Kulit & Kelamin

Kutu Kasur

05 May 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kutu Kasur
Kutu kasur akan mengigit area kulit yang terbuka saat malam hari.
Kutu kasur, atau yang lebih dikenal dengan kutu busuk, adalah serangga kecil penghisap darah yang hidup di celah, sisi, dan sekitar tempat tidur. Kutu kasur berbentuk oval, berwarna coklat, dan tidak memiliki sayap.Kutu ini merupakan salah satu keluarga Cimicidae dengan nama ilmiah Cimex lectularius, salah satu dari 3 spesies kutu yang menggigit manusia. Gigitan kutu busuk biasanya terjadi pada area kulit yang terbuka ketika Anda sedang tidur.Bentuk kutu busuk rata dan terkadang sering disalahartikan sebagai caplak atau kecoak kecil. Saat dewasa, kutu ini berukuran antara 5 hingga 7 mm. Sementara saat masih nimfa, ukurannya hanya sebesar 1,5 mm.Gigitan kutu kasur jarang membahayakan Anda. Hanya saja, kondisi ini kadang menimbulkan infeksi dan reaksi alergi. Oleh karena itu, jika di rumah dicurigai ada kutu busuk segeralah Anda membasmi kutu busuk tersebut. 
Kutu Kasur
Dokter spesialis Kulit
GejalaGatal, kemerahan, bentol, ruam
Faktor risikoKebersihan kamar, lokasi banyak manusia tinggal
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan
ObatAntihistamin, krim antigatal, pereda nyeri
KomplikasiReaksi alergi anafilaksis
Kapan harus ke dokter?Mengalami reaksi alergi yang parah terhadap gigitan kutu kasur
Gigitan kutu tidak selalu muncul setelah seseorang digigit. Gejala biasanya akan timbul dalam beberapa hari. Gigitan kutu kasur akan sangat gatal dan disertai sensasi terbakar pada kulit beberapa hari setelah gigitan. Menggaruk gigitan kutu kasur akan menyebabkan infeksi sekunder yang dapat mengakibatkan pembengkakan dan pendarahan.Gejala yang ditimbulkan gigitan kutu kasur, di antaranya:
  • Dapat menyebabkan benjolan merah gatal pada kulit
  • Biasanya terjadi pada area yang terbuka seperti wajah, leher, tangan atau lengan
  • Sering terjadi pada garis-garis kulit
  • Dapat menyebabkan ruam
  • Dapat terinfeksi bakteri jika tergores dan terasa sakit, memerah, serta bengkak
Gigitan kutu kasur biasanya akan memudar dalam beberapa hari. 
Penyebab kutu kasur tumbuh berkembang dengan subur adalah lokasinya cocok. Salah satunya adalah berada di ruangan dengan suhu 21 hingga 26 derajat Celcius. Adapun gigitan kutu ini bisa menyebabkan infeksi kulit yang kita kenal sebagai selulitis di sekitar lokasi gigitan. 

Faktor risiko kutu kasur

Faktor risiko kutu kasur makin tinggi jika tinggal atau bekerja di tempat yang lalu lintas orangnya tinggi dan padat. Meski demikian, binatang ini bisa hidup di rumah pribadi maupun tempat umum.Adapun lokasi yang lebih berisiko menjadi habitat binatang ini antara lain:
  • Hotel
  • Rumah sakir
  • Penampungan tuna wisma
  • Barak tentara
  • Asrama
  • Kompleks apartemen
  • Perkantoran
 
Diagnosis kutu kasur sebaiknya dilakukan segera setelah Anda mendapat gigitan. Biasanya dokter akan segera mengetahuinya setelah melakukan pemeriksaan fisik.Untuk memastikan keberadaan kutu, periksalah celah-celah di dinding, kasur, dan perabotan. Jika diperlukan, lakukan pemeriksaan pada malam hari pada saat kutu kasur aktif.Carilah tanda-tanda berikut untuk menemukan kutu kasur berikut:
  • Bintik gelap. Bintik bintik ini adalah kotoran kutu kasur.
  • Eksoskeleton kosong. Kutu kasur meretas lima kali sebelum menjadi dewasa. Kulit kosong kutu kasur berwarna kuning pucat.
  • Noda yang berkarat atau kemerah-merahan.Noda darah di seprai jika kutu kasur tidak sengaja terbunuh.
 
Pengobatan kutu kasur dan gigitannya bisa dilakukan dengan beberapa tindakan mandiri di bawah ini:
  • Letakkan kain dingin atau kantong es yang dibungkus dengan handuk pada area yang digigit
  • Gunakan pasta encer dari soda kue dan air
  • Oleskan jenis minyak esensial tertentu, seperti minyak kamper, kamomil, dan lainnya
  • Menjaga kebersihan kulit yang digigit
  • Tidak menggaruk area yang digigit meski gatal untuk membantu menghindari infeksi
Jika perawatan rumahan tidak membantu, beberapa tindakan di bawah ini bisa dilakukan:
  • Mengoleskan krim atigatal
  • Mengonsumsi antihistamil oral
  • Mengonsumsi pereda nyeri
Gejala gigitan kutu kasur biasanya hilang dalam 1 hingga 2 minggu. Pada kondisi tertentu di mana penderita mengalami reaksi alergi, sebaiknya segera minta pertolongan dokter guna mengatasinya. 

Komplikasi kutu kasur

Komplikasi kutu kasur ketika mengigit Anda adalah infeksi dan alergi. Jika gigitan serangga ini menimbulkan infeksi, maka gejala yang mungkin hadir antara lain:
  • Rasa sakit dan nyeri yang menjalar dari gigitan
  • Kemerahan, bengkak, atau hangat di sekitar gigitan
  • Garis atau bintik merah di dekat gigitan
Nnanah atau keluar cairan dari gigitan
  • Kulit memiliki lesung pipit
  • Demam
  • Panas dingin
Reaksi alergi mungkin muncul pada seseorang yang memiliki alergi kutu busuk. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan atau rasa gatal yang hebat di sekitar gigitan. Dalam beberapa kasus, gigitan binatang ini juga dapat memicu reaksi yang berpotensi mengancam nyawa yang dikenal sebagai anafilaksis. 
Sulit untuk mencegah kutu kasur karena mereka dapat berpindah secara tidak langsung melalui barang-barang. Mereka juga dapat cepat menyebar dari kamar ke kamar dalam rumah. Ada beberapa hal yang dapat membantu mengurangi risiko gigitan kutu kasur, seperti:
  • Periksa kasur dan tempat tidur serta mengganti sprei secara teratur
  • Hindari membeli kasur bekas
  • Menjaga kamar tetap bersih dan rapi
 
Jika mengalami reaksi alergi atau reaksi kulit yang parah terhadap gigitan kutu kasur, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan.
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat rwayat sering travellingatau tempat tinggal baru
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kutu kasur?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kutu kasur agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bedbugs
Diakses pada 29 November 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/bed-bug-bites
Diakses pada 29 November 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bedbugs/symptoms-causes/syc-20370001
Diakses pada 29 November 2018
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/bed_bugs/article.htm
Diakses pada 29 November 2018
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318083
Diakses pada 5 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email