Kanker

Leukemia Akut

09 Jun 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Leukemia Akut
Leukemia akut berasal dari sel darah di sumsum tulang
Leukemia akut adalah penyakit tumor ganas yang berasal dari sel darah pada sumsum tulang. Kondisi ini merupakan salah satu jenis kanker darah yang  disebut akut karena perkembangannya terjadi dengan cepat, jika tidak diberi penanganan dengan tepat. 

Jenis-jenis leukemia akut

Leukemia jenis akut dibagi menjadi dua kategori, berdasarkan asal sel tumornya. Berikut penjelasannya:
  • Leukemia limfoblastik akut (LLA)

Jenis penyakit leukemia ini memengaruhi sel-sel limfoid (limfosit), yang membentuk jaringan limfoid atau limfatik. Jaringan limfatik berfungsi untuk membentuk sistem kekebalan tubuh.LLA merupakan penyakit ganas pada anak-anak yang paling banyak ditemukan. Usia puncak terjadinya LLA adalah sekitar umur dua hingga lima tahun. Anak laki-laki juga cenderung lebih banyak diserang kanker ini daripada anak perempuan.
  • Leukemia mielositik akut (LMA)

Kondisi ini memengaruhi sel darah putih, sel darah merah dan bekuan darah pada sumsum tulang. Leukemia akut jenis ini terjadi lebih banyak pada orang dewasa dengan puncak usia sekitar 65 tahun.Bila menjalani perawatan dengan saksama, angka harapan hidup lima tahun pada orang dengan LLA adalah 20% untuk dewasa dan 80% untuk anak-anak dan remaja. Sementara angka harapan hidup lima tahun pada orang dengan LMA yang menerima perawatan adalah 30%. 
Leukemia Akut
Dokter spesialis Onkologi
GejalaMudah memar, sesak napas, kulit pucat
Faktor risikoKelainan genetik, terpapar radiasi
Metode diagnosisTes darah, tes sumsum tulang
PengobatanKemoterapi, transplantasi sumsum tulang
ObatObat-obatan kemoterapi
KomplikasiSindrom lisis tumor, Leukostasis
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala leukemia akut
Secara umum, tanda dan gejala leukemia akut meliputi:
  • Jumlah sel darah putih rendah
  • Infeksi
  • Rasa lelah yang tak kunjung hilang dengan istirahat
  • Sesak napas
  • Kulit pucat
  • Berkeringat di malam hari
  • Demam ringan
  • Mudah memar
  • Sakit tulang dan sendi
  • Penyembuhan luka yang lambat
  • Timbul titik-titik merah kecil di bawah kulit
Terdapat pula sejumlah gejala yang spesifik pada tiap jenis leukemia akut. Beberapa di antaranya adalah:

Gejala spesifik LLA

  • Gusi berdarah
  • Mimisan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher, ketiak, perut atau selangkangan
  • Penurunan berat badan
  • Kulit pucat

Gejala spesifik LMA

  • Sering demam dan infeksi
  • Mudah memar atau berdarah
  • Nyeri tulang dan sendi
 
Hingga kini, penyebab leukemia akut belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko leukimia akut tersebut meliputi:
  • Infeksi virus Human T-lymphotropic virus (HTLV)
  • Faktor lingkungan (seperti paparan benzene, radiasi, rokok, dan obat-obatan kemoterapi) 
  • Memiliki kelainan genetik, seperti sindrom Down
  • Memiliki saudara kandung dengan leukemia limfositik akut (ALL)
 
Diagnosis leukemia akut dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes sumsum tulang. Berikut penjelasannya
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan mencari tanda-tanda fisik leukemia, seperti kulit pucat karena anemia, pembengkakan kelenjar getah bening, dan pembesaran hati dan limpa.
  • Tes darah

Tes darah berguna untuk membantu dokter, menentukan apakah Anda memiliki kadar sel darah merah atau putih atau trombosit yang tidak normal, yang mungkin menunjukkan leukemia.Tes darah juga dapat menunjukkan adanya sel-sel leukemia, meskipun tidak semua jenis leukemia menyebabkan sel-sel leukemia bersirkulasi dalam darah. Terkadang sel leukemia tetap berada di sumsum tulang.
  • Tes sumsum tulang

Dokter mungkin merekomendasikan prosedur untuk mengambil sampel sumsum tulang dari tulang pinggul. Sumsum tulang diangkat menggunakan jarum panjang dan tipis. Setelah itu sampel dikirim ke laboratorium untuk mencari sel leukemia.Tes khusus sel leukemia dapat menunjukkan karakteristik tertentu yang digunakan untuk menentukan pilihan pengobatan sesuai kondisi. 
Cara mengobati leukemia akut umumnya akan tergantung dari jenis leukemia akut yang di derita.Beberapa pilihan cara mengobati leukemia akut yang diberikan dokter, yaitu:
  • Kemoterapi

Kemoterapi adalah cara mengobati leukemia yang paling utama. Pengobatan ini dilakukan dengan cara menggunakan bahan kimia untuk membunuh sel leukemia.Tergantung pada jenis leukemia yang Anda miliki, Anda mungkin menerima jenis obat tunggal atau kombinasi obat. Obat ini bisa berbentuk pil, atau bisa disuntikkan langsung ke pembuluh darah.
  • Terapi radiasi

Terapi radiasi (radioterapi) menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi lainnya untuk merusak sel-sel leukemia dan menghentikan pertumbuhannya. Selama terapi radiasi, Anda berbaring di atas meja sementara mesin besar yang bergerak di sekitar tubuh dan mengarahkan radiasi ke titik-titik yang tepat di tubuh.Anda mungkin menerima radiasi di satu area tertentu dari tubuh di mana terdapat kumpulan sel leukemia, atau Anda mungkin menerima radiasi di seluruh tubuh. Terapi radiasi dapat digunakan untuk mempersiapkan transplantasi sumsum tulang.
  • Transplantasi sumsum tulang

Transplantasi sumsum tulang juga disebut transplantasi sel punca (stem cell). Pengobatan ini berfungsi untuk membantu membangun kembali sel induk yang sehat dengan mengganti sumsum tulang yang tidak sehat dengan sel induk bebas leukemia yang akan meregenerasi sumsum tulang yang sehat.Sebelum transplantasi sumsum tulang, pasien akan menerima kemoterapi atau terapi radiasi dosis tinggi untuk menghancurkan sumsum tulang penghasil leukemia. Kemudian, pasien menjalani infus sel induk pembentuk darah yang membantu membangun kembali sumsum tulang. 

Komplikasi leukemia akut

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi leukemia akut:
 
Cara mencegah leukemia akut tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti. 
Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada leukemia akut, segera konsultasikan dengan dokter. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait leukemia akut?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis leukemia akut agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Cancer Center. https://www.cancercenter.com/cancer-types/leukemia/types
Diakses pada 6 April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/chronic-vs-acute-leukemia
Diakses pada 6 April 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/leukemia/diagnosis-treatment/drc-20374378
Diakses pada 6 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email