Menorrhagia adalah perdarahan menstruasi dalam jumlah yang banyak
Ketidakseimbangan hormon dan penyakit dapat memicu terjadinya menorrhagia.

Menorrhagia adalah perdarahan menstruasi dalam jumlah yang banyak. Dalam banyak kasus, perdarahan tersebut memiliki sebab tertentu seperti fibroid rahim. Tetapi ada kasus dimana penyebab menorrhagia tidak diketahui. Secara medis, menorrhagia ditentukan berdasarkan jumlah kehilangan darah yaitu lebih dari 80 ml pada setiap siklus menstruasi. Namun banyak dokter menentukan menorrhagia tidak hanya berdasarkan banyaknya darah yang keluar tetapi juga seberapa besar perdarahan tersebut mempengaruhi aktivitas sehari-hari seseorang. Dokter akan menilai tingkat nyeri, perubahan mood, dan gangguan dalam pekerjaan, aktivitas seksual dan aktivitas lainnya.

  • Perdarahan terjadi lebih dari seminggu
  • Mengeluarkan gumpalan darah besar
  • Keterbatasan aktivitas sehari-hari karena aliran menstruasi yang berat
  • Gejala anemia, seperti kelelahan, dan sesak nafas
  • Ketidakseimbangan hormon. Dalam siklus menstruasi normal, keseimbangan pada hormon estrogen dan progesteron mengatur pembentukan dinding rahim yang meluruh saat menstruasi. Jika hormon tidak seimbang maka akan terjadi pendarahan yang berat.
  • Disfungsi dari ovarium. Jika ovarium tidak melepaskan telur saat siklus menstruasi (anovulasi), dimana hal ini adalah tidak normal, maka tubuh tidak memproduksi hormon progesteron seperti pada saat menstruasi normal. Ketidakseimbangan hormon ini dapat menyebabkan pendarahan berat saat menstruasi.
  • Fibroid rahim. Tumor jinak ini dapat muncul pada masa reproduktif. Fibroid dapat menyebabkan perdarahan lebih banyak dan lebih panjang saat menstruasi.
  • Polip. Benjolan kecil yang jinak pada dinding rahim dapat menyebabkan perdarahan berat pada saat menstruasi.
  • Adenomyosis. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar dari endometrium menjadi terikat dengan otot uterus, dan menyebabkan perdarahan parah serta sakit saat menstruasi.
  • Alat kontrasepsi IUD. Menorrhagia diketahui sebagai efek samping dari penggunaan IUD.
  • Komplikasi kehamilan. Pendarahan yang berat bisa terjadi saat atau setelah keguguran.
  • Kanker. Kanker rahim dan kanker serviks dapat menyebabkan perdarahan parah saat menstruasi
  • Obat. Obat tertentu, termasuk obat antiradang, obat hormonal dan antikoagulan dapat menyebabkan pendarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan.
  • Kondisi medis lain. Kondisi medis lain termasuk hati atau penyakit ginjal yang terkait dengan menorrhagia.
  • Tes darah. Sampel darah akan dievaluasi untuk mengetahui jika ada kekurangan zat besi dan kondisi lain seperti penyakit tiroid atau ketidaknormalan dalam pembekuan darah
  • Tes papsmear. Dalam tes ini, sel dari serviks dikumpulkan dan dites untuk melihat apabila terdapat infeksi, peradangan atau perubahan yang dapat menjadi kanker atau menuju kanker
  • Biopsi endometrium. Dokter akan mengambil contoh jaringan dari dalam rahim untuk diperiksa
  • Ultrasound. Pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar rahim, ovarium dan pinggul

Terdapat berbagai pilihan pengobatan untuk mengatasi menstruasi berat. Hal ini tergantung dari penyebabnya, dokter dan pilihan dari pasien. Pengobatan termasuk:

  • Sistem intrauterine, alat kecil yang mengandung hormon progesteron dan dimasukan kedalam perut oleh dokter
  • Obat tanpa hormon seperti asam traneksamat atau antiinflamasi non-steroid
  • Obat dengan hormon seperti progesteron tablet
  • Ablasi endometrium, prosedur untuk menghilangkan lapisan dinding rahim tertentu
  • Miomektomi, operasi untuk menghilangkan fibroid
  • Embolisasi arteri uterus, prosedur untuk mengecilkan fibroid
  • Histerektomi, operasi pengangkatan rahim
  • Perdarahan menstruasi yang sangat berat dan mengharuskan mengganti pembalut setiap 1–2 jam
  • Perdarahan terjadi diantara siklus menstruasi atau perdarahan yang tidak biasa
  • Perdarahan pada vagina setelah menopause
  • Tuliskan obat, vitamin atau suplemen yang dikonsumsi
  • Tuliskan informasi pribadi yang dibutuhkan
  • Tuliskan gejala yang dialami
  • Tuliskan pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter

Dokter akan menanyakan beberapa hal, seperti:

  • Kapan periode menstruasi terakhir Anda?
  • Apakah Anda mengalami keram parah saat menstruasi?
  • Pada usia berapa Anda mulai menstruasi?
  • Berapa lama menstruasi Anda bertahan?
  • Apakah Anda menggunakan pengontrol kehamilan?
  • Apakah Anda memiliki riwayat keluarga dengan pendarahan menstruasi yang berat?
  • Apakah berat badan Anda akhir-akhir ini berubah?

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menorrhagia/symptoms-causes/syc-20352829
Diakses pada 29 Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heavy-periods
Diakses pada 29 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/women/qa/what-does-menorrhagia-mean
Diakses pada 29 Desember 2018

Artikel Terkait