Kusta

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Gejala utama kusta adalah benjolan, pembengkakan, dan perubahan pada kulit.
Risiko terkena kusta pada anak-anak relatif lebih besar daripada orang dewasa. 

Pengertian Kusta

Kusta atau juga dikenal sebagai penyakit Hansen atau lepra adalah sebuah infeksi yang menyebabkan pembengkakan kulit dan kerusakan saraf parah di bagian lengan, kaki dan kulit di seluruh badan.

Penyakit kusta pada dasarnya tidak terlalu menular. Risiko penularan cenderung tinggi ketika seseorang memiliki kontak langsung dan berulang dengan cairan yang keluar dari mulut atau hidung pasien kusta yang tidak diobati. Risiko terkena kusta pada anak-anak relatif lebih besar daripada orang dewasa. 

Pada saat ini, terdapat sekitar 180 ribu orang di seluruh belahan dunia yang terinfeksi kusta menurut badan kesehatan dunia (WHO), dan mayoritas terdapat di Afrika dan Asia.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Kusta secara utama menyerang kulit dan sistem saraf di luar otak dan tulang belakang, yang juga disebut saraf perifer. Penyakit ini juga menyerang mata dan jaringan tipis di sekitar hidung. Gejala-gejala utamanya adalah sebagai berikut:

  • Pembengkakan dan perubahan bentuk kulit
  • Benjolan di permukaan kulit yang tidak hilang setelah beberapa minggu atau bulan
  • Mati rasa di bagian tangan dan kaki (akibat rusaknya sistem saraf)
  • Kehilangan fungsi otot

Pada umumnya, gejala-gejala utama akan muncul setelah 3-5 tahun sejak bakteri yang menyebabkan kusta memasuki tubuh. Pada kasus tertentu, bahkan gejala perlu waktu 20 tahun untuk timbul setelah bakteri memasuki tubuh. Akibatnya, sangat sulit bagi dokter untuk memastikan kapan dan di mana pasien terinfeksi penyakit kusta.

Penyebab

Bakteri Mycrobacterium Leprae adalah penyebab utama penyakit kusta. Bakteri ini berkembang biak secara perlahan dan dapat ditularkan melalui cairan sekresi yang dihasilkan oleh mulut dan hidung (melalui bersin ataupun batuk). Penyakit ini tidak terlalu menular, tapi kontak dengan pasien yang terinfeksi secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan resiko tertular.

Diagnosis

Dokter akan mulai dengan pemeriksaan fisik yang meliputi:

  • Pengambilan sampel kulit yang bengkak atau benjol dengan menggunakan metode biopsi kulit. Kulit kemudian akan diteliti untuk menentukan kehadiran bakteri yang menyebabkan kusta.

Pengobatan

Ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bakteri Mycrobacterium Leprae dan gejala-gejala kusta yang ditimbulkan:

  • Dokter akan memberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Setelah antibiotik yang bertujuan untuk membunuh bakteri habis, biasanya dokter akan memberi antibiotik tambahan untuk mencegah penyakit tersebut menyerang kembali (6 bulan hingga 1 tahun).
  • Dokter pada umumnya akan memberi obat anti radang untuk mengurangi rasa sakit di sistem saraf dan kerusakan lainnya yang disebabkan oleh kusta.

Pencegahan

Untuk mencegah demam kusta, dokter dapat menyarankan untuk menghindari kontak langsung dengan penderita kusta. 

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera hubungi dokter apabila:

  • Anda menemukan benjolan-benjolan yang tidak hilang dalam waktu beberapa minggu
  • Mati rasa di bagian tangan dan kaki

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika anda mengalami gejala kusta, segeralah periksakan diri anda ke dokter. Jika diperlukan, dokte mungkin akan merujuk Anda ke spesialis penyakit dalam dan penyakit kulit.

Dokter mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti:

  • Kapan anda mulai mengalami gejala-gejala kusta?
  • Apakah gejala berlangsung terus-terusan dan tidak berkurang?
  • Apakah anda pernah berinteraksi dengan orang yang terkena penyakit kusta?
  • Apakah anda mengalami mati rasa di bagian tangan dan kaki? Seberapa parah?

Anda juga dapat membuat daftar pertanyaan yang akan anda tanyakan kepada dokter, seperti:

  • Apakah penyebab dari gejala-gejala saya?
  • Apakah saya perlu dites?
  • Apa pengobatan yang bisa saya dapat?
  • Apakah ada obat yang perlu saya konsumsi?
  • Berapa lama saya harus beristirahat?
  • Apa yang bisa saya lakukan di rumah untuk mengurangi gejala ini?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter biasanya dapat mendiagnosis kusta dengan menanyakan gejala, dan terkadang dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa biopsi kulit.

Referensi

Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/leprosy/symptoms/index.html
diakses pada 15 Oktober 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/leprosy-symp
toms-treatments-history#1-2 
diakses pada 15 Oktober 2018.

Back to Top