Lutut keseleo adalah keadaan ketika terjadi peregangan berlebihan atau robekan pada sekumpulan jaringan ikat atau ligamen di sendi lutut. Ligamen merupakan jaringan yang menghubungkan tulang yang satu dengan yang lain.

Saat lutut Anda keseleo, ligamen yang menghubungkan tulang paha dengan tulang kering mengalami cedera. Akibatnya, kondisi ini akan mengakibatkan ketidaknyamanan hingga rasa sakit pada penderitanya.

Lutut memiliki empat jaringan ikat utama, yaitu dua jaringan ikat yang menstabilkan lutut di bagian depan dan belakang, serta dua lainnya di bagian kanan dan kiri lutut. Karena itu, terdapat beberapa jenis lutut keseleo berdasarkan jaringan ikat mana yang mengalami robekan atau cedera.

Gejala lutut keseleo umumnya berupa:

  • Nyeri dan pembengkakan di lutut dan area sekitarnya. Ini gejala yang paling sering terasa.
  • Rasa kaku dan ketidakstabilan pada sendi lutut ketika Anda berjalan.

Kadang kala, gejala bisa muncul sesaat setelah terjadi cedera. Namun keluhan juga dapat baru terasakan setelah 48 jam, kemudian membaik secara perlahan-lahan.

Bila keluhan yang Anda alami tidak kunjung berkurang atau malah semakin parah, ini saatnya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Lutut keseleo dapat disebabkan oleh berbagai macam cedera. Cedera bisa terjadi akibat olahraga, terjatuh, maupun kecelakaan.

Berdasarkan jenis ligamen yang mengalami cedera, lutut keseleo dapat dibagi dalam beberapa kelompok di bawah ini:

  • Cedera ligamen lutut depan (anterior cruciate ligament/ACL)

Cedera ACL biasa terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas melompat dan gerakan memutar pada sendi lutut yang tiba-tiba. Tak hanya itu, gerakan meluruskan sendi lutut secara berlebihan atau adanya benda yang menabrak lutut atau tulang kering juga dapat memicu cedera ini.

  • Cedera ligamen lutut belakang (posterior cruciate ligament/PCL)

Lutut keseleo akibat cedera PCL dapat muncul saat ada benturan keras pada lutut yang tertekuk. Misalnya, lutut yang terbentur dashboard mobil waktu kecelakaan atau Anda terjatuh dan bertumpu pada lutut yang sedang menekuk.

  • Cedera ligamen lutut sebelah luar (lateral cruciate ligament/LCL)

Cedera LCL terjadi ketika Anda mengalami pukulan pada bagian luar yang mendorong lutut Anda ke dalam (ke arah lutut sebelahnya). Tipe ini merupakan cedera lutut yang paling jarang karena lutut satunya masih dapat menahan tekanan.

  • Cedera ligamen lutut sebelah dalam (medial cruciate ligament/MCL)

Cedera MCL terjadi ketika ada sesuatu yang mendorong kaki Anda dari dalam ke arah samping luar, atau bila Anda terjatuh dalam posisi betis terputar ke arah luar.

Diagnosis lutut keseleo dilakukan berdasarkan tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Berikut penjelasannya:

Tanya jawab

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang Anda rasakan, riwayat cedera pada lutut, dan bagaimana mekanisme cedera terjadi.

Pemeriksaan fisik

Dokter lalu melakukan pemeriksaan fisik pada lutut untuk:

  • Menilai ada tidaknya ketidakstabilan pada sendi lutut.
  • Mengecek ada tidaknya pembengkakan dan lebam pada area lutut.
  • Meminta Anda menggerakkan lutut anda guna memeriksa mobilitas sendi dan keterbatasan gerak.

Pemeriksaan penunjang

Beberapa pemeriksaan penunjang di bawah ini juga mungkin dianjurkan:

  • Rontgen untuk mengecek ada tidaknya tulang yang patah.
  • CT scan maupun MRI untuk menentukan ada tidaknya kerusakan pada jaringan ikat lutut.

Penanganan lutut keseleo tergantung pada jenis ligamen yang cedera. Untuk penanganan awal, dokter akan menyarankan hal-hal berikut:

  • Mengonsumsi obat antinyeri

Obat ini bisa diresepkan atau Anda beli sendiri di apotek.

  • Mengistirahatkan sendi lutut yang cedera

Anda dapat mengganjal bagian bawah kaki dengan bantal ketika sedang berisirahat guna membantu dalam mengurangi pembengkakan pada sendi lutut

  • Kompres dingin

Tempelkan es batu berlapis handuk atau kain pada sendi lutut selama 20 menit dan ulangi setiap beberapa jam sekali. Langkah ini juga dapat mengurangi pembengkakan maupun nyeri, dan menghentikan perdarahan di dalam persendian.

Ingat, jangan mempelkan es batu langsung ke bagian yang cedera. Tindakan ini bisa meningkatkan risiko radang dingin (frostbite).

  • Membalut lutus keseleo

Pembalutan dengan perban elastis khusus dapat menurunkan pembengkakan. Namun pastikan bahwa Anda tidak membalut lutut terlalu kencang karena dapat menghambat sirkulasi darah pada sendi.

  • Lakukan mobilisasi sendi lutut dengan bidai atau splint

Langkah bertujuan melindungi lutut Anda dan menstabilkannya dalam proses penyembuhan.

Bila hasil evaluasi dokter menunjukkan bahwa jaringan ikat lutut Anda mengalami robekan, dokter akan menyarankan tindakan pembedahan. Operasi akan kembali menyambungkan atau mengganti ligamen sendi yang telah robek.

Dokter juga bisa menyarankan Anda untuk melakukan jenis latihan tertentu dengan bimbingan fisioterapis profesional. Langkah ini akan mempercepat proses pemulihan lutut keselo.

Untuk mencegah lutut keseleo, Anda dapat menerapkan langkah-langkah di bawah ini:

  • Berhati-hati ketika berkendara.
  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya.
  • Melakukan olahraga untuk menguatkan otot kaki, misalnya otot di sekitar lutut maupun paha.
  • Jangan menambah intensitas latihan fisik terlalu cepat. Lakukan peningkatan secara bertahap.
  • Memakai sepatu olahraga dengan ukuran yang pas dan sesuai dengan jenis aktivitas atau olahraga yang Anda lakukan.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter bila Anda mengalami cedera pada sendi lutut, terutama bila:

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Saat pemeriksaan, dokter mungkin akan mengajukan beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Apa saja gejala yang Anda yang rasakan?
  • Sudah berapa lama Anda mengalami gejala tersebut?
  • Apakah ada riwayat trauma atau cedera lutut yang baru atau sudah lama Anda alami? Bila ada, bagaimana mekanisme terjadinya cedera tersebut?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan dokter? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda dapatkan?

Setelah itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menganjurkan pemeriksaan penunjang guna mendiagnosis lutut keseleo.

Healthline. https://www.healthline.com/health/sprained-knee
Diakses 5 Desember 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/knee-sprain-ligament-2548654#symptoms
Diakses 5 Desember 2019

Health Harvard Publication. https://www.health.harvard.edu/a_to_z/knee-sprain-a-to-z
Diakses 5 Desember 2019

Artikel Terkait