Kepala

Migrain

01 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Migrain
Berbaring di ruangan yang gelap dapat membantu meringankan gejala migrain
Migrain adalah sakit kepala sebelah yang ditandai dengan gejala nyeri berdenyut. Kondisi ini juga sering disertai dengan mual, muntah, dan peka ekstrem terhadap cahaya atau suara.Serangan sakit kepala sebelah ini dapat berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari, dan rasa sakitnya bisa sangat parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.Para ahli berpendapat bahwa migrain merupakan hasil dari penyakit saraf yang disebabkan oleh mutasi genetik di otak. 

Jenis-jenis migrain

Migrain memiliki beberapa jenis di bawah ini:
  • Migrain tanpa aura

Ini merupakan tipe migrain yang paling umum, saat migrain terjadi tanpa tanda-tanda tertentu.
  • Migrain dengan aura

Kondisi ini terjadi ketika ada tanda-tanda khusus yang dirasakan oleh pasien sebelum serangan migrain dimulai. Misalnya seperti melihat kilatan cahaya atau garis zigzag.
  • Aura migrain tanpa sakit kepala

Migrain ini juga dikenal sebagai silent migraine. Kondisi tersebut timbul ketika aura atau gejala migrain yang lain muncul, tapi tanpa mengalami sakit kepala. 
Migrain
Dokter spesialis Saraf
GejalaSakit kepala sebelah, nyeri berdenyut, sakit bisa menjalar ke wajah dan leher
Faktor risikoStres, keturunan, konsumsi alkohol atau minuman berkafein
Metode diagnosisTanya jawab, MRI, CT scan
PengobatanObat-obatan, terapi migrain
ObatObat pereda nyeri, obat migrain golongan triptan
KomplikasiSakit kepala akibat penggunaan obat yang berlebihan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala migrain
Secara umum, gejala migrain meliputi:
  • Sakit kepala sebelah
  • Rasa nyeri berdenyut pada kepala
  • Rasa sakit dapat terjadi di kedua sisi kepala Anda dan dapat mempengaruhi wajah atau leher
Gejala sakit kepala sebelah juga bisa berkembang dalam empat tahap. Namun tidak semua penderita mengalami semua tahapan ini. Empat tahap migrain ini meliputi:

Prodromal

Gejala tahap ini terjadi satu atau dua hari sebelum migrain dan berupa:
  • Sembelit
  • Perubahan suasana hati, dari depresi menjadi bahagia
  • Ingin mengonsumsi suatu makanan
  • Leher kaku
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Retensi cairan
  • Sering menguap

Aura

Pada sebagian orang, aura mungkin terjadi sebelum atau selama migrain. Aura adalah gejala reversibel dari sistem saraf. Contoh aura migrain meliputi:
  • Fenomena visual, seperti melihat berbagai bentuk, titik terang atau kilatan cahaya
  • Kehilangan penglihatan
  • Sensasi tertusuk jarum di lengan atau kaki
  • Kelemahan atau mati rasa di wajah atau satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara

Serangan

Migrain biasanya berlangsung dari 4-72 jam jika tidak diobati. Frekuensinya juga bervariasi pada tiap penderita, tapi kemungkinan menyerang beberapa kali dalam sebulan.Selama migrain, pengidap mungkin mengalami:
  • Nyeri yang biasanya di satu sisi kepala, tapi sering juga di kedua sisi
  • Nyeri yang berdenyut atau berdenyut
  • Sensitif cahaya, suara, bau, dan sentuhan
  • Mual dan muntah

Pasca-drome

Setelah terserang migrain, penderita mungkin merasa lelah, bingung, dan pusing hingga satu hari. Beberapa orang juga melaporkan munculnya rasa gembira.Sementara gerakan kepala yang tiba-tiba mungkin menimbulkan rasa sakit dalam frekuensi singkat. 
Sampai sekarang, penyebab migrain belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko migrain tersebut meliputi:
  • Faktor keturunan atau genetik
  • Lingkungan
  • ketidakseimbangan zat kimia otak, seperti serotonin yang membantu mengatur rasa sakit di sistem saraf
  • Perubahan kadar hormon pada wanita, misalnya naiknya hormon estrogen sebelum atau selama haid, kehamilan, menopause, serta mengonsumsi pil KB
  • Mengonsumsi minuman tertentu, seperti alkohol, dan kafein
  • Stres
  • Stimulus sensorik, contohnya lampu yang terang, suara yang terlalu keras, atau bau yang terlalu tajam
  • Perubahan pola tidur, seperti kurang tidur atau terlalu banyak tidur
  • Kelelahan akibat melakukan aktivitas fisik
  • Perubahan cuaca atau tekanan barometrik
  • Obat-obatan tertentu, seperti kontrasepsi oral dan vasodilator
  • Makanan tertentu, misalnya keju tua, makanan asin, dan makanan olahan
  • Zat aditif dalam makanan, contohnya pemanis aspartam dan MSG
 
Diagnosis migrain dapat dilakukan melalui beberapa metode pemeriksaan di bawah ini:
  • Tanya jawab

Dokter akan bertanya mengenai gejala, riwayat kesehatan Anda, dan riwayat kesehatan keluarga.
  • MRI

Prosedur MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio yang kuat, untuk menghasilkan gambar yang detail dari otak serta pembuluh darah.
  • CT scan

CT scan menggunakan serangkaian sinar X untuk mendapatkan gambaran otak secara detail. Prosedur ini juga bisa membantu dokter dalam mendiagnosis tumor, infeksi, kerusakan otak, perdarahan otak, dan masalah medis lain yang mungkin menyebabkan sakit kepala. 
Cara mengobati migrain umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Pilihan obat yang biasanya diberikan oleh doker meliputi:
  • Obat penghilang rasa sakit

Obat penghilang rasa sakit yang bisa digunakan adalah obat yang bisa di beli bebas, seperti ibuprofen dan paracetamol.
  • Triptan

Jika migrain tidak membaik dengan obat penghilang rasa sakit, dokter dapat meresepkan obat golongan ini.
  • Lasmiditan

Tablet oral untuk pengobatan migrain dengan atau tanpa aura.
  • Ubrogepant

Obat yang digunakan migrain akut dengan atau tanpa aura pada orang dewasa.Migrain juga bisa diobati dengan terapi tertentu. Misalnya terapi akut (abortif) dan preventif (profilaksis).Terapi akut bisa digunakan untuk menghentikan sakit kepala. Sedangkan perawatan pencegahan dapat dianjurkan bahkan tanpa sakit kepala, guna mengurangi frekuensi dan keparahan serangan sakit kepala sebelah.Jika tidak ditangani dengan optimal, migrain bisa menyebabkan komplikasi berupa sakit kepala akibat penggunaan obat yang berlebihan. 
Cara mencegah migrain tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti.Namun Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan cara:
  • Menghindari pemicu migrain, misalnya stres atau makanan tertentu
  • Rajin olahraga
  • Tidur yang cukup
  • Cukupi kebutuhan cairan
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada migrain. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait migrain?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis migrain agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-
headache/symptoms-causes/syc-20360201
Diakses pada 1 September 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/migraine/
Diakses pada 1 September 2021
National Institute of Neurological Disorders and Stoke. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/All-Disorders/Migraine-Information-Page
Diakses pada 1 September 2021
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1142556-treatment
Diakses pada 1 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email