Mata

Mata Juling

03 Jun 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Mata Juling
Kedua mata yang tidak sejajar adalah tanda mata juling.
Mata juling atau strabismus adalah suatu kondisi yang terjadi ketika mata tidak sejajar dan tidak melihat ke arah yang sama saat memandang sebuah objek. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak-anak, meski dapat juga dialami orang dewasa. Pada orang dewasa, mata juling dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti cerebral palsy atau stroke.Berdasarkan ketidaksejajaran arah mata yang terjadi, mata juling dapat dikelompokkan menjadi dua tipe umum dengan jenis-jenis yang lebih spesifik, yaitu sebagai berikut ini.Strabismus horizontal Strabismus horizontal dibagi lagi ke dalam dua tipe, yakni esotropia dan eksotropia.
  • Esotropia
    Pada esotropia, bola mata terlihat tidak sejajar karena berputar ke arah dalam. Lebih lanjut, kelompok esotropia berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi esotropia infantile (bawaan dari lahir), esotropia akomodatif (terkait rabun dekat), dan esotropia karena kelumpuhan saraf keenam.
  • Eksotropia
    Eksotropia terjadi ketika bola mata berputar ke arah luar sehingga terlihat tidak sejajar.
    Strabismus vertikal
Strabismus vertikal juga memiliki tipenya sendiri, yakni hypertropia dan hypotropia.
  • Hipertropia
    Pada hipertropia, posisi bola mata memiliki arah pandangan ke atas.
  • Hipotropia
    Hipotropia terjadi ketika posisi bola mata memandang kearah bawah.
Jika terdeteksi dan mendapat penanganan sedari dini, mata juling sering kali dapat diatasi dengan hasil yang sangat baik. Ada beberapa pilihan perawatan untuk meningkatkan kesejajaran dan koordinasi mata, misalnya melalui penggunaan kacamata khusus dan operasi mata.
Mata Juling
Dokter spesialis Saraf, Mata
GejalaPenglihatan terganggu, penglihatan ganda, penurunan persepsi kedalaman
Faktor risikoPrematuritas, ibu merokok semasa kehamilan, kelainan refraksi
Metode diagnosisCorneal light reflex test, tes ketajaman penglihatan, cover/uncover test, dan pemeriksaan retina mata
PengobatanPenggunaan kacamata, olahraga mata khusus, operasi, suntik otot mata
KomplikasiPenglihatan kabur, penglihatan ganda, mata malas
Kapan harus ke dokter?Menunjukkan gejala mata juling
Gejala-gejala yang umumnya terjadi pada kondisi mata juling antara lain:
  • Penglihatan yang terganggu
  • Penglihatan ganda
  • Penurunan persepsi kedalaman
  • Ketegangan mata
  • Sakit kepalaBola mata tidak sejajar
  • Kepala harus dimiringkan ketika melihat suatu objek
  • Mata mudah lelah
  • Sering mengernyitkan dahi
  • Sulit memperkirakan jarak suatu objek
Mata juling terjadi karena kerusakan saraf atau ketika otot di sekitar mata tidak berfungsi akibat otot lebih lemah dari yang lain. Ketika menerima pesan visual yang berbeda dari masing-masing mata, otak mengabaikan sinyal dari mata yang lebih lemah. Jika kondisi ini tidak ditangani, Anda mungkin akan mengalami kehilangan penglihatan pada mata yang lebih lemah.Mata juling biasanya terjadi pada anak-anak, tetapi dapat juga dialami orang dewasa. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan fisik, seperti cedera mata, cerebral palsy, atau stroke. Anda juga mungkin dapat mengalami mata juling jika memiliki kondisi mata malas atau rabun.

