Mastalgia

Ditulis oleh Lenny Tan
Ditinjau dr. Reni Utari
Mastalgia dapat disebabkan perubahan hormon reproduksi selama menstruasi, ukuran yang terlalu besar, pembedahan, hingga pemakaian obat-obatan.

Pengertian Mastalgia

Mastalgia adalah keadaan nyeri yang timbul pada area payudara. Kondisi ini umum ditemukan pada wanita dengan tanda-tanda payudara terasa lunak, munculnya rasa nyeri tajam atau terasa seperti terbakar pada payudara, maupun rasa kencang pada payudara.

Nyeri mastalgia bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Durasi nyeri juga bisa berlangsung secara konstan atau hanya muncul secara singkat pada saat-saat tertentu saja.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Berdasarkan durasi dan intensitas nyeri yang dirasakan oleh penderita, mastalgia dapat dibedakan menjadi:

  • Mastalgia yang terjadi hanya beberapa hari dalam satu bulan, pada dua atau tiga hari sebelum Anda mengalami menstruasi. Ini merupakan keadaan yang normal dan biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang ringan hingga sedang pada kedua payudara.
  • Mastalgia yang terjadi satu minggu atau lebih di setiap bulannya. Berawal sebelum Anda mengalami menstruasi hingga siklus menstruasi selesai. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang sedang hingga berat pada kedua payudara.
  • Mastalgia yang terjadi terus-menerus terjadi dan tidak berkaitan dengan siklus menstruasi Anda.

Selain itu, ada pula sejumlah gejala yang mungkin dirasakan oleh penderita mastalgia. Beberapa di antaranya meliputi:

Cyclic breast pain

  • Berkaitan dengan siklus menstruasi yang Anda alami setiap bulan.
  • Seringkali disertai dengan pembengkakan pada payudara.
  • Biasanya nyeri terjadi pada kedua payudara, terutama bagian atas dan terluar payudara. Rasa nyeri biasanya dapat menjalar pada bagian bawah ketiak.
  • Payudara terasa berat dan sakit, yang disertai nyeri tumpul.
  • Durasi nyeri biasanya terjadi selama dua minggu menjelang siklus menstruasi dan akan menghilang setelahnya.
  • Sering ditemukan pada wanita berusia 20 hingga 30 tahun sebelum menopause maupun pada wanita usia 40 tahun yang sedang dalam masa transisi menuju menopause.

Noncyclic breast pain

  • Tidak berkaitan dengan siklus menstruasi.
  • Nyeri pada payudara terjadi secara konstan atau menetap.
  • Biasanya hanya terjadi di salah satu payudara, pada area yang terlokalisir. Namun nyeri dapat menyebar ke payudara yang lain secara perlahan-lahan.
  • Payudara terasa kencang, panas seperti terbakar, serta sakit.
  • Sering ditemukan pada wanita yang telah mengalami masa menopause.

Extramammary breast pain

Kondisi ini merupakan rasa nyeri yang seakan-akan dimulai dari jaringan sekitar payudara, namun sebenarnya bersumber dari tempat lain. Salah satu contohnya adalah ketika ada otot dada Anda yang terpelintir atau ketarik. Bila ini terjadi, nyeri bisa menyebar ke tulang rusuk dan payudara Anda.

