Infeksi

Kriptosporidiosis

08 Sep 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kriptosporidiosis
Kriptosporidiosis terjadi karen infeksi parasit cryptosporidium
Kriptosporidiosis adalah infeksi parasit cryptosporidium yang ditandai dengan diare yang tidak kunjung sembuh. Pada bayi, anak-anak, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, penyakit ini bisa memicu komplikasi yang berujung fatal. Karena itu, pengobatannya harus dilakukan secepat mungkin.Cryptosporidium akan menggali dinding usus halus setelah masuk ke tubuh seseorang. Biasanya, parasit ini akan keluar bersama dengan tinja.Jika menyerang orang sehat, kriptosporidiosis hanya akan berupa diare yang cair. Penyakit ini umumnya akan sembuh dalam 1-2 minggu. 
Kriptosporidiosis
Dokter spesialis Umum
GejalaDiare cair dengan frekuensi sering, mual, muntah
Faktor risikoAnak-anak, orang tua dari anak yang terinfeksi, pekerja di tempat penitipan anak
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, pemeriksaan riwayat kesehatan, pemeriksaan tinja
PengobatanObat-obatan, biopsi usus
KomplikasiMalnutrisi, dehidrasi parah, berat badan turun drastis
Kapan harus ke dokter?Mengalami diare yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari
Gejala kriptosporidiosis umumnya meliputi:
  • Diare cair dengan frekuensi sering
  • Mual
  • Muntah
  • Kram atau nyeri perut.
  • Demam
Gejala kriptosporidiosis biasanya dimulai seminggu setelah Anda terpapar infeksi parasit, dan dapat bertahan selama dua minggu. Namun beberapa orang bahkan bisa memiliki gejala yang bertahan 24-36 bulan.Dengan gejala kriptosporidiosis jangka panjang, penderita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penurunan berat badan, dehidrasi, dan kekurangan gizi. Hal ini akan membahayakan bila terjadi pada bayi dan orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah (seperti pengidap HIV atau orang yang menjalani kemoterapi). 
Penyebab kriptosporidiosis adalah infeksi parasit cryptosporidium. Gangguan kesehatan ini menyebabkan diare yang berlangsung hingga 1-2 minggu. Sementara pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah serta anak-anak, kriptosporidiosis dapat berujung pada komplikasi yang fatal.Parasit cryptosporidium dapat menyebar melalui air yang telah terkontaminasi. Parasit ini dilindungi oleh lapisan membran luar yang membantunya bertahan hidup di luar tubuh dalam cukup waktu yang lama, bahkan membuatnya mampu bertahan terhadap klorin (zat yang biasanya digunakan untuk disinfeksi air kolam renang). 

Faktor risiko kriptosporidiosis 

Beberapa orang memiliki faktor risiko kriptosporidiosis lebih tinggi daripada orang-orang pada umumnya. Orang-orang dengan risiko tinggi tersebut antara lain:
  • Anak-anak, terutama yang menggunakan popok dan dititipkan di pusat penitipan anak
  • Orang tua dari anak yang terinfeksi penyakit ini
  • Pekerja penitipan anak
  • Orang yang bertugas menangani hewan
  • Pelaku seks dari oral ke anal
  • Wisatawan yang bepergian ke negara dengan sanitasi buruk
  • Pelancong yang mengonsumsi air yang tidak diolah dengan baik
  • Menelan air kolam, danau, atau sungai saat berenang
  • Mengonsumsi air minum dari sumur yang dangkal dan tidak telindungi dengan baik
 
Untuk menentukan diagnosis kriptosporidiosis, dokter bisa melakukan beberapa metode pemeriksaan di bawah ini:
  • Tanya jawab

Pada tahap awal pemeriksaan, dokter akan menanyakan seputar gejala maupun gaya hidup pasien. Dokter juga mungkin akan menanyakan apakah pasien bepergian ke tempat yang berpotensi menularkan penyakit ini.
  • Pemeriksaan tinja

