Kulit & Kelamin

Kutil

20 Oct 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kutil
Kutil disebabkan oleh HPV dan bisa menular
Kutil adalah penebalan kulit yang terasa kasar dan sering muncul pada jari tangan atau jari kaki. Penyakit kulit ini biasanya memiliki pola titik-titik hitam kecil.Gangguan kulit ini disebabkan oleh virus HPV yang disebarkan melalui sentuhan. Beruntung, kondisi ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya.Namun HPV yang menjadi penyebab kondisi ini sangat mudah menular. Penularan bisa terjadi ketika ada kontak langsung dengan kutil. 

Jenis-jenis kutil

Ada beragam jenis kutil berdasarkan lokasi tumbuh dan bentuknya. Jenis-jenis tersebut meliputi:
  • Kutil umum

Kutil umum biasanya tumbuh pada jari tangan dan jari kaki. Namun tidak menutup kemungkinan untuk penyakit ini muncul di bagian lain tubuh.Ciri kutil umum biasanya permukaan yang terasa kasar dengan bagian atas yang membulat. Warnanya juga biasa lebih abu-abu daripada kulit di sekitarnya.
  • Kutil plantar

Kutil plantar biasanya tumbuh di telapak kaki, dan bisa membuat kaki terasa tak nyaman saat berjalan. Dari luar, benjolan ini tampak seperti lubang kecil yang dikelilingi oleh kulit yang mengeras.
  • Kutil datar

Wajah, paha, dan lengan adalah lokasi yang umum ditumbuhi kutil datar. Bentuknya kecil sehingga tidak mudah dikenali. Sementara bagian atasnya berbentuk datar dengan warna merah muda, kecokelatan, atau agak kuning.
  • Kutil filiformis

Kutil filiformis biasa tumbuh di sekitar mulut dan hidung, namun terkadang di leher atau bawah dagu. Ukurannya kecil dengan bentuk seperti lipatan, dan warnanya senada dengan warna kulit pasien.
  • Kutil periungual

Kutil periungual tumbuh di bawah dan sekitar kuku kaki dan tangan. Kehadirannya akan memicu nyeri dan memengaruhi pertumbuhan kuku. 
Kutil
Dokter spesialis Kulit
GejalaBenjolan kecil, berdaging, dan berbintik
Faktor risikoBersentuhan dengan daging mentah, menggunakan kamar mandi umum, memiliki imun lemah
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, biopsi kulit
PengobatanAsam salisilat, cryotherapy, operasi
ObatAsam salililat
KomplikasiNyeri, gangguan penampilan, kanker
Kapan harus ke dokter?Mengalami kutil di wajah atau bagian sensitif seperti alat kelamin dan mulut, perdarahan atau infeksi pada kutil, kutil terasa sakit
Secara umum, gejala kutil meliputi:
  • Benjolan kecil, berdaging, dan berbintik
  • Berwarna seperti daging, merah muda, dan cokelat
  • Permukaan terasa kasar jika disentuh
  • Terdapat titik hitam yang kecil
 
Penyebab kutil adalah infeksi human papilloma virus (HPV). Virus ini dapat menular lewat kontak kulit, kontak seksual, atau kontak tidak langsung (seperti saling pinjam handuk, baju, kaus kaki dengan penderita).Menggigit kuku juga dapat menyebabkan penyebaran kutil. Setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap virus HPV. 

