Kulit & Kelamin

Kulit Kepala Berkerak

15 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Kulit Kepala Berkerak
Cradle cap atau kulit kepala berkerak adalah kondisi yang menyebabkan bercak bersisik, berkerak, atau berminyak pada kulit kepala. Penyakit ini tidak menyebabkan rasa atau gatal, tapi bisa menimbulkan sisik putih atau kuning tebal di kulit kepala yang tidak mudah dihilangkan.Kulit kepala yang berkerak umumnya diderita oleh bayi dan anak-anak. Ketika melihat gejala ini, orang tua mungkin akan khawatir. Namun, tenang saja karena cradle cap termasuk umum terjadi dan tidak berbahaya. Kondsi ini merupakan bentuk ketombe bayi.Cradle cap juga bisa menyebabkan kulit kepala anak berkerak seperti ketombe. Kondisi ini biasanya hilang sendiri dalam beberapa minggu atau beberapa bulan.Cara mengobati kulit kepala berkerak yang bisa dilakukan berupa membasuh kulit kepala bayi setiap hari dengan sampo yang mengandung bahan ringan. Langkah Ini dapat membantu dalam menghilangkan kerak maupun sisik yang muncul. 
Kulit Kepala Berkerak
Dokter spesialis Anak, Kulit
GejalaMuncul kerak tebal di kulit kepala, kulit kepala berminyak, kulit kepala kemerahan
Faktor risikoHormon yang diturunkan ibu kepada anak, jamur malassezia
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan, rajin cuci rambut, menyikat halus kulit kepala
ObatKrim steroid ringan
KomplikasiIritasi kulit, kulit berkerak menyebar ke wajah, infeksi jamur
Kapan harus ke dokter?Muncul lepuhan atau jerawat di kulit kepala
Secara umum, gejala kulit kepala berkerak meliputi:
  • Muncul kerak tebal di kulit kepala
  • Kulit berminyak atau kering yang ditutupi dengan sisik putih atau kuning bersisik
  • Kulit kepala luruh
  • Kulit kepala kemerahan
  • Kulit kepala berubah warna
  • Rambut rontok
 
Hingga kini, penyebab kulit kepala berkerak belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko kulit kepala berkerak tersebut meliputi:
  • Hormon yang diturunkan dari ibu ke bayi. Hormon ini dapat menyebabkan terlalu banyak produksi minyak (sebum) di kelenjar minyak dan folikel rambut.
  • Jamur malassezia yang tumbuh di sebum bersama dengan bakteri.
 
Diagnosis kulit kepala berkerak dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan fisik. Dokter biasanya bisa langsung tahu bayi atau anak mengalami kulit kepala berkerak dengan melihat langsung gejala. 
Cara mengobati kulit kepala berkerak umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa langkah penanganannya meliputi:
  • Cuci rambut bayi sekali sehari dengan sampo bayi berbahan lembut
  • Hilangkan sisik dengan lembut menggunakan sikat berbulu lembut (misalnya sikat gigi bayi)
  • Jika sisik sulit lepas, oleskan sedikit minyak mineral atau petroleum jelly ke kulit kepala bayi. Biarkan minyak meresap selama beberapa menit hingga beberapa jam, gunakan sikat gigi berbulu untuk menghilangkan sisik, lalu keramas rambut bayi seperti biasa.
Jika keramas secara teratur tidak membantu, dokter mungkin merekomendasikan krim steroid ringan atau sampo antijamur.Jangan menggunakan steroid atau krim antijamur atau sampo anti-seborrhea yang dijual bebas tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Komplikasi kulit kepala berkerak

Jika tidak ditangani dengan benar, kulit kepala berkerak bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Kulit berkerak menyebar ke wajah atau mulai muncul di tubuh
  • Iritasi kulit
  • Ruam popok
  • Bayi mengalami infeksi jamur pada telinga
Baca juga: 20 Manfaat Petroleum Jelly untuk Kecantikan yang Bisa Anda Terapkan 
Langkah pencegahan kulit kepala berkerak tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti.Namun Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan cara rajin mencuci rambut bayi atau anak Anda. 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kulit kepala berkerak?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kulit kepala berkerak agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cradle-cap/symptoms-causes/syc-20350396
Diakses pada 15 September 2021
Seattle Childrens. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/cradle-cap/
Diakses pada 15 September 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/cradle-cap.html
Diakses pada 15 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/218942
Diakses pada 15 September 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/treating-cradle-cap-in-children
Diakses pada 15 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email