Jika mencurigai adanya kriptosporidiosis, pasien perlu menjalani pemeriksaan tinja. Dokter akan meminta pasien memberikan sampel tinja, yang kemudian diperiksa di laboratorium.Pada beberapa kasus, sampel tinja mungkin harus diperiksa berulang kali. Pasalnya, organisme kriptosporidium berukuran sangat kecil dan sulit terlihat meski sudah menggunakan mikroskop. Inilah yang menyulitkan proses diagnosis kriptosporidiosis.
  • Biopsi usus

Bila diperlukan, dokter juga mungkin menganjurkan biopsi usus. Proses pengambilan sampel jaringan dari dalam usus ini akan dilakukan dengan anestesi atau bius. 
Pengobatan kriptosporidiosis berfokus pada penyembuhan gejala dan mencegah komplikasi dari diare yang parah. Terutama kondisi dehidrasi.Beberapa cara mengobati kriptosporidiosis yang dapat dianjurkan oleh dokter meliputi:
  • Obat antidiare

Obat ini akan membantu dalam meredakan gejala diare. Namun obat ini hanya akan efektif untuk penderita yang memiliki sistem kekebalan tubuh sehat.
  • Obat untuk meningkatkan sistem imun

Untuk pasien dengan sistem imun rendah, dokter dapat meresepkan obat guna meningkatkan sistem imunnya dalam melawan infeksi.
  • Infus cairan

Jika dehidrasi yang dialami oleh penderita tidak kunjung membaik atau malah memburuk, penderita akan dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan tambahan melalui infus. 

Komplikasi kriptosporidiosis

Jika terus dibiarkan, kriptosporidiosis bisa menyebabkan komplikasi berupa:
  • Dehidrasi yang parah
  • Malnutrisi karena buruknya penyerapan nutrisi oleh usus
  • Penurunan berat badan yang signifikan
  • Peradangan pada saluran antara hati, kantung empedu, dan usus halus
  • Peradangan pada kandung empedu, hati, atau pankreas
Kondisi ini bisa menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa bagi mereka yang pernah menjalani operasi transplantasi organ atau punya sistem imun lemah. Oleh sebab itu, penanganan harus dilakukan secepatnya. 
Pencegahan kriptosporidiosis yang utama adalah menjaga kebersihan. Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini:
  • Mencuci tangan

Cucilah tangan Anda setidaknya 20 detik dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Kebiasaan ini harus dilakukan setelah Anda menggunakan toilet, mengganti popok, sebelum dan sesudah makan, serta saat hendak menyiapkan makanan atau memasak.Pastikan pula Anda mencuci tangan sehabis mengurus peternakan atau menyentuh hewan peliharaan.Harap diingat bahwa produk pembersih tangan yang mengandung alkohol (hand sanitizer) tidak efektif untuk membunuh parasit ini. Jadi, Anda harus tetap mencuci tangan dengan air dan sabun.
  • Membasuh bahan makanan

Semua buah dan sayur mentah yang akan hendak dikonsumsi secara langsung mesti dicuci menggunakan air bersih yang tidak terkontaminasi. Jika Anda bepergian ke negara berkembang, hindari konsumsi makanan yang tidak dimasak.
  • Memperhatikan kebersihan air minum

Anda bisa memasak air hingga mendidih kemudian menyaringnya sebelum diminum, khususnya bisa Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau berada di daerah yang berisiko tinggi kriptosporidiosis.
  • Membatasi aktivitas yang berhubungan dengan air

Sebagai contohnya, kurangi frekuensi Anda untuk berenang di danau, sungai, atau kolam renang umum. Terutama jika Anda memiliki sistem imun rendah 
Anda dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami diare yang tidak kunjung membaik dalam beberapa hari. 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait skistosomiasis?
  • Apakah Anda rutin mengkonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya dan apa saja pengobatan yang sudah Anda coba?
Setelah itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis kriptosporidiosis. Dengan ini, penanganan yang tepat bisa diberikan dan komplikasi dapat disegah. 
CDC. https://www.cdc.gov/parasites/crypto/index.html
Diakses pada 8 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/cryptosporidiosis
Diakses pada 8 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cryptosporidium/symptoms-causes/syc-20351870
Diakses pada 8 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email