Mata

Mata Belekan

Diterbitkan: 07 Apr 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Mata Belekan
Mata belekan bisa terjadi ketika kotoran dari mata mengering. Kotoran mata biasanya berkumpul di kelopak mata, bulu mata, atau sudut mata. Saat masih basah, kotoran ini bisa membuat mata lengket. Namun, saat sudah kering ia menjadi seperti kerak.Mata belekan juga bisa terjadi ketika organ penglihatan ini mengeluarkan cairan. Cairan yang keluar bisa berwarna hijau, kuning, atau bening. Biasanya, mata akan terasa mengeras dan susah dibuka saat bangun dari tidur.Pada kebanyakan kasus, kondisi ini merupakan tanda bahwa tubuh sedang bekerja agar mata tetap aman. Menjaga keamanan mata tersebut adalah menjaga bagian ini tetap terlumasi dan bebas dari kotoran, kekeringan, atau infeksi.Mata bayi belekan sama seperti pada orang dewasa. Artinya, hal tersebut merupakan hal yang normal. Jika mata si Kecil terlihat putih tanpa ada tanda peradangan berlebihan, maka hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Kondisi ini umumnya akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dokter. 
Penyebab mata belekan bisa beragam, beberapa kondisi yang mungkin jadi penyebab munculnya belekan antara lain:
  • Konjungtivitis bakteri
  • Konjungtivitis virus
  • Cairan normal
  • Saluran air mata tersumbat
  • Adanya benda asing
  • Selulitis kelopak mata
  • Tidur
  • Konjungtivitas alergi
  • Mata kering
  • Tembel
  • Blefaritis
  • Sakit mata
  • Kemerahan
  • Penglihatan kabur
  • Pembengkakan
  • Peka terhadap cahaya
  • Kotoran mata
  • Memakai peroduk mata
  • Kotoran mata atau di dekat mata
  • Perubahan cuaca atau iklim
  • Cedera mata
  • Rheum
  • Alergi pembersih wajah
  • Alergi lensa kontak dan larutan kontak
  • Ulkus kornea
  • Trachoma
  • Sindrom mata kering
  • Entropion
Penyebab kondisi ini pada bayi atau anak-anak antara lain:
  • Infeksi saat pilek
  • Saluran air mata tersumbat
  • Konjungtivitas atau mata merah muda
  • Tertular gonore dai orang tuanya
 
Pada umumnya kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan karena umumnya tidak membahayakan. Namun, kunjungilah dokter untuk mendapat obat mata belekan jika mengalami gejala berikut:
  • Kelopak mata lengket
  • Keluar cairan berlebihan
  • Cairan yang keluar encer
  • Kotoran yang keluar berwarna putih pekat, abu-abu, atau berwarna
  • Meta merah
  • Sakit mata, rasa terbakar, atau iritasi lainnya
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Penglihatan bermasalah
  • Demam dengan suhu lebih dari 40 derajat Celcius
  • Demam pada bayi berusia kurang dari 12 minggu (pastikan jangan memberi obat jika belum pasti)
  • Anak terlihat kesakitan sekali
Bawalah pasien atau anak yang mengalami mata belekan kepada dokter tidak lewat dari 24 jam jika mengalami kondisi berikut:
  • Terdapat nanah di mata namun tidak mengalami gejala di atas
  • Menggunakan obat tetes mata antibiotik lebih dari 3 hari dan nanah masih tetap ada
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/goopy-eyes
Diakses pada 7 April 2021
All About Eye. https://www.allaboutvision.com/symptoms/eye-discharge/goopy-eyes/
Diakses pada 7 April 2021
All About Eye. https://www.allaboutvision.com/symptoms/eye-discharge/eye-boogers/
Diakses pada 7 April 2021
Seattle Children’s Hospital . https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/eye-pus-or-discharge/
Diakses pada 7 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/crusty-eyes
Diakses pada 7 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320812
Diakses pada 7 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email