Kulit & Kelamin

Luka Bakar

20 Jan 2022 | Lucia PriandariniDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Luka Bakar
Kebanyakan orang dapat pulih dari luka bakar tanpa konsekuensi kesehatan yang serius.
Luka bakar adalah kerusakan jaringan kulit karena terbakar, terpapar sinar matahari berlebihan,  atau radiasi. Kebanyakan orang dapat pulih dari luka bakar tanpa efek serius. Namun, ini tergantung pada penyebab dan derajat keparahan yang dialami.Luka bakar serius membutuhkan perawatan medis darurat untuk menyelamatkan nyawa pasien.Anak-anak paling berisiko mengalami luka bakar. Namun, kondisi ini dapat dicegah dengan lebih memperhatikan faktor keamanan, terutama dalam penataan perabot rumah tangga.

Derajat luka bakar

Derajat keparahan luka bakar terbagi ke dalam 3 tingkatan, yaitu:1. Luka bakar derajat 1Kedalaman luka terbilang ringan dan hanya memengaruhi bagian terluar kulit (epidermis). Luka bakar matahari (sunburn) termasuk ke dalam luka bakar derajat 1. Peradangan ditandai dengan rasa sakit, kulit kemerahan, dan pembengkakan ringan.2. Luka bakar derajat 2Luka bakar terjadi lebih dalam (sampai lapisan dermis) dan nyeri daripada luka tingkat pertama. Luka biasanya berwarna merah, terdapat peradangan, tampak basah, dan kulit melepuh.3. Luka bakar derajat 3Luka bakar terjadi lebih dalam dari tingkat kedua, melibatkan semua lapisan kulit, bahkan sampai lapisan lemak, dan merusak area kulit tersebut. Ini termasuk luka bakar serius, yang menyebabkan saraf dan pembuluh darah rusak. Luka bakar bisa tampak putih, kasar, dan cenderung tidak nyeri karena saraf yang rusak.
Luka Bakar
Dokter spesialis Kulit, Bedah Plastik
GejalaKulit kemerahan, lepuh, kulit bengkak
Faktor risikoPerempuan, anak-anak, pekerjaan jenis tertentu
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanPembalutan luka, obat-obatan, operasi
ObatObat pereda nyeri, bacitracin, silver sulfadiazine
KomplikasiInfeksi, syok, kematian
Kapan harus ke dokter?Mengalami luka bakar yang menutupi tangan, kaki, wajah, atau area tubuh yang luas, luka bakar yang dalam, dan luka bakar yang menyebabkan kulit terlihat kasar
Secara umum, luka bakar ditandai dengan berbagai gejala, seperti:
  • Kulit melepuh
  • Kulit terasa kasar
  • Pembengkakan
  • Mati rasa di area yang terbakar
  • Nyeri
  • Kulit mengelupas
  • Perubahan warna kulit, seperti memerah, memutih, atau hangus
  • Muncul noda atau bercak di kulit yang terbakar
  • Pembengkakan
  • Muncul jaringan parut
Jika Anda mengalami luka bakar di area saluran napas seperti di wajah atau leher, beberapa gejala tambahan berikut bisa saja terjadi, antara lain:
  • Batuk
  • Sulit bernapas
  • Keluar lendir berwarna hitam dan gelap dari saluran napas
  • Perubahan suara
  • Mengi
Tanda dan gejala pada luka bakar yang terbilang parah biasanya baru akan muncul dalam 1-2 hari. Baca juga: Mengenal Struktur Kulit Manusia dan Masing-Masing Fungsinya yang Penting
Penyebab luka bakar meliputi:
  • Api
  • Cairan atau uap panas
  • Logam panas, kaca, atau benda lain
  • Arus listrik
  • Radiasi, seperti sinar X
  • Sinar matahari (sunburn
  • Bahan kimia, seperti asam kuat, alkali, pengencer cat, atau bensin
  • Tindak kekerasan

Faktor risiko luka bakar

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena luka bakar, yaitu:

1. Jenis kelamin

Perempuan sedikit lebih berisiko mengalami luka bakar dibanding pria. Luka bakar umumnya dikarenakan aktivitas memasak dengan api kompor yang kurang aman. 

2. Usia

Anak-anak berisiko mengalami luka bakar karena kurang pengawasan. Penataan area memasak yang kurang aman juga bisa membuat anak berisiko mengalami luka terbakar

3. Faktor sosial ekonomi

Orang yang tinggal di negara berpendapatan menengah ke bawah lebih  berisiko mengalami luka bakar dibanding yang berpenghasilan tinggi.

