Meth Mouth (Pembusukan Gigi karena Narkoba)

Meth mouth adalah kondisi medis ketika gigi mengalami kerusakan akibat penggunaan metamfetamin (meth) secara berlebihan. Karena itu, kondisi ini juga sering disebut sebagai pembusukan gigi karena narkoba.

Metamfetamin merupakan salah satu jenis obat-obatan terlarang (narkoba) yang bersifat sangat adiktif. Penggunaan senyawa ini dapat menyebabkan banyak gangguan medis serius, salah satunya kerusakan gigi dan mulut.

Semakin banyak metamfetamin yang digunakan, kerusakan gigi yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Risiko terkena meth mouth pun meningkat pada pengguna yang berusia di atas 30 tahun, berjenis kelamin wanita, dan merupakan perokok aktif.

Gejala meth mouth yang dialami oleh penderita umumnya meliputi:

  • Mulut kering (xerostomia)
  • Gigi retak, goyang, atau tanggal
  • Kesulitan membuka mulut (lockjaw)
  • Kelainan gusi, seperti gingivitis dan periodontitis
  • Gigi bolong (karies gigi)
  • Gemeretak gigi (bruxism)
  • Gigi membusuk dan menghitam
  • Bau napas tak sedap

Penggunaan zat adiktif metamfetamin dapat menyebabkan kerusakan gigi lewat beberapa cara berikut:

  • Pola makan yang buruk

Penggunaan dan efek putus obat (withdrawal) metamfetamin dapat menyebabkan penggunanya memiliki keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis dan minuman bersoda. Kedua bahan pangan ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan gigi.

  • Kebersihan gigi dan mulut yang buruk

Efek candu yang dihasilkan oleh metamfetamin dapat berlangsung hingga 12 jam. Akibatnya, pengguna terkadang tidak ingat untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut, seperti menyikat gigi.

  • Senyawa asam dalam metamfetamin

Metamfetamin mengandung senyawa asam yang dapat merusak gigi.

  • Gigi gemeretak (bruxism)

Salah satu gejala yang ditimbulkan metamfetamin adalah munculnya gigi gemeretak yang juga dapat merusak gigi.

  • Mulut kering (xerostomia)

Penggunaan metamfetamin bisa memicu kondisi mulut kering atau xerostomia.  Produksi ludah yang berkurang pada penderita xerostomia akan membuat bakteri menumpuk di mulut dan dapat merusak gigi.

Untuk menegakkan diagnosis meth mouth, dokter gigi akan melakukan tanya jawab terkait riwayat medis dan riwayat penggunaan metamfetamin. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi gigi dan mulut pasien dengan lebih jelas.

Apabila dibutuhkan, dokter bisa melakukan pemeriksaan penunjang yang berupa X-ray gigi. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi kelainan pada gigi, gusi, dan tulang-tulang di sekitarnya.

Tidak terlalu banyak penanganan medis yang dapat dilakukan oleh dokter gigi. Pasalnya, kondisi gigi pada meth mouth biasanya sudah mengalami kerusakan parah. Dokter gigi seringkali harus melakukan pencabutan gigi secara keseluruhan dan menggantinya dengan gigi palsu.

Oleh karena itu, penanganan meth mouth yang paling utama adalah menangani adiksi terhadap obat metamfetamin. Dokter gigi akan melakukan edukasi pada pasien terkait efek metamfetamin dan akan merekomendasikan layanan rehabilitasi obat.

Penderita juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga maupun orang-orang terdekat dalam menyembuhkan ketergantungannya. Bantuan ini bisa menyemangati pengidap selama menjalani rehabilitasi serta tidak kembali terjerumus ke dalam kecanduannya.

Karena kondisi ini disebabkan oleh penggunaan metamfetamin, pencegahan meth mouth yang utama adalah tidak menggunakan obat-obatan terlarang.

Apabila Anda merasa khawatir sudah terkena meth mouth, segera hentikan penggunaan narkoba. Menjaga kebersihan gigi dan mulut sangat dianjurkan. Namun apabila kerusakan gigi sudah terlalu parah, meth mouth tidak dapat dicegah lagi.

Segeralah berkonsultasi ke dokter apabila Anda mengalami gejala meth mouth dan gangguan gigi dan mulut, sekecil apapun itu.

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi (termasuk obat-obatan terlarang).
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan terlarang tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis meth mouth atau pembusukan gigi karena narkoba. Dengan ini, pengobatan bisa diberikan secara tepat.

Addiction Center. https://www.addictioncenter.com/drugs/meth/meth-mouth/
Diakses pada 20 Januari 2020

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/meth-mouth-the-effects-of-methamphetamines-on-teeth-1059402
Diakses pada 20 Januari 2020

Mouth Healthy. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/m/meth-mouth
Diakses pada 20 Januari 2020

Dedicated Dental. https://www.dedicateddentalcare.com/PatientEducation/tabid/25868/ctl/View/mid/54216/Default?ContentPubID=179
Diakses pada 20 Januari 2020

Drug Rehab. https://www.drugrehab.com/addiction/drugs/crystal-meth/meth-mouth/
Diakses pada 20 Januari 2020

Artikel Terkait