Menggigil adalah kondisi medis berupa perasaan dingin pada tubuh yang bisa muncul tanpa sebab. Perasaan kedinginan ini dapat terjadi ketika otot-otot berkontraksi dan meregang secara cepat untuk meningkatkan suhu tubuh. Menggigil juga bisa disertai demam atau menjadi pertanda akan terjadinya demam.

Respons menggigil merupakan reaksi alami tubuh dan termasuk sebagai gejala, bukan penyakit. Kondisi ini umum ditemui pada anak-anak.

Menggigil biasanya terjadi karena paparan udara dingin. Namun reaksi ini juga bisa menjadi tanda adanya kondisi medis lain yang lebih serius. Misalnya, flu, batu ginjal, atau hipotiroidisme.

Gejala menggigil dapat terjadi secara terus-menerus atau hilang dan timbul. Kondisi ini bisa berlangsung beberapa menit hingga satu jam. Mengigil juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam atau merinding.

Pada sebagian besar orang, penyebab menggigil merupakan paparan udara dingin. Namun jika disertai dengan demam, menggigil termasuk respons tubuh untuk melawan infeksi virus atau bakteri.

Beberapa jenis infeksi yang dapat menyebabkan menggigil meliputi:

Selain itu, menggigil juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah ini:

  • Suhu tubuh yang terlalu rendah (hipotermia)
  • Kadar hormon tiroid yang rendah (hipotiroidisme)
  • Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia)
  • Dehidrasi berat
  • Malnutrisi
  • Gugup, takut, dan cemas berlebih
  • Efek samping obat

Untuk mendiagnosis penyebab menggigil, dokter akan melakukan tanya jawab terkait gejala yang Anda alami terlebih dulu. Dokter juga akan mengecek kondisi fisik pengidap dan mungkin menganjurkan pemeriksaan penunjang guna memastikan apakah gejala menggigil disebabkan oleh infeksi atau tidak.

Pemeriksaan penunjang yang dapat disarankan meliputi:

  • Pemeriksaan darah dan urine untuk mendeteksi keberadaan bakteri atau jamur dalam darah atau urine.
  • Pemeriksaan dahak (kultur sputum) yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan bakteri dalam dahak dan gangguan yang terjadi pada saluran pernapasan.
  • Rontgen dada guna mendeteksi pneumonia, tuberkulosis, atau infeksi lainnya.

Beberapa upaya pengobatan mandiri dapat dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi gejala menggigil. Jika kondisi ini hanya disertai dengan demam ringan (di bawah 38 derajat Celsius) tanpa gejala lain yang serius, langkah penanganan di bawah ini dapat dilakukan:

  • Perbanyak istirahat.
  • Cukupi konsumsi cairan.
  • Gunakan selimut tipis untuk menutupi tubuh. Tapi jangan memakai selimut atau pakaian yang terlalu tebal karena dapat meningkatkan suhu tubuh.
  • Gunakan air hangat untuk membasuh tubuh.
  • Konsumsi obat penurun demam, seperti paracetamol dan ibuprofen.
  • Jangan menggunakan kipas angin dan maupun alat ruangan.

Pencegahan menggigil tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Berikut contohnya:

  • Apabila menggigil disebabkan oleh paparan suhu dingin, gunakan pakaian tebal untuk menjaga tubuh tetap hangat.
  • Jika menggigil akibat kondisi lain seperti hipoglikemia, Anda bisa mengatasinya dengan selalu menyiapkan makanan kecil untuk meningkatkan kadar gula darah (misalnya permen).
  • Apabila menggigil disertai dengan demam, konsumsi obat penurun panas dan selalu ukur suhu dengan termometer.
  • Pastikan suhu ruangan tetap hangat.
  • Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami kondisi menggigil yang:

  • Disertai dengan gejala lain, seperti leher kaku, rasa bingung, batuk, sesak napas, nyeri perut, serta buang air kecil menjadi lebih sering.
  • Disertai demam di atas 39,4 derajat Celcius yang terus berlangsung 1-2 jam setelah menjalani perawatan di rumah.
  • Disertai dengan demam yang tidak kunjung membaik selama lebih dari 3 hari, atau terus berlangsung selama lebih dari 5 hari.
  • Dialami oleh bayi berusia d bawah 3 bulan dan disertai dengan demam 38,3 derajat Celcius atau lebih.
  • Dialami oleh bayi berusia 3-12 bulan dan disertai dengan demam yang terus berlangsung selama lebih dari 24 jam.

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apakah gejala menggigil disertai dengan demam atau merinding? Apabila disertai demam, berapa suhu tertingginya?
  • Apakah gejala menggigil berlangsung sekali atau berulang kali?
  • Berapa lama gejala menggigil sudah berlangsung?
  • Apakah menggigil terjadi secara tiba-tiba atau setelah terpapar pencetus tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Jika iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dapat menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan penyebab menggigil. Dengan ini, pengobatan pun bisa diberikan secara tepat.

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/why-do-i-have-chills#1
Diakses pada 01 Januari 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003091.htm
Diakses pada 01 Januari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/why-do-i-have-chills#1
Diakses pada 01 Januari 2020

Artikel Terkait