Gigi & Mulut

Lidah Berbulu

Diterbitkan: 17 Mar 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Lidah Berbulu
Meskipun lidah terlihat seperti berbulu, tidak ada pertumbuhan rambut yang terlibat
Lidah berbulu adalah suatu kondisi ketika lidah memiliki lapisan abnormal yang tampak seperti bulu. Biasanya “bulu-bulu” tersebut membuat lidah seperti berwarna hitam, tapi kadang juga dapat terlihat berwarna cokelat, putih, hijau atau merah muda.  Meskipun penampilannya terlihat seperti bulu, hal ini tidak ada hubungannya dengan pertumbuhan rambut yang sebenarnya. Lidah berbulu terjadi ketika sel mati yang berada pada filiform papillae (FP) tidak terlepas sebagaimana mestinya dan terjadi penumpukan.FP adalah benjolan kecil berbentuk kerucut yang ada di permukaan lidah. Panjangnya biasanya sekitar 1 milimeter dan biasa ditemukan di dua pertiga bagian depan lidah yang tidak memiliki indra perasa.Lidah berbulu atau lingua villosa nigra ini umumnya bukan merupakan kondisi yang berbahaya dan bersifat sementara. Akan tetapi bentuk FP yang lebih panjang dari biasanya, dapat dengan mudah terkontaminasi oleh bakteri, jamur, sisa makanan, atau zat lainnya yang terperangkap di area tersebut.Lidah berbulu hitam biasanya dapat sembuh dengan menjaga kebersihan mulut serta mengobati kemungkinan penyebab atau faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi ini. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab lidah berbulu untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Sejumlah kondisi berikut dapat menjadi penyebab lidah berbulu, di antaranya adalah:

1. Kebersihan mulut yang buruk

Hal ini dapat menyebabkan penumpukan bakteri atau jamur, yang menyebabkan lidah berbulu.

2. Zat tertentu

Penggunaan tembakau, konsumsi alkohol, kopi atau teh yang berlebihan dapat memicu kondisi lidah berbulu.

3. Dehidrasi atau mulut kering

Dehidrasi ataupun mulut kering (xerostomia) dapat mengurangi kelembapan di mulut. Hal tersebut dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami lidah berbulu.

4. Obat-obatan tertentu

Antibiotik dapat mengakibatkan perubahan flora normal di mulut yang dapat memicu terjadinya lidah berbulu. Selain itu, obat untuk penyakit asam lambung seperti penghambat pompa proton juga dapat menyebabkan kondisi ini.

5. Terapi radiasi

Terapi radiasi terutama di area kepala dan leher dapat meningkatkan peluang terjadinya lidah berbulu pada seseorang.

6. Produk kebersihan mulut

Jenis obat kumur tertentu yang mengandung zat pengoksidasi seperti peroksida dapat mengiritasi lidah dan menyebabkan lidah berbulu.

7. Kurangnya produksi air liur

Kurangnya air liur dapat menyebabkan keratin pada papila lidah menempel lebih lama dari seharusnya sehingga sel mati di lidah tidak terlepas sepenuhnya.

8. Kondisi kesehatan tertentu

Jika lidah berbulu terlihat putih, kemungkinan hal itu disebabkan oleh penyakit tertentu seperti leukoplakia yang dipicu oleh Epstein-Barr virus atau HIV/AIDS.
Lidah berbulu biasanya hanya bersifat sementara dan umumnya dapat diatasi dengan menjaga kebersihan mulut sekaligus menghindari faktor penyebab dari kondisi ini. Namun, apabila perawatan mandiri tidak membuahkan hasil, Anda dapat berkonsultasi dengan pada dokter, termasuk dokter gigi.Dokter akan memeriksa lidah Anda dan mengevaluasi kondisinya. Jika perlu, dokter dapat menjalankan prosedur biopsi sebagai penunjang diagnosis. Pada kasus yang jarang terjadi, perawatan menggunakan obat-obatan atau operasi pembedahan mungkin diperlukan.
American Academy of Oral Medicine. https://www.aaom.com/hairy-tongue
Diakses pada 1 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/black-hairy-tongue/diagnosis-treatment/drc-20356080
Diakses pada 1 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/hairy-tongue#
Diakses pada 1 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320201#
Diakses pada 1 Maret 2021
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/black-hairy-tongue
Diakses pada 1 Maret 2021
Dermnetnz. https://dermnetnz.org/topics/hairy-tongue/
Diakses pada 1 Maret 2021
Brigham and Womens. https://www.brighamandwomens.org/assets/BWH/surgery/oral-medicine-and-dentistry/pdfs/coated-hairy-tongue-bwh.pdf
Diakses pada 1 Maret 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4138463/
Diakses pada 1 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email