Kandungan

Morning sickness

Diterbitkan: 24 Apr 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Fridawati
image Morning sickness
Morning sickness umum terjadi selama masa kehamilan. Namun kondisi ini dapat menjadi lebih parah hingga menyebabkan dehidrasi.
Mual dan muntah yang terjadi saat kehamilan sering disebut morning sickness. Meskipun umumnya mual dan muntah dirasakan terutama pada pagi hari, tetapi gejala ini dapat terjadi kapan saja. Banyak wanita hamil yang mengalami gejala ini terutama saat 3 bulan pertama kehamilan. Ada pula beberapa wanita yang mengalami gejala morning sickness sepanjang kehamilan. Untuk mengatasinya, ada beberapa penanganan yang dapat dilakukan sendiri seperti makan cemilan sepanjang hari, mengisap jahe atau minum obat yang untuk menghilangkan mual. Terkadang morning sickness bisa menjadi sangat parah yang disebut hiperemesis gravidarum (muntah berlebihan saat kehamilan). Seseorang yang mengalami mual dan muntah selama masa kehamilan dengan gejala yang parah dapat mengalami dehidrasi hingga kekurangan 5% berat kehamilan. Hiperemesis gravidarum membutuhkan perawatan rumah sakit dan diberikan perawatan dengan pemberian cairan infus, obat-obatan dan selang pengantar makanan (nasogastric tube).
Morning sickness
Dokter spesialis Kandungan
Gejala dan tanda umum yang terjadi saat morning sickness termasuk mual dan muntah, yang biasanya dipicu dengan bau tertentu seperti makanan pedas, panas, kelebihan air liur atau sering kali tidak dipicu oleh apapun. Morning sickness adalah hal yang sangat umum terjadi saat 3 bulan pertama kehamilan.Komplikasi Mual dan muntah ringan karena kehamilan biasanya tidak menyebabkan komplikasi pada ibu dan bayi. Jika dibiarkan tanpa perawatan, mual dan muntah yang parah dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit sehingga harus dirawat di rumah sakit karena dapat membahayakan ibu dan janin. Hiperemesis gravidarum dapat menyebabkan berkurangnya berat badan bayi dalam masa kehamilan.
Penyebab mual dan muntah saat kehamilan masih belum diketahui secara jelas, tetapi perubahan hormon selama masa kehamilan turut berpengaruh. Mual atau muntah yang sangat parah dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan yang tidak ada hubungannya dengan kehamilan seperti penyakit tiroid atau hati, walaupun kasus ini masih sangat jarang.Faktor risikoFaktor risiko terjadinya mual muntah saat kehamilan:
  • Pada ibu yang mengalami migrain, sensitif terhadap bau atau rasa tertentu atau estrogen yang berlebihan sebelum kehamilan.
  • Mengalami mual muntah pada kehamilan sebelumnya.
  • Mengandung bayi kembar atau lebih.
Faktor risiko hiperemesis gravidarum:
  • Anak yang dikandung berjenis kelamin perempuan.
  • Memiliki sejarah keluarga mengalami hiperemesis gravidarum.
  • Mengalami hiperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya.
Jika gejala morning sickness tidak juga menghilang, dokter akan merekomendasikan suplemen B-6 (piridoksin) atau jahe untuk mengurangi gejala. Jika masih memiliki gejala, dokter akan memberikan resep obat untuk mengurangi mual. Mual dan muntah yang parah dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan elektrolit, seperti ketidakseimbangan natrium atau kalium. Dokter akan menanyakan menanyakan seberapa sering ibu hamil mengalami mual, berapa kali muntah, tanda-tanda dehidrasi, apakah masih dapat minum cairan, atau sudah minum obat tertentu. Ada beberapa resep obat yang aman dikonsumsi saat kehamilan untuk mengatasi mual dan muntah. Dokter akan merekomendasikan pilihan yang aman, berdasarkan seberapa parah gejala yang dialami. Jika ibu hamil mengalami hiperemesis gravidarum, ibu hamil tersebut akan di berikan cairan intravenous (IV) dan obat anti mual.
Tidak ada cara yang dapat mengatasi morning sickness secara menyeluruh. Menghindari hal-hal yang menjadi pemicu seperti bau yang kuat, kelelahan, makanan pedas dan makanan yang tinggi gula mungkin akan membantu mencegah timbulnya mual dan muntah.
  • Mual dan muntah yang parah
  • Mengeluarkan urine dalam jumlah yang sedikit atau berwarna gelap
  • Tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering, lemas, dan kekenyalan kulit berkurang
  • Merasa pusing atau pingsan ketika bangun
  • Jantung berpacu cepat
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/morning-sickness/diagnosis-treatment/drc-20375260
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Dokter Terkait

Artikel Terkait

Ini 7 Makanan Pengganti Susu Ibu Hamil yang Bergizi Tinggi

Makanan pengganti susu ibu hamil bisa didapatkan cukup mudah dalam asupan harian. Misalnya saja seperti gandum utuh, sayuran hijau, dan tahu yang bergizi.
05 Nov 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Salah satu makanan pengganti susu ibu hamil adalah gandum

Perkembangan Janin dan Perubahan Bumil pada Usia Hamil 21 Minggu

Memasuki usia hamil 21 minggu, berbagai perkembangan pada janin terus terjadi. Ibu hamil juga merasakan berbagai perubahan dalam dirinya. Apa saja yang terjadi pada usia janin 21 minggu?Baca selengkapnya
Memasuki usia hamil 21 minggu, berbagai perkembangan pada janin terus terjadi

Tips Memilih Baju Hamil Kerja yang Nyaman untuk Ibu Hamil

Baju hamil kerja sebenarnya tidak perlu buru-buru untuk dibeli. Ada beberapa kondisi yang memang membuat Anda membutuhkan penggunaan baju kantor untuk ibu hamil. Agar tetap nyaman saat hamil, Anda perlu mengetahui baju hamil kerja yang tepat untuk digunakan.Baca selengkapnya
Jika perut sudah mulai membesar, maka Anda perlu membeli baju hamil kerja