Penyakit Lainnya

Marasmus

Diterbitkan: 19 May 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Marasmus
Marasmus adalah salah satu bentuk malnutrisi (gizi buruk) energi protein yang parah. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mengonsumsi cukup protein dan kalori.Tanpa nutrisi penting ini, energi tubuh bisa menjadi sangat rendah dan fungsi vital mulai berhenti. Selain itu, jika dibiarkan kondisi ini juga bisa memicu gangguan kesehatan yang lebih serius.Marasmus bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa, namun kondisi ini biasanya lebih sering dialami anak-anak, khususnya anak-anak di negara berkembang.Menurut data kementerian kesehatan RI, prevalensi gizi buruk dan gizi kurang meningkat dari tahun 2007 ke tahun 2013. Prevalensi sangat pendek turun 0,8% dari tahun 2007, tetapi prevalensi pendek naik 1,2% dari tahun 2007. Prevalensi sangat kurus turun 0,9% dari tahun 2007. Prevalensi kurus turun 0,6% dari tahun 2007. 
Marasmus
Dokter spesialis Anak, Gizi
GejalaPertumbuhan terhambat, cacat intelektual
Faktor risikoLahir prematur, infeksi
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes darah
PengobatanMengonsumsi makanan sehat
ObatAntibiotik
KomplikasiBradikardia, hipotensi
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala marasmus
Tanda dan gejala marasmus yang paling umum adalah kekurangan berat badan. Anak-anak dengan kondisi ini kehilangan banyak massa otot dan lemak subkutan. Lemak subkutan adalah lapisan lemak tepat di bawah kulit.Selain itu, tanda dan gejala marasmus lain yang umum dialami anak-anak adalah:
  • Diare kronis
  • Infeksi saluran pernafasan
  • Cacat intelektual
  • Pertumbuhan terhambat
  • Pusing yang terus-menerus
  • Kekurangan energi
  • Kulit kering
  • Rambut rapuh
  • Merasa sangat lapar
Anak-anak yang kekurangan gizi parah mungkin terlihat lebih tua dan memiliki sedikit atau bahkan tidak ada energi untuk melakukan apapun. Marasmus juga dapat membuat anak-anak mudah marah dan mudah tersinggung, tetapi hal ini biasanya lebih sering dialami oleh anak-anak yang menderita kwashiorkor.Kwashiorkor adalah bentuk lain dari malnutrisi serius. Kwashiorkor menyebabkan penumpukan cairan di tubuh yang dapat menyebabkan wajah membulat dan perut menjadi buncit atau yang biasa disebut dengan busung lapar. 
Penyebab utama marasmus adalah malnutrisi. Hal ini terjadi ketika ini terjadi pada anak-anak tidak mengonsumsi cukup protein, kalori, karbohidrat, dan nutrisi penting lainnya.  Selain itu, marasmus juga bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:
  • Hanya mengonsumsi satu nutrisi penting saja
  • Memiliki kondisi kesehatan yang menyebabkan sulitnya menyerap atau mengolah nutrisi dengan benar
  • Menderita AIDS
Selain itu, beberapa faktor risiko marasmus pada anak-anak meliputi:
  • Bayi lahir prematur
  • Hingga usia di atas 6 bulan, bayi hanya minum asi tanpa mengonsumsi makanan padat sama sekali, terlebih jika ibu juga mengalami malnutrisi
  • ASI ibu kurang
  • Menderita infeksi virus, bakteri, dan parasit
  • Tinggal di negara berkembang dengan tingkat kemiskinan tinggi
  • Tinggal di daerah dengan fasilitas medis yang kurang memadai
Sedangkan faktor risiko marasmus pada orang dewasa, meliputi:
  • Anorexia
  • Celiac
  • Insufisiensi pankreas
 
Diagnosis marasmus dilakukan dengan cara melakukan beberapa tes di bawah ini:
  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan cara mengukur tinggi dan berat badan, jika dari hasil pengukuran tersebut, tinggi dan berat badan anak di bawah standar sehat pada usia tertentu, kemungkinan anak menderita marasmus.Tubuh anak yang lemas dan tidak berenergi juga bisa merupakan salah satu indikasi anak mengalami marasmus.
  • Tes darah

Tes darah berguna untuk mendeteksi hemoglobin glukosa darah, albumin serum, dan elektrolit. Meskipun begitu cara ini biasanya jarang dilakukan untuk mendiagnosis marasmus. Hal ini karena anak-anak yang menderita marasmus juga biasanya mengalami infeksi yang bisa memengaruhi darah. 
Beberapa cara mengobati marasmus yang bisa dilakukan, yaitu:
  • Minum susu hangat
  • Mengonsumsi minyak nabati seperti wijen, kasein, dan gula. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan energi
  • Mengonsumsi antibiotik atau obat lain untuk mengobati infeksi
  • Menyuntikkan cairan berisi makanan ke darah dan lambung, agar makanan bisa lebih cepat diserap tubuh
  • Perawatan kesehatan mental jika marasmus disebabkan oleh gangguan makan
Selain dokter juga biasanya akan menyarankan pasien untuk meningkatkan asupan kalori dengan cara mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan karbohidrat dan kalori.   

Komplikasi marasmus

Sama hal lainnya seperti kondisi lain, marasmus juga bisa memicu komplikasi, seperti:
  • Bradikardia
  • Hipotensi
  • Hipotermia
  • Infeksi berulang
 
Cara mencegah marasmus yang bisa dilakukan meliputi:
  • Mengonsumsi makanan yang kaya kalori dan protein, seperti mengonsumsi buah, sayur, susu, telur, ikan, dan kacang.
  • Mengonsumsi vitamin
  • Menjaga kebersihan dengan cara selalu menggunakan air yang bersih untuk makan, minum, dan mandi.
  • Minum ASI ekslusif 6 bulan pertama
 
Hubungi dokter bila Anda atau anak mengalami gejala-gejala marasmus yang telah disebutkan di atas. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang pasien rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali pasien alami?
  • Apakah pasien memiliki faktor risiko terkait marasmus?
  • Apakah pasien rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah pasien pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah pasien coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis marasmus agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Info pusat data dan informasi Kementerian Kesehatan RI.
Diakses pada 19 Mei 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559224/
Diakses pada 19 Mei 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/marasmus
Diakses pada 19 Mei 2021
Medical news today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313185#prevention
Diakses pada 19 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email