membahayakan nyawa. Namun tetap perlu diwaspadai. 
Mual
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaRasa tidak nyaman di dada atau tenggorokan
Faktor risikoMabuk perjalanan, gangguan sistem pencernaan, stres emosional
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, tes laboratorium
PengobatanKonsumsi makanan yang ringan dan tawar, obat-obatan
ObatPromethazinediphenhydraminetrimethobenzamide
KomplikasiDehidrasi, malnutrisi, rusaknya enamel gigi
Kapan harus ke dokter?Mengalami muntah lebih dari dua hari untuk orang dewasa dan 24 jam untuk anak di bawah dua tahun
Secara umum, gejala mual adalah rasa tidak nyaman di dada atau tenggorokan. Sementara keuhan lainnya bisa berupa: 
Penyebab mual umumnya adalah rasa sakit yang hebat dan kehamilan. Nyeri hebat dapat terjadi karena cedera atau penyakit tertentu.Selain itu, beberapa faktor risiko mual di bawah ini juga bisa berperan:
  • Mabuk perjalanan
  • Stres emosional
  • Gangguan sistem pencernaan
  • Keracunan makanan
  • Infeksi virus
  • Paparan racun kimia
  • Asam lambung naik
  • Gastritis akut (iritasi langsung pada lapisan lambung)
  • Penyakit lain yang bukan karena gangguan lambung, misalnya tumor otak, pankreatitis, dan radang usus buntu
  • Obat-obatan, perawatan medis, dan obat-obatan terlarang atau ilegal, overdosis obat atau alkohol
  • Obstruksi usus besar
 
Diagnosis untuk menemukan penyebab mual dapat dilakukan melalui beberapa metode pemeriksaan di bawah ini:
  • Tanya jawab dan pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa riwayat medis penderita dan melakukan pemeriksaan fisik.
  • Tes laboratorium

Tes laboratorium dan rontgen dibutuhkan untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien. Sebagai contoh, pasien yang keracunan makanan harus melakukan tes darah untuk mengukur elektrolit dan zat kimia lain.
  • Tes urine

Tes urine dapat membantu mengetahui status hidrasi pasien. Urine yang pekat bisa berkaitan dengan dehidrasi. Demikian pula dengan adanya keton dalam urine. 
Cara mengobati mual umumnya tergantung pada penyebabnya. Beberapa pilihan penanganan untuk menghilangkan keluhan ini meliputi:
  • Mengonsumsi makanan yang ringan dan tawar seperti roti dan biskuit
  • Menghindari makanan yang memiliki perasa yang kuat, seperti terlalu manis atau berminyak atau digoreng
  • Menjauhi aktivitas berlebihan setelah makan
  • Minum teh jahe
Jika dibutuhkan, dokter juga biasanya akan menyarankan Anda untuk minum obat, seperti promethazinediphenhydraminetrimethobenzamide, dan ondansetron. 

Komplikasi mual

Jika tidak ditangani dengan benar, mual bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
 
Cara mencegah mual yang bisa dilakukan meliputi:
  • Makanan dengan porsi kecil saat siang hari, makan secara perlahan-lahan dan beristirahat setelah makan.
  • Beberapa orang harus menghindari jenis makanan tertentu atau makanan pedas untuk mencegah mual.
  • Jika merasa mual saat duduk, cobalah untuk mengonsumsi biskuit tanpa rasa (tawar) sebelum bangun dan mengonsumsi makanan tinggi protein seperti keju, daging tanpa lemak atau kacang sebelum tidur.
  • Jika muntah, cobalah minum sedikit air gula / minuman manis seperti soda atau jus buah. Minum air jahe atau makan jahe dapat menghilangkan mual.
  • Hindari jus asam seperti jus jeruk. Jus asam dapat memperburuk keadaan perut. Obat yang dijual bebas seperti meclizine dan dimenhydrinate dapat mengurangi rasa mual.
 
Hubungi dokter bila ada gejala-gejala berikut ini:
  • Muntah berlangsung lebih dari dua hari untuk orang dewasa dan 24 jam untuk anak di bawah usia 2 tahun atau 12 jam untuk bayi
  • Serangan mual dan muntah selama lebih dari satu bulan
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait mual?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis mual agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/nausea-and-vomiting#prevention
Diakses pada 1 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/nausea/basics/when-to-see-doctor/sym-20050736
Diakses pada 1 September 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/nausea_and_vomiting/article.htm#nausea_and_vomiting_definition_and_facts
Diakses pada 1 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/gerd-nausea
Diakses pada 1 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email