Lingkaran hitam di bawah mata umumnya disebabkan karena kelelahan dan penuaan.
Lingkaran hitam di bawah mata umumnya disebabkan karena kelelahan dan penuaan.

Lingkaran hitam di bawah mata Anda pada umumnya menandakan bahwa penggelapan terjadi terutama di bawah kedua mata. Ini berbeda dengan memar yang disebabkan oleh trauma atau kemerahan dan bengkak yang disebabkan oleh infeksi hanya di sekitar satu mata.

Kelelahan adalah Penyebab paling umum terlihatnya lingkaran hitam di bawah mata. Terkadang, yang tampak sebagai lingkaran hitam di bawah mata merupakan bayangan dari kelopak mata atau cekungan yang terbentuk di bawah mata karena proses penuaan. Beberapa penyebab paling umum lingkaran bawah mata yang sebenarnya adalah:

  • Alergi
  • Dermatitis atopik atau eksim
  • Dermatitis kontak
  • Kurang tidur
  • Hay fever, rhinitis allergic atau alergi serbuk sari bunga.
  • Keturunan
  • Pigmentasi yang tidak beraturan, terutama pada orang-orang keturunan Afrika atau Asia
  • Menggosok atau menggaruk mata
  • Paparan sinar matahari yang memicu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak melanin yang memberikan warna pada kulit
  • Penipisan kulit, kehilangan lemak serta kolagen karena penuaan (yang dapat membuat pembuluh darah yang berwarna biru-kemerahan di bawah mata tampak lebih jelas)
  • Kebiasaan mengonsumsi kafein dan alkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga lingkaran hitam di bawah mata tampak semakin jelas

Lingkaran hitam pada mata ringan sampai sedang dapat diatasi dengan perawatan sederhana dan tidak mahal, seperti:

  • Kompres mata dengan menggunakan sesuatu yang dingin. Hal ini dapat membantu, karena pembuluh darah yang melebar di bawah mata dapat berkontribusi pada lingkaran hitam di bawah mata. Anda dapat mengompresnya dengan sekantong es batu yang dibungkus dengan kain lembut di daerah itu. Tujuannya untuk membuat pembuluh-pembuluh darah menyempit.
  • Memakai bantal tambahan. Tinggikan posisi kepala dengan dua bantal atau lebih untuk mencegah bengkak yang terjadi, ketika terdapat pengumpulan cairan di kelopak mata bawah akibat gravitasi. Sebagai opsi lain, tidurlah dengan posisi telentang.
  • Tidur yang cukup. Kurangnya tidur pada malam hari biasanya tidak menyebabkan lingkaran di bawah mata. Namun, kurang tidur dapat membuat kulit terlihat lebih pucat, sehingga bayangan dan lingkaran yang telah ada menjadi semakin jelas.
  • Hindari konsumsi alkohol dan kafeina.
  • Hindari kebiasaan merokok. Merokok dapat menyebabkan kekeringan pada kulit wajah.
  • Mengoleskan krim yang mengandung retinol, serta vitamin C dan E untuk membantu mencerahkan warna hitam di bawah mata.
  • Tutupi dengan riasan. Menggunakan concealer tipis-tipis di bawah mata dapat menyamarkan mata panda. Pilih concealer yang senada dengan warna kulit.
  • Bersihkan riasan wajah dan mata sebelum tidur supaya tidak menyebabkan mata berair dan bengkak keesokan harinya.
  • Lindungilah wajah dan mata dari paparan sinar matahari ketika sedang beraktivitas diluar ruangan dengan menggunakan kacamata hitam, topi, dan tabir surya.

Jika perubahan warna dan pembengkakan tampak hanya pada bagian bawah satu mata dan terlihat semakin memburuk dari waktu ke waktu, segera berkonsultasi dengan dokter. Jika Anda menginginkan solusi yang lebih permanen daripada hanya memakai concealer dan krim yang dijual bebas, kunjungi dokter kulit untuk meminta saran.

Dokter dapat merekomendasikan krim maupun kombinasi perawatan untuk menghapus maupun mengurangi perubahan warna, bergantung penyebab lingkaran di bawah mata. Terapi laser atau pengelupasan kulit dengan memakai bahan kimia dapat membantu dalam beberapa kasus. Cekungan yang menyebabkan bayangan dapat dihaluskan dengan pengisi atau filler dengan cara disuntikkan. Operasi dapat dilakukan untuk menghilangkan kelopak mata yang bengkak.

Lingkaran gelap di bawah mata biasanya bukan masalah medis. Pengobatan di rumah untuk lingkaran hitam di bawah mata akan membantu untuk mengatasi kondisi ini.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/dark-circles-under-eyes/basics/definition/sym-20050624
Diakses pada 8 Oktober 2018

Artikel Terkait