Faktor risiko kutil

Faktor-faktor berikut bisa meningkatkan risiko penyakit ini:
  • Orang dengan profesi yang bersentuhan langsung dengan daging mentah, misalnya pekerja di toko daging atau rumah jagal
  • Orang yang sering menggunakan toilet dan kamar mandi umum, seperti di sekolah atau kolam renang
  • Orang yang tinggal serumah dengan penderita kutil
  • Orang yang memiliki teman sekelas yang mengalami kutil
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pernah menjalani transplantasi organ, menderita kanker, atau mengidap HIV/AIDS
  • Penderita penyakit atopik seperti eksim
 
Untuk menentukan diagnosis kutil, dokter dapat melakukan beberapa metode pemeriksaan berikut:
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa lesi kulit yang terbentuk apda tubuh pasien.
  • Pengecekan lapisan kutil

Dokter akan menggores lapisan atas kutil untuk memeriksa ada tidaknya titik gelap yang umum muncul pada kutil.
  • Biopsi kulit

Biopsi kulit dilakukan oleh dokter dengan mengambil sedikit jaringan dari lesi yang muncul, lalu memeriksanya di laboratorium untuk menemukan penyebabnya. 
Tujuan penanganan medis adalah menghilangkan kutil dan merangsang respons sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus. Proses ini dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Kutil juga cenderung kambuh dan menyebar meski sudah ditangani.Beberapa cara mengobati kutil di bawah ini dapat disarankan oleh dokter:
  • Asam salisilat

Asam salisilat dapat membantu menghilangkan kutil sedikit demi sedikit.
  • Cryotheraphy

Cryotheraphy adalah prosedur membekukan kutil dengan memberikan nitrogen cair. Metode ini juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus penyebabnya.
  • Asam lainnya

Jika asam salisilat atau pembekuan tidak memberikan hasil yang efektif, dokter akan memberikan asam trikloroasetat pada pasien.
  • Operasi kecil

Dokter akan memotong jaringan kutil yang dianggap mengganggu kenyamanan pasien.
  • Terapi laser

Terapi laser digunakan untuk membakar pembuluh darah kecil dan mematikan jaringan yang terinfeksi. Tapi prosedur ini bisa menimbulkan rasa sakit serta bekas luka.Aneka perawatan di atas umumnya efektif seabagi cara menghilangkan kutil. Tapi bukan berarti virus penyebabnya akan otomatis hilang dari tubuh pasien.Virus HPV biasanya tetap bersemayam dalam dalam tubuh pasien dan bisa menyebabkan tumbuhnya kutil baru. 

Komplikasi kutil

Jika terus dibiarkan, penyakit kulit ini bisa memicu komplikasi berupa:
  • Kutil muncul lebih dari satu dan berkumpul, sehingga mengganggu penampilan
  • Infeksi, khususnya jika muncul luka pada kutil karena digaruk
  • Nyeri, misalnya pada kutil plantar yang tumbuh di telapak kaki
  • Kanker karena HPV dan kutil kelamin berkaitan dengan kemunculan kanker serviks, kanker anus, serta kanker tenggorokan
 
Periksakan diri ke dokter jika mengalami:
  • Kutil yang tumbuh di wajah atau bagian sensitif lain, seperti kelamin, mulut, atau lubang hidung
  • Tanda-tanda perdarahan atau infeksi (seperti nanah) di kutil dan kulit sekitarnya
  • Kutil terasa sakit
  • Perubahan warna pada kutil
  • Kutil dan menderita diabetes atau gangguan imun (seperti HIV atau AIDS)
 
Periksakan diri ke dokter jika mengalami:
  • Kutil yang tumbuh di wajah atau bagian sensitif lain, seperti kelamin, mulut, atau lubang hidung
  • Tanda-tanda perdarahan atau infeksi (seperti nanah) di kutil dan kulit sekitarnya
  • Kutil terasa sakit
  • Perubahan warna pada kutil
  • Kutil dan menderita diabetes atau gangguan imun (seperti HIV atau AIDS)
 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kutil?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kutil agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin/warts
Diakses pada 20 Oktober 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-warts/diagnosis-treatment/drc-20371131
Diakses pada 20 Oktober 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/warts_common_warts/article.htm
Diakses pada 20 Oktober 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/warts-and-verrucas/
Diakses pada 20 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/warts-directory
Diakses pada 20 Oktober 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279586/
Diakses pada 20 Oktober 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15045-warts
Diakses pada 20 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email