Lidah geografik adalah keadaan peradangan pada permukaan lidah yang tidak berbahaya. Pada kondisi normal, lidah menusia dipenuhi dengan benjolan kecil berwarna putih kemerahan (papillae). Papillae atau papilla ini berfungsi sebagai indera pengecap.

Pada lidah geografik, papillae tersebut hilang. Sebagai gantinya, muncul bercak kemerahan dengan permukaan datar serta tepi agak naik seperti ‘pulau’.

Istilah lidah geografik muncul karena bercak-bercak membuat lidah seakan-akan seperti peta yang terdiri dari ‘pulau-pulau’. Lesi ini akan sembuh di satu area, namun kemudian akan timbul lagi di area lain pada lidah.

Walau lidah geografik kelihatan mengkhawatirkan, kondisi ini tidak menyebabkan masalah kesehatan dan tidak berhubungan dengan infeksi ataupun kanker.

Gejala lidah geografik bisa langsung terlihat dari bercak kemerahan yang khas. Bercak ini dapat memiliki karakteristik berupa:

  • Tepi tidak rata.
  • Memiliki tepi putih atau berwarna lebih terang.
  • Permukaan halus pada beberapa area lidah.
  • Ukuran, bentuk, dan gradasi warna bercak yang bervariasi.
  • Muncul di satu area lidah, kemudian berpindah ke area lidah yang lain.
  • Hilang timbul secara cepat dalam hitungan hari, minggu, atau bulan.
  • Berlangsung selama bertahun-tahun.

Penderita lidah geografik juga dapat mengalami ketidaknyamanan. Mulai dari sensasi seperti terbakar dan nyeri, serta sensitif terhadap makanan pedas, asam, panas, asap rokok, dan pasta gigi.

Hingga saat ini, penyebab lidah geografik belum diketahui secara pasti. Namun para pakar menduga bahwa faktor-faktor berikut ini bisa meningkatkan risikonya:

  • Faktor keturunan.
  • Kekurangan vitamin B.
  • Iritasi akibat makanan panas, pedas, atau alkohol.

Dokter akan terlebih dahulu menanyakan tentang gejala yang Anda rasakan. Lalu, dokter melakukan pemeriksaan fisik, terutama pada lidah dan rongga mulut.

Melalui bercaknya yang khas, dokter biasanya sudah bisa memastikan diagnosis lidah geografik. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan kelenjar getah bening, suhu tubuh untuk mendeteksi ada tidaknya demam, dan sebagainya.

Selain itu, pemeriksaan penunjang pun bisa dianjurkan guna menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit lain. Serangkaian pemeriksaan ini meliputi:

  • Tes darah

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi ada tidaknya peradangan, infeksi, atau kekurangan nutrisi. Tes darah juga memungkinkan dokter untuk mengetahui ada tidaknya penyakit lain yang mungkin menyebabkan lidah geografik.         

  • Biopsi pada mukosa lidah

Pengambilan sampel jaringan di permukaan lidah mungkin diperlukan apabila lidah geografik tidak juga menghilang dalam beberapa minggu.

Pengobatan lidah geografik belum ada yang khusus secara medis. Pasalnya, sebagian besar lesi atau gejalanya akan hilang dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu.

Meski begitu, dokter dapat menyarankan beberapa langkah di bawah ini untuk mempercepat penyembuhan lidah geografik:

  • Obat antinyeri, seperti ibuprofen atau natrium naproksen.
  • Obat antiperadangan untuk mengurangi peradangan pada lidah dan rongga mulut.
  • Obat kumur dengan kandungan obat bius ringan mungkin diresepkan oleh dokter untuk mengurangi rasa nyeri dan iritasi pada lidah.
  • Menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu iritasi. Misalnya, makanan pedas, panas, asam, asin, atau manis.
  • Menghindari pasta gigi dengan rasa tertentu karena dapat semakin mengiritasi lidah.

Hindarilah makanan yang mengiritasi lidah dan rongga mulut. Contohnya, makanan yang terlalu panas atau pedas, dan makanan serta minuman yang mengandung alkohol.

Segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami:

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.

Saat pemeriksaan, dokter mungkin akan mengajukan beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Sejak kapan Anda mengalami gejala tersebut?
  • Apakah Anda sering mengonsumsi makanan yang mengiritasi lidah?
  • Apakah ada keluarga kandung Anda yang mengalami kondisi yang sama?
  • Apa saja riwayat penyakit yang sedang atau pernah Anda alami?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis lidah geografik. Dengan ini, Anda pun bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/geographic-tongue/symptoms-causes/syc-20354396
Diakses pada 11 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/geographic-tongue
Diakses pada 11 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/geographic-tongue
Diakses pada 11 Desember 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001049.htm
Diakses pada 11 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319342.php
Diakses pada 11 Desember 2019

Artikel Terkait