Gigi & Mulut

Lidah Berwarna Ungu

Diterbitkan: 18 Mar 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Lidah Berwarna Ungu
Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda dengan lapisan putih, bukan berwarna ungu
Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda dengan lapisan putih, namun, beberapa hal dapat mengakibatkan berubahnya warna menjadi lidah ungu. Lidah ungu biasanya bukan merupakan kondisi yang berbahaya, namun, di beberapa kasus, hal ini dapat menjadi gejala dari penyakit tertentu.Jika bukan karena pewarna makanan yang menempel, lidah yang terdiri dari otot, jaringan mukosa dan tonjolan kecil yang disebut papila, sering kali dapat merespon masalah kesehatan yang sedang dialami tubuh. Misalnya, ketika bakteri tumbuh dalam jumlah yang tidak wajar di lidah, atau ketika tubuh kekurangan nutrisi.Biasanya, perubahan warna pada lidah dapat diatasi dengan perawatan gigi dan mulut yang baik. Akan tetapi, tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, lidah ungu mungkin membutuhkan penanganan medis. Mengetahui penyebab lidah ungu adalah langkah utama untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Sejumlah kondisi berikut dapat menyebabkan lidah ungu, antara lain:1. Pewarna makanan yang menempel di lidahPenyebab paling umum dari lidah ungu adalah noda yang berasal dari makanan dan minuman tertentu. Banyak makanan mengandung pewarna yang dapat membuat lidah menjadi ungu, misalnya pada makanan dan minuman berikut ini:
  • Jus anggur
  • Jus bluberi
  • Buah bit dan olahannya
  • Es krim atau camilan beku berwarna ungu atau biru
  • Frosting atau icing berwarna
  • Permen berwarna
2. CederaApabila lidah terluka akibat cedera, misalnya saat tidak sengaja tergigit, luka dapat terjadi yang kemudian menghasilkan perubahan warna menjadi kemerahan atau ungu.3. Sirkulasi darah yang bermasalahLidah ungu atau biru bisa menjadi tanda bahwa darah tidak memberikan cukup oksigen ke jaringan tubuh. Perubahan warna menjadi ungu kebiruan yang terjadi karena hal tersebut disebut sianosis. Sianosis dapat disebabkan oleh masalah yang memengaruhi paru-paru atau jantung, seperti penyakit arteri koroner atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Perubahan warna ini bisa terjadi di berbagai area tubuh, termasuk di lidah.4. Kekurangan Vitamin B2Vitamin B2 yang juga dikenal sebagai riboflavin adalah vitamin yang larut dalam air. Kurangnya vitamin B2 dalam tubuh dapat memengaruhi selaput lendir, termasuk lidah mengalami pembengkakan dan perubahan warna.5. Bakteri Jenis bakteri tertentu dalam mulut dengan jumlah yang tinggi dapat membuat lapisan putih di permukaan lidah berubah warna menjadi ungu. Umumnya, kondisi ini tidak terlalu berbahaya dan dapat diatasi dengan menyikat lidah dengan lembut menggunakan sikat gigi atau sikat lidah. Tujuannya adalah untuk membantu menghilangkan lapisan ungu tersebut serta mencegah penumpukan bakteri, sel mati, dan kotoran lainnya.6. Varises sublingualVarises adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah vena terpilin dan membesar karena pembengkakan. Varises sublingual adalah varises yang terjadi di lidah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya tonjolan pembuluh darah berwarna ungu atau biru yang terlihat menjalar di sepanjang sisi bawah dan samping lidah.7. Penyakit AddisonPenyakit Addison terjadi ketika kelenjar adrenal tidak menghasilkan cukup hormon tertentu seperti kortisol atau aldosteron. Gejala yang ditunjukkan biasanya berupa kelelahan, kulit yang menggelap dan lidah yang berubah warna menjadi ungu.8. Obat-obatan tertentuObat-obatan tertentu seperti obat dari golongan bismuth subsalicylate yang digunakan untuk masalah pencernaan dapat menimbulkan efek berupa lidah ungu. Selain itu, sebuah studi menyatakan bahwa lidah ungu adalah salah satu efek samping yang langka terjadi akibat pemberian Peginterferon Alfa 2-A dan Ribavirin. Kedua obat tersebut merupakan obat-obatan yang diberikan untuk pengobatan hepatitis C.9. Lidah berbuluLidah berbulu adalah suatu kondisi ketika lidah memiliki lapisan abnormal yang tampak seperti bulu. Biasanya “bulu-bulu” tersebut membuat lidah dapat terlihat berwarna, termasuk warna ungu hingga hitam.10. TumorHemangioma adalah tumor bersifat non-kanker yang tumbuh di pembuluh darah yang melebar. Meski tidak terlalu umum, tumor ini bisa muncul di rongga mulut, termasuk di lidah. Kondidi ini dapat menghasilkan pembengkakan yang tampak seperti memar atau benjolan berwarna ungu di lidah.11. Peningkatan Jumlah TrombositPada suatu penelitian yang diadakan 2016 lalu, dikemukakan bahwa lidah ungu yang tampak kebiruan memiliki kaitan dengan peningkatan jumlah trombosit, serta berkorelasi erat dengan kambuhnya kanker ovarium epitelial.12. Penyakit KawasakiLidah ungu juga bisa menjadi gejala dari penyakit Kawasaki. Penyakit ini adalah kondisi langka yang dapat menyebabkan demam akut yang disertai peradangan pada dinding arteri berukuran sedang di sepanjang tubuh.13. Penyakit Osler-Weber-Rendu Penyakit turunan ini dikenal juga sebagai telangiektasis hemoragik herediter. Gejala yang ditunjukkan dapat berupa munculnya bintik kemerahan atau warna ungu di lidah.14. COVID-19Sebuah riset yang dilakukan di tahun 2020 mengemukakan bahwa COVID-19 dapat menghasilkan perubahan warna pada lidah. Pasien yang didiagnosis COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang biasanya memiliki lidah berwarna merah terang dengan lapisan putih. Sedangkan, pasien dengan gejala yang parah memiliki lidah ungu dengan lapisan kuning. Meski begitu, penelitian ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dapat dijadikan acuan pasti.
Lidah ungu yang tidak terkait dengan makanan atau minuman berwarna harus dikonsultasikan pada dokter. Terlebih apabila lidah ungu disertai dengan tanda darurat medis, meliputi:
  • Nyeri dada
  • Berkeringat banyak
  • Sulit bernafas
  • Tersedak
  • Pusing
  • Tekanan darah rendah
  • Penurunan kesadaran
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4607988/
Diakses pada 11 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/purple-tongue#treatment
Diakses pada 11 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/tongue-color#color-meanings
Diakses pada 11 Maret 2021
Journal of Traditional Chinese Medicine. https://www.researchgate.net/publication/303906475_Purple-bluish_tongue_is_associated_with_platelet_counts_and_the_recurrence_of_epithelial_ovarian_cancer
Diakses pada 11 Maret 2021
American Journal of Gastroenterology. https://journals.lww.com/ajg/fulltext/2012/10001/purple_tongue__a_rare_side_effect_resulting_from.1016.aspx
Diakses pada 11 Maret 2021
Integrative Medicine Research. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2213422020301256
Diakses pada 11 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email