Faktor risiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami mata juling, seperti berikut ini.
  • Bayi yang dilahirkan prematur dan ibu dengan kebiasaan merokok merokok selama kehamilan. Kedua faktor tersebut dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terhadap esotropia dan eksotropia.
  • Kelainan refraksi
  • Keluarga dengan riwayat mata juling
  • Jenis kelamin wanita
  • Astigmatisme (mata silinder)
  • Rabun dekat.
  • Rabun jauh
  • Stroke
  • Diabetes
  • Kanker mata
  • Infeksi campak
Untuk menghindari hilangnya penglihatan, diagnosis dan pengobatan awal untuk mata juling merupakan hal yang penting. Dokter mata akan melakukan serangkaian tes mata untuk memeriksa kesehatan mata Anda, yang meliputi:
  • Corneal light reflex test (visus)
  • Tes ketajaman penglihatan
  • Cover/uncover test
  • Pemeriksaan retina mata.
Jika Anda memiliki gejala fisik lainnya bersama dengan mata juling, dokter mungkin akan memeriksa otak dan sistem saraf.
Beberapa pilihan perawatan berikut ini dapat mengatasi mata juling, terlebih apabila diberikan sedari dini.
  • Kacamata atau lensa kontak. Kacamata atau lensa kontak digunakan untuk memperbaiki penglihatan pada mata juling yang biasanya menimbulkan masalah penglihatan.
  • Lensa prisma, yaitu lensa khusus yang lebih tebal di satu sisi daripada sisi lainnya. Prisma berfungsi untuk mengubah cahaya yang masuk ke mata dan mengurangi beban mata ketika melihat suatu
  • Terapi penglihatan. Dokter mungkin merekomendasikan program aktivitas visual terstruktur seperti olahraga mata. Tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi mata dan fokus mata. Terapi penglihatan ini akan melatih mata dan otak untuk bekerja sama secara lebih efektif.
  • Operasi otot mata. Ketika penanganan utama pada pengobatan mata juling tidak kunjung memberikan hasil, maka operasi strabismus dapat dilakukan. Operasi strabismus adalah pembedahan yang dilakukan pada otot ekstraokular untuk meluruskan mata. Pada operasi standar strabismus, tindakan pembedahan melibatkan penjahitan otot mata ke dinding mata dengan menggunakan simpul permanen yang diikat selama prosedur.
Tindakan operasi strabismus dapat dilakukan sedini mungkin, dimulai sejak pasien menginjak usia empat bulan. Meski demikian, operasi ini juga masih dapat dilakukan bagi anak dengan usia lebih tua dan pada orang dewasa. Sebab, sirkuit otak untuk penglihatan binokular (menggunakan kedua mata secara bersamaan) terus memiliki kemampuan untuk beradaptasi.
  • Suntik botox. Suntikan ini dapat memperkuat otot mata yang lemah.
  • Penggunaan atropin. Obat tetes mat aini mampu memperkuat otot mata, meski efeknya hanya sementara

Komplikasi

Apabila penanganan yang tepat tidak dilakukan, maka kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi berupa:
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Penglihatan ganda secara terus-menerus
  • Mata malas
  • Perasaan malu atau rendah diri.
  • Kehilangan penglihatan
Pada umumnya, mata juling atau strabismus tidak dapat dicegah. Namun, menjalani deteksi secara dini dan memperoleh penanganan tepat dapat mencegah terjadinya komplikasi mata juling.
Anak-anak direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mata sebelum usia 6 bulan, secara teratur. Setelah itu, pemeriksaan mata dapat dilakukan kembali saat anak sudah menginjak usia 3 dan 5 tahun.
Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata jika Anda atau anak mengalami kondisi-kondisi berikut ini:
  • Mata juling terjadi setiap saat
  • Anak berusia lebih dari tiga bulan dan memiliki mata juling yang tidak terjadi setiap saat
  • Anak menunjukkan gejala mata juling
  • Mata juling atau penglihatan ganda yang berkembang di kemudian hari
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka dapat memberikan dukungan moral serta membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
  Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait mata juling?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis mata juling agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
AAPOS. https://aapos.org/glossary/strabismus
Diakses pada 8 April 2021
Harvard. https://www.health.harvard.edu/a_to_z/crossed-eyes-strabismus-a-to-z
Diakses pada 8 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/crossed-eyes
Diakses pada 6 November 2018
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3208120/
Diakses pada 8 April 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/squint/#
Diakses pada 6 November 2018
Pedi Eyes. https://www.pedieyes.com/what-we-do/strabismus
Diakses pada 8 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email