Lichen Planus

Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Mengidap hepatitis C meningkatkan risiko seseorang terkena lichen planus.
Lichen planus dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan atau tahun.

Pengertian Lichen Planus

Lichen planus ditandai oleh ruam datar, berwarna ungu atau kemerahan pada kulit. Kondisi ini merupakan peradangan yang dapat memengaruhi kulit, rambut, kuku serta selaput lendir. Gejala lain lichen planus adalah iritasi, kemerahan dan kerontokan rambut. Walaupun menggangu, kondisi ini bukanlah kondisi yang serius dan tidak dapat menular.

Lichen planus dipicu oleh respons sistem kekebalan tubuh atau dapat muncul bersamaan dengan penyakit autoimun (kondisi saat sel pertahanan tubuh menyerang sel tubuh sendiri karena menganggap sel tubuh sebagai benda asing).

 

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala-gejala lichen planus, antara lain:

  • Gatal
  • Benjolan dengan permukaan rata berwarna ungu kemerahan, paling sering pada lengan bagian dalam, pergelangan tangan atau pergelangan kaki, dan dapat juga terjadi pada bagian luar alat kelamin
  • Bercak putih di mulut (di pipi bagian dalam, gusi, bibir atau lidah)
  • Ulkus (luka) di mulut atau vagina yang nyeri
  • Rambut rontok atau perubahan warna kulit kepala
  • Kerusakan kuku

Penyebab

Lichen planus terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel kulit atau membran mukosa (selaput lendir seperti dalam rongga mulut atau dalam alat kelamin). Penyebab respons sistem kekebalan tubuh tersebut tidak diketahui. Lichen planus dapat terjadi pada siapapun dan pada usia berapa pun.

Faktor yang dapat meningkatkan risiko perkembangan lichen planus, yaitu:

  • Memiliki penyakit infeksi virus seperti hepatitis C
  • Terpapar bahan kimia (alergen) tertentu, seperti:
    • Antibiotik
    • Arsenik
    • Senyawa iodida
    • Diuretik
    • Beberapa jenis pewarna tertentu
    • Obat-obatan lainnya

Diagnosis

Dokter umum atau spesialis kulit akan memeriksa ruam atau benjolan dan mendiagnosis keadaan pasien. Untuk mengonfirmasi diagnosis, dokter dapat melakukan tes lebih lanjut, seperti biopsi dan tes alergi. Biopsi merupakan pengambilan sampel kecil sel kulit untuk diuji lebih lanjut di laboratorium. Pemeriksaan lain yang dapat direkomendasikan adalah tes hepatitis C, jika ada kecurigaan yang mengarah kepada infeksi hepatitis C.

Pengobatan

Lichen planus dapat hilang dalam beberapa bulan atau tahun tanpa pengobatan apapun. Namun jika gejala sangat mengganggu, dokter dapat merekomendasikan terapi.

Tidak ada obat untuk mengobati lichen planus. Pengobatan ditujukan untuk mengobati gejala yang ditimbulkan serta faktor pemicu jika diketahui. Obat-obatan yang dapat di rekomendasikan dokter, antara lain:

  • Retinoid (vitamin A)
  • Kortikosteroid untuk mengurangi peradangan
  • Antihistamin untuk mengurangi peradangan jika ruam dipicu oleh alergen
  • Krim non-steroid untuk membantu membersihkan ruam
  • Terapi sinar ultraviolet

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera temui dokter jika Anda memiliki benjolan kecil atau ruam pada kulit tanpa alasan yang jelas dan jika Anda mengalami gejala apapun yang berhubungan dengan lichen planus mulut, alat kelamin, kulit kepala atau kuku.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum konsultasi dengan dokter, ada baiknya Anda membuat daftar:

  • Gejala yang Anda alami
  • Semua obat, vitamin dan suplemen yang Anda konsumsi, serta dosisnya
  • Pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosis keadaan Anda. Pertanyaan tersebut diantaranya adalah:

  • Di mana lokasi ruam atau benjolan tersebut?
  • Apakah ruam tersebut gatal, menyakitkan atau tidak nyaman?
  • Apakah Anda memiliki alergi?
Referensi

Healthline.  https://www.healthline.com/health/lichen-planus
Diakses pada 22 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lichen-planus/symptoms-causes/syc-20351378
Diakses pada 22 November 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/lichen-planus/
Diakses pada 22 November 2018

Web MD.https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/qa/what-is-lichen-planus
Diakses pada 22 November 2018

Back to Top