Kulit & Kelamin

Kulit Kepala Merah

Diterbitkan: 23 Jul 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kulit Kepala Merah
Kulit kepala merah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Umumnya, kulit kepala merah adalah tanda bahwa telah terjadi iritasi. Namun, beberapa kondisi lain seperti penyakit kulit tertentu hingga kutu rambut juga dapat menjadi penyebab kulit kepala merah.Bentuk kulit kepala merah dapat terlihat sebagai bercak kemerahan atau bahkan membentuk benjolan kecil yang mungkin terasa panas saat disentuh, gatal dan nyeri.Kulit kepala merah bisa terjadi pada siapa saja dari segala usia dan jenis kelamin. Kebanyakan kasus kulit kepala merah tidak dapat disembuhkan, tetapi tersedia sejumlah perawatan yang mampu meringankan gejalanya.Perawatan kulit kepala merah akan diberikan berdasarkan penyebabnya. Oleh karena itu, mengetahui penyebabnya adalah salah satu langkah penting guna mendapatkan penanganan yang optimal.
Beberapa kondisi berikut dapat menyebabkan kulit kepala merah, antara lain:

1. Psoriasis kulit kepala

Psoriasis kulit kepala dapat menimbulkan bercak merah yang bisa mengelupas, terasa gatal, bertekstur retak, hingga berdarah. Psoriasis dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengirim sinyal yang salah sehingga sel-sel kulit berkembang terlalu cepat.Namun, belum jelas apa yang menjadi penyebab psoriasis. Para peneliti mengungkapkan bahwa faktor risiko terkait psoriasis meliputi faktor genetik, obesitas, makanan dan penggunaan obat-obatan tertentu.

2. Folikulitis

Folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut yang disebabkan infeksi bakteri atau jamur. Kemerahan pada kulit kepala akibat folikulitis terlihat mirip dengan jerawat. Biasanya bentuknya berupa bintik-bintik dengan lingkaran seperti cincin merah di sekitarnya.

3. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang menyebabkan peradangan menahun pada daerah berkelenjar minyak (kelenjar sebacea) seperti kulit kepala. Kondisi ini tidak menular ataupun berbahaya, tapi bisa memicu kulit kepala yang bersisik, berubah warna menjadi merah, dan berketombe.

4. Ringworm

Ringworm atau dermatofitosis adalah infeksi jamur kulit yang bisa menyerang berbagai bagian tubuh, termasuk kulit kepala. Infeksi jamur yang terjadi di kulit kepala disebut juga sebagai tinea capitis. Infeksi ini dapat menyebabkan munculnya bercak kecil melingkar berwarna merah seperti cincin yang terasa gatal dan bersisik.

5. Jerawat

Umumnya, jerawat muncul di permukaan kulit atau tubuh. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan jerawat di kulit kepala juga bisa terjadi. Seperti jerawat pada umumnya, kulit akan memerah sebagai tanda terjadinya peradangan kronis pada folikel rambut.

6. Lichen planopilaris (LPP)

Lichen planopilaris adalah bentuk lichen planus yang mempengaruhi kulit kepala dan rambut. Lichen planus itu sendiri merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan adanya peradangan dan iritasi pada kulit, rambut, kuku dan membran mukosa.Gejala dari kondisi ini meliputi kulit kepala bersisik dan kemerahan di sekitar folikel rambut, rambut rontok hingga botak, muncul sensas nyeri, terbakar, atau gatal di kulit kepala. 

7. Kutu rambut

Kutu rambut adalah parasite berupa serangga kecil berwarna abu-abu atau coklat yang hidup dan bersarang di kulit kepala. Penyakit ini disebabkan oleh kutu bernama Pediculus humanus capitis. Akibat adanya kutu, kulit kepala dapat terasa gatal yang terjadi secara terus menerus. Kondisi ini mendorong penderitanya untuk terus menggaruk hingga meninggalkan luka kemerahan pada kulit kepala. Selain itu, tak jarang muncul benjolan merah kecil di kulit kepala orang yang berkutu.

8. Iritasi

Banyak produk perawatan tubuh yang menyentuh kulit kepala atau rambut bisa menyebabkan iritasi. Misalnya produk kosmetik, termasuk gel, mousse, semprotan rambut, dan pewarna rambut.Beberapa perawatan untuk rambut rontok juga dapat dikaitkan dengan iritasi dan kemerahan, termasuk minoxidil dan produk topikal lainnya yang mengandung iritan seperti propilen glikol.

9. Alergi

Jika Anda memiliki kulit kepala yang gatal dan muncul ruam merah, Anda mungkin mengalami kondisi yang disebut dermatitis kontak atau alergi. Hal ini umum terjadi pada orang-orang yang mewarnai rambut mereka.Sering kali penyebabnya adalah cat rambut yang mengandung para-phenylenediamine (PPD), biasa ditemukan dalam pewarna rambut hitam.Selain itu, alergi di kulit kepala biasanya dipicu oleh penggunaan sampo atau kondisioner yang tidak cocok.

10. Cedera Kulit Kepala

Pasien dengan cedera kulit kepala, baik karena kecelakaan atau operasi di area tersebut dapat mengalami kemerahan kulit kepala yang menetap. Di samping itu, luka bakar karena api, bahan kimia atau radiasi juga dapat menyebabkan kemerahan pada kulit kepala.

11. Sunburn

Kulit terbakar matahari atau sunburn  terjadi saat kulit tampak kemerahan karena paparan sinar ultraviolet berlebih dari matahari. Pasien dengan kerusakan sunburn yang parah selama bertahun-tahun dapat mengembangkan kulit kepala yang merah.

12. Polisitemia

Polisitemia adalah penyakit langka yang menyebabkan peningkatan abnormal pada produksi sel darah merah. Salah satu gejala dari kondisi ini adalah berubahnya warna kulit menjadi merah di bagian wajah, tangan, kulit kepala serta kaki

13. Kanker

Berbagai kanker kulit, termasuk kanker kulit non melanoma, dapat menyebabkan kemerahan di area kulit kepala. Karsinoma sel skuamosa juga merupakan bentuk umum dari kanker di kulit kepala.Kemerahan di kulit kepala pada kondisi ini sering terlihat seperti benjolan merah atau kulit tebal yang tumbuh dan mudah berdarah, juga terjadi luka yang tidak mudah sembuh, sehingga luka tetap terlihat memerah.
Hubungi dokter jika kulit kepala merah tak kunjung hilang meski sudah diobati. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, hal ini bisa berkembang menjadi infeksi serius yang memerlukan antibiotik dan pengawasan medis.
American Academy of Dermatology Association. https://www.aad.org/public/everyday-care/itchy-skin/itch-relief/relieve-scalp-itch
Diakses pada 21 Juli 2021
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/red-spots-on-scalp#seeing-a-doctor
Diakses pada 21 Juli 2021
Karger. https://www.karger.com/Article/Pdf/228319
Diakses pada 21 Juli 2021
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/seborrheic-dermatitis/symptoms-causes/syc-20352710
Diakses pada 21 Juli 2021
Dermnetnz. https://dermnetnz.org/topics/diagnosis-of-scalp-rashes/
Diakses pada 21 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email