5. Faktor risiko lain

Faktor risiko lain meliputi:
  • Pekerjaan yang berisiko terpapar api
  • Kondisi medis tertentu seperti epilepsi
  • Penyalahgunaan alkohol dan merokok
  • Penggunaan kerosin sebagai bahan bakar perangkat non-listrik rumah tangga
  • Kurangnya standar keamanan dalam penggunaan gas dan listrik
Dalam mendiagnosis luka bakar, dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan, riwayat kesehatan dan tinjauan kulit. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui tingkat keparahan luka bakar. Proses ini dilakukan dengan memperkirakan persentase luas dan kedalaman kulit yang terdampak. Hasil diagnosis luka bakar, yaitu:
  • Minor: luka bakar tingkat 1 yang meliputi kurang dari 10% area tubuh. Umumnya tidak memerlukan perawatan rumah sakit
  • Tengah: luka bakar tingkat 2 meliputi 10% area tubuh
  • Parah: luka bakar tingkat 3 meliputi lebih dari 10% area tubuh
Di samping itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan lain. Misalnya, jika luka bakar terjadi karena kebakaran, dokter juga akan melakukan rontgen dada atau endoskopi dada untuk melihat apakah ada asap yang menyebabkan cedera pada paru-paru.
Perawatan luka bakar akan menyesuaikan derajat keparahan yang terjadi. Untuk luka bakar ringan, seperti luka lepuh kena minyak panas di sebagian kecil jari atau uap panas akibat memasak biasanya dapat diobati di rumah.Pertolongan pertama luka bakar yang dapat Anda lakukan, antara lain:
  • Lepaskan perhiasan, pakaian, atau apa pun yang menempel di sekitar area luka bakar. Namun, jangan melepas apa pun yang menempel di titik luka bakar. Hal ini bisa menyebakan kerusakan kulit yang lebih berat.
  • Aliri luka bakar dengan air suam-suam kuku atau sejuk selama 20 menit atau sampai sakitnya mereda sesegera mungkin. Jangan gunakan es batu, air es, atau krim berbahan dasar minyak.
Untuk luka bakar ringan, Anda juga dapat mengoleskan gel lidah buaya setelah dirasa cukup mengalirinya dengan air.Jangan gunakan pasta gigi untuk luka bakar. Dalam pasta gigi, terdapat bahan yang mungkin merusak jaringan dan mengiritasi luka bakar.Luka bakar minor biasanya dapat sembuh sekitar dua minggu.Untuk luka bakar serius, setelah melakukan pertolongan pertama luka bakar, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.Perawatan luka bakar serius bisa meliputi pemberian obat-obatan, membalut luka, terapi fisik dan okupasi, atau operasi plastik.Baca juga:  7 Cara Menghilangkan Bekas Luka Bakar yang Efektif untuk Anda

Komplikasi luka bakar

Jika tidak ditangani dengan baik, luka bakar yang dalam atau menyebar dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, seperti:
  • Infeksi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pembuluh darah atau sepsis. Hal ini dapat terjadi karena seperti luka lainnya, luka bakar menciptakan area kulit yang terbuka untuk dimasuki bakteri dan kuman lainnya. 
  • Kehilangan cairan, seperti kehilangan darah (hipovolemia) atau dehidrasi. Ini karena cairan dapat hilang melalui kulit yang mengalami luka bakar yang meluas.
  • Suhu tubuh terlalu rendah (hipotermia). Kulit yang berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh akan kehilangan panas terlalu cepat ketika terjadi luka bakar. Hal ini mengarah pada penurunan suhu tubuh yang drastis. 
  • Sulit bernapas. Kebakaran yang menyebabkan luka bakar, juga menghasilkan karbon monoksida yang dapat meracuni saluran napas sehingga bisa menyebabkan kesulitan bernapas. 
  • Gangguan tulang dan sendi akibat kekakuan pada jaringan yang mengalami luka bakar. Hal ini dipicu oleh jaringan parut yang terbentuk di atas luka bakar sehingga membuat kulit jadi mengencang. Akibatnya tulang dan sendi tidak bisa digerakkan. Kerusakan otot dan jaringan. Luka bakar yang menembus lapisan kulit dalam dapat merusak struktur di bawahnya.
  • Bekas luka dan keloid. Luka bakar merusak jaringan kulit hingga bisa menimbulkan bekas luka dan keloid.
Masalah emosional. Bekas luka yang besar dapat mengganggu penampilan karena bisa merubah bentuk fisik seseorang, terutama jika luka tersebut ada di wajah atau area lain yang terlihat. Hal ini dapat menyebabkan masalah emosional.Baca jawaban dokter: Berapa lama penyembuhan luka bakar?
Langkah-langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan di rumah, antara lain:
  • Jauhkan anak-anak dari dapur saat memasak
  • Tempatkan alat pemadam api di dekat dapur
  • Uji detektor asap sebulan sekali
  • Pertahankan suhu pemanas air di bawah 49 derajat celcius
  • Ukur suhu air mandi sebelum digunakan
  • Pasang penutup stop kontak listrik
  • Kenakan tabir surya setiap hari dan hindari sinar matahari
  • Pastikan rokok mati sepenuhnya
Segera bawa ke dokter jika luka bakar dalam dan terjadi pada area tangan, kaki, wajah, pangkal paha, pantat, dan area lain yang luas pada tubuh.
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter. 
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait luka bakar?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Perawatan luka bakar apa saja yang pernah Anda lakukan?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis luka bakar agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/burns
Diakses pada 12 Desember 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-burns/basics/art-20056649
Diakses pada 12 Desember 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/burns/article.htm#introduction_to_burns
Diakses pada 29 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/burns-directory
Diakses pada 29 November 2018
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/burns
Diakses pada 12 Desember 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12063-burns/
Diakses pada 12 Desember 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/broken_bones_fractures_types_symptoms_treatment/article.htm
Diakses pada 12 Januari 2022
Medbroadcast. https://medbroadcast.com/condition/getcondition/burns
Diakses pada 12 Januari 2022
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/endoscopy/about/pac-20395197
Diakses pada 12 Januari 2022
Penn Medicine. https://www.pennmedicine.org/for-patients-and-visitors/patient-information/conditions-treated-a-to-z/burns
Diakses pada 12 Januari 2022
Mountsinai. https://www.mountsinai.org/health-library/condition/burns
Diakses pada 12 Januari 2022
Statpearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430741/
Diakses pada 12 Januari 2022
Mayo Clinic.https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/burns/diagnosis-treatment/drc-20370545
Diakses pada 12 Januari 2022
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/burns-and-scalds/treatment/
Diakses pada 12 Januari 2022
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email