Mata Kering

Ditinjau dr. Widiastuti
obat pelumas atau air mata buatan dapat digunakan untuk mengatasi mata kering dan iritasi
Pemakaian lensa kontak dalam jangka panjang dapat menyebabkan mata menjadi kering dan iritasi

Pengertian Mata Kering

Sindrom mata kering, atau penyakit mata kering adalah suatu kondisi umum yang terjadi, ketika mata tidak memproduksi cukup banyak air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Kondisi ini menyebabkan mata menjadi kering, merah, bengkak dan mengalami iritasi.

Anda mungkin akan mengalami mata kering pada situasi tertentu, seperti saat berada di dalam pesawat, ruangan AC, ketika mengendarai sepeda atau setelah melihat layar komputer selama beberapa jam.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

  • Ada sensasi menyengat, terbakar atau rasa gatal di mata Anda
  • Terdapat stringy mucus (lendir berserabut yang dapat ditarik, berbentuk seperti sehelai rambut) di dalam atau di sekitar mata
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya
  • Mata berwarna kemerahan
  • Merasa seperti ada sesuatu di dalam mata
  • Merasa kesulitan dalam memakai lensa kontak
  • Merasa kesulitan saat mengemudi di malam hari
  • Mata berair, yang merupakan respons tubuh terhadap iritasi mata kering
  • Penglihatan kabur atau mata mengalami kelelahan

Penyebab

Mata kering dapat disebabkan antara lain oleh:

  • Terapi penggantian hormon
  • Paparan angin atau udara kering, seperti paparan konstan dari alat penghangat selama musim dingin
  • Alergi
  • Operasi mata LASIK
  • Beberapa obat, termasuk antihistamin, dekongestan hidung, pil KB, dan antidepresan
  • Penuaan
  • Pemakaian lensa kontak dalam jangka panjang
  • Menatap komputer selama berjam-jam
  • Tidak cukup berkedip

Diagnosis

Beberapa tes seperti pemeriksaan mata secara lengkap, pengukuran volume air mata, dan penentuan kualitas air mata akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyebab kondisi mata kering Anda.

Pengobatan

Mata kering dapat diobati dengan pemberian air mata buatan, pemberian lacrimal plugs untuk memblokir lubang drainase di sudut mata, obat antiinflamasi seperti siklosporin atau kortikosteroid (restasis). Tujuannya, untuk meningkatkan jumlah air mata dan menurunkan risiko kerusakan pada kornea mata. Pemberian suplemen omega-3 asam lemak esensial juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar minyak pada mata. Sementara itu, opsi lainnya adalah dengan melakukan operasi mata, membatasi waktu pemakaian lensa kontak dan waktu di depan komputer maupun televisi. Kondisi mata kering ini biasanya tidak memengaruhi penglihatan secara permanen.

Pencegahan

Mata kering dapat dicegah dengan beberapa cara, antara lain:

  • Hindari hembusan langsung udara ke mata Anda, seperti saat menggunakan pengering rambut, kipas angin dan penyejuk udara
  • Menambahkan kelembapan ke udara
  • Mengenakan kacamata hitam atau kacamata pelindung lainnya
  • Istirahatkan mata setelah melakukan tugas yang membutuhkan konsentrasi visual dalam waktu lama, seperti membaca atau menatap layar komputer
  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok
  • Jika mengalami mata kering kronis, gunakanlah air mata buatan secara teratur untuk menjaga mata tetap terhidrasi dengan baik

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda sebaiknya menemui dokter mata jika mengalami gejala sindrom mata kering secara terus menerus.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda dapat membuat daftar gejala-gejala yang sudah dialami, informasi pribadi, dan semua obat, vitamin dan suplemen yang dikonsumsi.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan seperti:

  • Bisa tolong jelaskan gejala-gejala yang Anda alami?
  • Apakah Anda ingat ketika pertama kali mulai mengalami gejala tersebut?
  • Apakah gejala yang Anda alami terjadi terus menerus atau sesekali?
  • Apakah anggota keluarga Anda yang lain ada yang mengalami mata kering?
  • Sudahkah Anda mencoba obat tetes mata yang dijual bebas? Apakah obat tersebut dapat membantu?
  • Apakah gejala yang Anda alami memburuk di pagi hari atau di malam hari?
  • Obat-obatan apa yang Anda pakai?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/dry-eye-syndrome
Diakses pada 24 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-eyes/symptoms-causes/syc-20371863
Diakses pada 24 Oktober 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dry-eyes
Diakses pada 24 Oktober 2018

Back to Top