Mastoiditis

Mastoiditis adalah infeksi pada tulang mastoid. Tulang ini merupakan salah satu tulang di tengkorak dan posisinya mengelilingi telinga bagian tengah dan bagian dalam.

Fungsi tulang mastoid adalah melindungi struktur dalam telinga, mengatur tekanan,serta melindungi tengkorak ketika terjadi cedera.

Bentuk tulang mastoid tidak padat, namun seperti spons. Tulang ini memiliki banyak rongga dan harus mendapatkan aliran udara yang lancar agar bisa berfungsi dengan baik.

Salah satu bagian tubuh yang berfungsi mengalirkan udara tersebut adalah saluran eustachius.Apabila terjadi infeksi pada telinga bagian tengah,saluran eustachius bisa tersumbat dan menganggu sirkulasi udara di tulang mastoid. Kondisi ini kemudian dapat berujung infeksi pada tulang mastoid.

Terdapat dua jenis mastoiditis, yaitu mastoiditis akut dan mastoiditis kronis. Sesuai namanya, jenis akut berarti penyakit berkembang dalam waktu cepat. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Sementara kronis menandakan penyakit yang berkembang dalam waktu lama.Salah satu gejalanya adalah keluarnya cairan dari telinga.

Secara umum, gejala mastoiditisdapat berupa:

  • Demam
  • Badan yang lemas, atau tampak tidak semangat untuk bergerak.
  • Kulit kemerahan di belakang telinga.
  • Bagian belakang telinga yang terasa nyeri saat disentuh.
  • Daun telinga yang membengkak.
  • Cairan yang keluar dari telinga.
  • Sakit kepala.
  • Pada penderita anak-anak, lebih rewel dari biasanya.

Penyebab mastoiditis umumnya adalah infeksi telinga tengah (otitis media).Infeksi ini dapat menganggu sirkulasi udara di tulang mastoid karena menyumbat saluran eustachius.

Bakteri yang paling sering menyebabkan mastoiditis adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae dan Streptococcus pyogenestipe A. Namun infeksi mastoid juga dapat terjadi akibat cholesteatoma.

Kolesteatoma adalah kumpulan jaringan kulit yang menyerupai batu kecil. Kondisi ini bisa menyumbat saluran udara di telinga dan mastoid, sehingga keduanya rentan mengalami infeksi.

Diagnosis mastoiditis akan ditentukan berdasarkan tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Berikut penjelasannya:

  • Tanya jawab

Dokter akan menanyakan gejala-gejala yang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis pasien dan keluarga.

  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan mengamati telinga dan area di belakang telinga. Dokter juga akan menggunakan alat otoscope untuk melihat kondisi didalam telinga.

  • Pemeriksaan penunjang

Beberapa pemeriksaan penunjang yang akan disarankan meliputi:

  • Tes darah

Dokter akan mengambil sampel darah pasien untuk mengecek ada tidaknya infeksi.

  • Pemindaian

Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk mengecek struktur di dalam telinga secara mendetail. X-ray, CT scan, dan MRI merupakan beberapa contohnya.

  • Pemeriksaan cairan telinga

Jika ditemukan nanah ketika pemeriksaan telinga, dokter akan mengambil sampel nanah dan melakukan pemeriksaan kultur. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi jenis bakteri penyebab infeksi. Dengan ini, obat antibiotik yang tepat pun bisa diberikan.

Pengobatan mastoiditis yang utama adalah antibiotik. Jenis antibiotik yang diberikan tergantung pada jenis bakteri penyebab infeksi, usia pasien, serta kondisi kesehatannya secara menyeluruh.

Mastoiditis akut

Pada mastoiditis akut, penderita akan diberi antibiotik melalui infus dan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Pembedahan juga diperlukan untuk mengalirkan cairan di telinga bagian tengah, yang disebut myringotomy. Selama prosedur ini, dokter membuat lubang kecil di gendang telinga untuk mengalirkan cairan dan mengurangi tekanan berlebih di telinga tengah. Jika gejala tidak segera membaik atau terjadi komplikasi, seperti abses dokter akan melakukan operasi pengangkatan tulang mastoid yang terinfeksi yang disebut tindakan mastoidectomy.

Mastoiditis kronis

Pada mastoiditis kronis,dokter akan memberikan obat antibiotik dalam bentuk pil dan obat tetes telinga.Dokter juga akan secara rutin membersihkan telinga Anda.

Jika anbiotik dan proses pembersihan telinga tidak efektif untuk mengatasi mastoiditis, dokter juga bisa melakukan operasi untuk mencegah komplikasi.

Komplikasi mastoiditis

Ada banyak struktur penting yang terhubung dengan tulang mastoid. Oleh karena itu,mastoiditis yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan komplikasi di bawah ini:

Matoiditis umumnya berasal dari infeksi telinga tengah. Karena itu, pencegahan mastoiditis yang utama adalah dengan segera mengobati infeksi telinga tengah yang terjadi.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala mastoiditis maupun gangguan pada telinga. Meski sepele, masalah telinga harus ditangani sesegera mungkin agar tidak berujung pada komplikasi.

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait mastoiditis?
  • Apakah Anda pernah mengeluhkan gejala serupa?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Jika iya,apa saja pengobatan yang telah Anda coba?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis mastoiditis. Dengan ini, penanganan yang tepat pun bisa diberikan.

Medical News Today.https://www.medicalnewstoday.com/articles/324280.php#causes
Diakses pada 3 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/mastoiditis-symptoms-causes-treatments#1
Diakses pada 3 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/mastoiditis
Diakses pada 3 Desember 2019

Standford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=mastoiditis-90-P02048
Diakses pada 3 Desember 2019

Artikel Terkait