Penyebab

Munculnya mastalgia atau nyeri pada area payudara dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  1. Hormon-hormon reproduksi
    Hormon-hormon reproduksi sangat berkaitan dengan munculnya cyclic breast pain. Pasalnya, nyeri ini berhubungan erat dengan siklus menstruasi yang Anda alami. Jenis hormon yang dapat memengaruhi kemunculan nyeri ini hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini dapat mengakibatkan payudara terasa membengkak bahkan nyeri.
  2. Struktur payudara
    Noncyclic breast pain sering terjadi akibat adanya perubahan struktur maupun kelenjar payudara. Misalnya karena cedera maupun kista pada payudara. Nyeri payudara juga dapat mulai di luar payudara, seperti dinding dada, otot, dan sendi.
  3. Ukuran payudara
    Semakin besar ukuran payudara, semakin tinggi potensi seorang wanita mengalami mastalgia jenis noncyclic breast pain. Selain itu, nyeri pada area leher, bahu, serta punggung juga bisa menyertai apabila seseorang memiliki ukuran payudara yang lebih besar dari normal.
  4. Prosedur pembedahan pada payudara
    Nyeri pada payudara juga dapat muncul akibat adanya bekas luka (scar) akibat prosedur pembedahan pada area payudara yang dilakukan sebelumnya.
  5. Penggunaan obat-obatan
    Penggunaan obat-obatan yang berkaitan dengan hormon, seperti program kesuburan ataupun pil KB, obat antidepresi, antibiotik, dan obat jantung, juga dapat berdampak pada munculnya rasa nyeri pada payudara.
  6. Ketidakseimbangan asam lemak
    Ketidakseimbangan asam lemak pada sel-sel tubuh dapat memengaruhi sensitivitas jaringan payudara terhadap hormon yang bersirkulasi.

Diagnosis

Terdapat beberapa metode pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mengevaluasi mastalgia. Apa sajakah jenis pemeriksaan tersebut?

  • Pemeriksaan klinis. Pada metode pemeriksaan ini, dokter akan memeriksa payudara dan kelenjar getah bening pada bagian bawah leher serta ketiak Anda. Dokter juga akan mengecek apakah terdapat perubahan pada bentuk payudara serta menganalisis riwayat medis dan fisik pasien secara keseluruhan.
  • Mammogram. Pemeriksaan penunjang ini dapat dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya kelainan pada payudara Anda melalui bantuan X-ray (rontgen).
  • Ultrasound (USG) yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar payudara. Gambar ini akan membantu proses diagnosis dan evaluasi pada area yang mengalami rasa nyeri. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan mammogram.
  • Biopsi yang dilakukan apabila dokter menemukan benjolan yang mencurigakan pada area payudara. Melalui pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sedikit jaringan payudara sebagai sampel untuk dianalisis di laboratorium.

Pengobatan

Mastalgia atau nyeri pada area payudara dapat hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan apapun. Tetapi apabila nyeri bertambah parah dan Anda memerlukan pengobatan, beberapa langkah penanganan di bawah ini dapat dilakukan:

  • Mengeliminasi penyebab rasa nyeri dan faktor pemicunya dengan menggunakan bra yang dapat menopang payudara dengan baik, terutama saat muncul nyeri tak tertahankan.
  • Menggunakan obat-obatan antiinflamasi dalam bentuk oles jika nyeri tak tertahankan.
  • Mengatur penggunaan pil KB sesuai dengan anjuran dokter.
  • Mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium.
  • Mengurangi konsumsi sodium atau garam.
  • Mengurangi dosis atau menghentikan terapi hormon.
  • Mengubah gaya hidup, misalnya mengurangi konsumsi kafein, menerapkan pola makan rendah lemak, menggunakan sports bra ketika olahraga,
  • Menempelkan kompres hangat atau dingin pada payudara yang sakit.
  • Mengonsumsi vitamin E. Para ahli menyatakan bahwa vitamin ini memiliki efek yang baik dalam meredakan nyeri pada area payudara menjelang siklus menstruasi.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti acetaminophen (paracetamol) ataupun ibuprofen.

Pencegahan

Dalam mencegah mastalgia, wanita yang rentan mengalaminya disarankan untuk mengubah gaya hidup dan menggunakan bra yang pas atau cocok untuk mengurangi potensi munculnya rasa nyeri.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera lakukan konsultasi pada dokter apabila nyeri pada payudara berkelanjutan dan telah terjadi selama beberapa minggu (lebih dari dua minggu), nyeri timbul pada area tertentu di sekitar payudara atau semakin bertambah parah, serta nyeri yang mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari.

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-pain/symptoms-causes/syc-20350423
Diakses pada 20 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/186093.php
Diakses pada 20 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/breast-pain#when-to-seek-help
Diakses pada 20 April 2019

Back to Top