Lentigo

Ditulis oleh Lenny Tan
Ditinjau dr. Reni Utari
Lentigo merupakan penyakit kulit yang disebabkan paparan sinar UV (ultraviolet)
Lentigo ditandai dengan adanya bintik coklat atau kehitaman pada kulit yang sering terpapar matahari.

Pengertian Lentigo

Lentigo merupakan bintik-bintik berwarna cokelat atau hitam pada kulit. Bintik-bintik ini bisa muncul secara lambat atau tiba-tiba pada kulit, seiring bertambahnya usia.

Biasanya, bintik lentigo terdapat pada area yang sering terpapar sinar matahari untuk jangka panjang (selama bertahun-tahun). Misalnya, wajah, tangan, dan bahu.

Lentigo bisa memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Namun bintik-bintik ini tidak berbahaya dan tidak perlu diobati.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Lentigo dapat memengaruhi semua jenis kulit. Namun kondisi ini biasanya akan lebih rentan dialami oleh orang berkulit terang. Gejala dari lentigo umumnya meliputi:

  • Muncul bintik-bintik yang biasanya berwarna cokelat atau hitam.
  • Timbul pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari selama bertahun-tahun, seperti punggung tangan, punggung kaki, wajah, bahu, dan punggung bagian atas.
  • Bintik berbentuk oval dan memiliki permukaan datar, dengan peningkatan pigmentasi.
  • Ukuran bintik umumnya sekitar 13 milimeter dan berkelompok sehinggga mudah terlihat.

Penyebab

Bintik usia lentigo biasa terjadi akibat paparan dari radiasi sinar ultraviolet (UV). Meski demikian, risiko munculnya kondisi ini biasanya akan lebih tinggi pada orang yang:

  • Menggunakan lampu tanning dan tanning bed.
  • Pernah menjalani fototerapi atau terapi radiasi.
  • Berkulit terang atau putih.
  • Sering terpapar sinar matahari atau pernah mengalami sengatan matahari.
  • Memiliki anggota keluarga dengan kondisi yang sama.

Diagnosis

Lentigo umumnya tidak perlu pemeriksaan dari dokter. Namun bila Anda ragu, kondisi Anda layak untuk diperiksa. Pasalnya, dokter dapat melakukan proses diagnosis lebih akurat dan memastikan bahwa tidak adanya tanda-tanda kanker kulit.

Pada saat konsultasi, dokter akan mendiagnosis dengan cara melakukan biopsi atau pengambilan sampel jaringan kulit. Sampel ini kemudian akan diperiksa di laboratorium. Proses ini juga akan menghapus kemungkinan adanya penyakit lain, seperti kanker kulit atau gangguan kulit lainnya.

Pengobatan

Karena bukan termasuk masalah medis, lentigo biasanya tidak memerlukan pengobatan atau perawatan medis tertentu. Tetapi bila ingin mengurangi atau menghilangkannya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Terapi sinar laser untuk menghancurkan penghasil melanosit tanpa merusak permukaan kulit.
  • Pembekuan atau cryotherapy untuk menghancurkan pigmen tambahan agar kulit tampak lebih terang dan biasanya digunakan untuk bintik penuaan.
  • Pengelupasan kulit yang akan membentuk lapisan kulit baru. Prosedur ini memakai teknik pengelupasan kimiawi yang akan membakar kulit Anda. Saat menggunakan teknik ini, kulit akan kemerahan untuk beberapa waktu. Kulit yang menerima perawatan ini butuh perlindungan penuh dari sinar matahari.
  • Obat-obatan, seperti krim pemutih yang mengandung retinoid atau hidrokuinon, juga bisa digunakan untuk memudarkan bintik-bintik dalam beberapa bulan. Selain itu, jangan lupa untuk memakai tabir surya dengan SPF minimal 30.
  • Dermabrasi dengan teknik pengamplasan kulit yang digunakan untuk menghilangkan permukaan kulit agar lapisan kulit baru bisa tumbuh menggantikannya. Teknik ini akan membuat kulit kemerahan sementara dan pembentukan keropeng.

Pencegahan

Anda dapat mencegah terjadinya lentigo dengan melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Menggunakan tabir surya minimal SPF 30
    Oleshkan tabir surya pada 15 sampai 30 menit sebelum berpergian atau keluar ruangan. Dengan ini, kulit akan terlindungi dari sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB).
    Namun ingatlah bahwa tabir surya hanya akan bertahan beberapa jam, jadi Anda sebaiknya kembali mengoleskannya setelah 2 jam atau lebih. Khususnya ketika Anda berenang atau berkeringat.
  • Menutupi kulit
    Anda dapat melindungi kulit dengan mengenakan topi dan memakai baju berlengan panjang atau celana panjang saat berada di luar ruangan. Anda juga bisa memilih dan mengenakan pakaian berlabel UPF (Ultraviolet Protection Factor), yang berarti memiliki perlindungan dari sinar UV.
  • Menghindari Sinar Matahari
    Sinar matahari pada pukul 10 pagi sampai 2 siang memiliki intensitas tinggi. Oleh sebab itu, hindarilah sinar mentari pada jam-jam tersebut.

 

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Konsultasilah dengan dokter ketika Anda menemukan perubahan pada kulit yang terasa mencurigakan. Pasalnya, perubahan tersebut bisa saja menjadi gejala kanker kulit. Terutama jika terjadi hal-hal berikut ini:

  • Ukuran bintik yang melebar dengan cepat.
  • Bintik dengan pinggiran yang tidak beraturan.
  • Disertai gatal, kemerahan, nyeri ketika ditekan, atau perdarahan.
  • Bintik memiliki kombinasi warna yang tidak biasa.
  • Berpigmen gelap.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, persiapkan terlebih dahulu pertanyaan yang sekiranya ingin Anda ajukan. Berikut contohnya:

  • Perubahan mencurigakan seperti apa yang harus saya perhatikan?
  • Bisakah bintik-bintik ini berubah menjadi kanker?
  • Apa yang harus saya lakukan untuk memperbaiki penampilan kulit saya?
  • Apa yang bisa membuat bintik tersebut hilang secara permanen?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Pada saat konsultasi, dokter kemungkinan akan mengajukan sejumlah pertanyaan di bawah ini:

  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah bintik-bintik muncul secara bertahap?
  • Apakah bintik tersebut mengganggu Anda, misalnya terasa gatal atau nyeri ketika ditekan?
  • Apa jenis perlindungan matahari yang Anda gunakan?
  • Apakah Anda melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari secara teratur?
  • Seberapa sering Anda terpapar sinar UV?
  • Apakah Anda pernah mengalami sunburn atau sengatan sinar matahari yang parah?
  • Apakah Anda pernah memerhatikan perubahan lain pada tampilan kulit Anda?
  • Kapan pertama kali Anda mengalami gejala tersebut?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/lentigo
Diakses pada 20 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/age-spots/symptoms-causes/syc-20355859
Diakses pada 20 Desember 2018

Back to Top