Pernapasan

Mendengkur

06 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Mendengkur
Cara mengobati ngorok saat tidur salah satunya adalah dengan menurunkan berat badan
Mendengkur adalah kondisi pernapasan yang berisik ketika seseorang tertidur. Kondisi ini umumnya dialami oleh orang dengan kelebihan berat badan, dan memburuk seiring bertambahnya usia seseorang.Kebiasaaan dengkur bukanlah masalah serius. Namun pada beberapa kasus, kondisi ini bisa disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu.Mengorok merupakan kondisi di mana Jika kondisi ini berkepanjangan, kualitas tidur akan terganggu. Selain itu, mendengkur juga bisa mengganggu orang di sekitar Anda.Oleh karena itu, jika mengorok sudah mengganggu tidur Anda dan orang di sekitar Anda, tidak ada salahnya Anda meminta bantuan dokter. 
Mendengkur
Dokter spesialis Umum
GejalaSuara berisik saat tidur, berhenti bernapas waktu tidur, kantuk berlebih di siang hari
Faktor risikoLaki-laki, obesitas, saluran napas sempit
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, pemeriksaan riwayat medis, pencitraan
PengobatanMenurunkan berat badan, menghindari alkohol di malam hari, mengobati hidung tersumbat
KomplikasiMengantuk di siang hari, frustrasi, susah konsentrasi
Kapan harus ke dokter?Dengkuran yang mengganggu kenyamanan
Mendengkur sering dikaitkan dengan gangguan tidur yang disebut obstructive sleep apnea (OSA) yaitu henti napas saat tidur akibat napas tersumbat. Namun tidak semua kondisi ini merupakan OSA.Jika mendengkur disertai gejala di bawah ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter:
  • Berhenti bernapas saat tidur
  • Rasa kantuk berlebih di siang hari
  • Sakit kepala di pagi hari
  • Sakit tenggorokan saat bangun
  • Gelisah saat tidur
  • Tekanan darah tinggi
  • Nyeri di dada pada malam hari
  • Mendengkur sangat keras
 
Penyebab mendengkur adalah lidah, mulut, tenggorokan, atau saluran udara di hidung bergetar saat bernapas. Hal tersebut dapat terjadi karena ketika tidur, tubuh dalam keadaan rileks. Seseorang akan cenderung mendengkur jika:
  • Kelebihan berat badan
  • Merokok
  • Mengonsumsi banyak alkohol
  • Tidur telentang
  • Disebabkan oleh kondisi seperti henti napas saat tidur
 
Untuk menentukan diagnosis mendengkur dan penyebabnya, dokter akan memeriksa gejala dan riwayat medis pasien. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengajukan beberapa pertanyaan pada pasien.Dokter juga mungkin akan melakukan beberapa tes di bawah ini: 
  • Tes pencitraan, termasuk X-ray, CT scan, atau MRI, guna memeriksa struktur saluran napas yang bermasalah, seperti deviasi septum
  • Riset kualitas tidur. Seseorang mungkin perlu bermalam di klinik pusat tidur untuk menjalani analisis mendalam tentang pernapasan saat tidur (polysomnography)
 
Untuk mengobati dengkuran, dokter biasanya merekomendasikan perubahan gaya hidup seperti:
  • Menurunkan berat badan
  • Menghindari alkohol di malam hari
  • Mengobati hidung tersumbat
  • Istirahat cukup dimalam hari
  • Menghindari tidur telentang
 

Komplikasi mendengkur

Jika terjadi dalam waktu yang lama, kondisi ini mungkin bukan sekedar gangguan biasa. Selain mengganggu teman tidur, komplikasi mendengkur yang lain bisa berupa:
  • Mengantuk di siang hari
  • Sering merasa frustrasi dan marah-marah
  • Susah berkonsentrasi
  • Berisiko lebih tinggi terkena hipertensi, masalah jantung, dan stroke
  • Berisiko memiliki perilaku bermasalah seperti agresif dan mengganggu belajar di kecil
  • Meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu-lintas akibat kurang tidur
 
Karena penyebabnya belum jelas, cara mencegah mendenkur juga tidak diketahui. 
Temui dokter jika anda memiliki gejala-gejala dengkuran yang serius. Jika anak anda mendengkur, konsultasikan segera dengan dokter karena anak-anak juga dapat memiliki OSA.  
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait mendengkur?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis mendengkur agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/snoring/symptoms-causes/syc-20377694
Diakses pada 6 Oktober 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/snoring/
Diakses pada 6 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/g00/sleep-disorders/guide/snoring?i10c.encReferrer=aHR0cHM6Ly93d3cud2VibWQuY29tL3NsZWVwLWRpc29yZGVycy9ndWlkZS9zbm9yaW5n&i10c.ua=1&i10c.dv=1
Diakses pada 6 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email