Kista Ovarium

Ditulis oleh Anita Djie
Ditinjau dr. Wismaytra Condro
Kista ovarium bersifat jinak dan secara alami dapat hilang tanpa pengobatan
Kista ovarium bersifat jinak dan secara alami dapat hilang tanpa pengobatan

Pengertian Kista Ovarium

Kista ovarium adalah kantong yang berisi cairan pada ovarium. Wanita memiliki 2 ovarium, setiap  ovarium berukuran dan berbentuk seperti kacang almond, pada setiap sisi uterus. Telur (ovarium) yang berkembang dan dewasa dalam ovarium, dilepaskan setiap bulannya. Banyak wanita mengalami kista ovarium. Kebanyakan timbul berukuran kecil sehingga tidak mengganggu dan tidak berbahaya. Mayoritas menghilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan. Namun, kista ovarium yang pecah dapat menyebabkan gejala yang serius. Untuk melindungi kesehatan, agar dapat melakukan pemeriksaan panggul secara teratur dan mengetahui gejalanya yang dapat memberikan sinyal terhadap masalah yang serius.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Sebagian besar tidak menyebabkan gejala, namun kista yang berukuran besar dapat menyebabkan:

  • Sakit pinggul, sakit pada perut bagian bawah (di bagian yang memiliki kista)
  • Perut terasa penuh atau berat
  • Perut kembung

Penyebab

Kebanyakan kista berkembang sebagai hasil dari siklus menstruasi.

Fungsional kista

Ovarium biasanya menumbuhkan kista seperti struktur yang disebut folikel setiap bulan. Folikel menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang melepaskan telur ketika berovulasi. Jika pertumbuhan folikel setiap bulannya normal, hal ini diketahui sebagai kista fungsional. Terdapat 2 tipe fungsi kista:

  • Kista folikuler. Disekitar titik tengah siklus menstruasi, sebutir telur keluar dari folikel dan berjalan turun ke tuba falopi.
  • Kista korpus luteum. Ketika folikel melepaskan telur, folikel akan mulai memproduksi estrogen dan progesteron untuk konsepsi. Folikel ini disebut korpus luteum.

Faktor risiko

  • Riwayat kista ovarium
  • Siklus menstruasi yang tidak biasa
  • Pembuahan
  • Sindrom polikistik ovarium
  • Endometriosis
  • Obesitas
  • Menstruasi awal (usia 11 tahun atau lebih muda)
  • Hipertiroidisme
  • Terapi tamoxifen untuk kanker payudara

Komplikasi

Kista ovarium bersifat jinak dan secara alami dapat hilang tanpa pengobatan. Kista menyebabkan gejala kecil. Tetapi dalam kasus yang langka, dokter dapat mendeteksi masa kanker dari kista ovarium saat pemeriksaan rutin. Torsi ovarium adalah komplikasi langka dari kista ovarium. Hal ini terjadi ketika kista membesar menyebabkan ovarium berputar atau berubah bentuk dari posisi aslinya. Suplai darah pada ovarium terhambat, dan jika tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan atau kematian pada jaringan ovarium. 

Diagnosis

  • Tes kehamilan. Positif tes dapat mengindikasikan kista korpus luteum
  • Ultrasonografi (USG) adalah alat yang menerima gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk menciptakan gambaran dari uterus dan ovarium pada gambar video.
  • Menggunakan laparoscopy, alat yang tipis dan ringan dimasukan kedalam perut melalui sayatan kecil. Ini adalah prosedur operasi yang membutuhkan anestesi
  • CA 125 tes darah. Level protein dalam darah yang disebut kanker antigen 124 (CA 125) seringkali meningkat pada wanita dengan kanker ovarium

Pengobatan

  • Pada banyak kasus, penderita dapat menunggu dan memeriksa ulang untuk melihat jika kista hilang dalam beberapa bulan. Dokter akan merekomendasikan penderita melakukan ultrasound panggul untuk melihat perubahan ukuran pada kista
  • Dokter akan merekomendasikan kontrasepsi hormonal seperti tablet pengontrol kehamilan, untuk menjaga kista ovarium berulang
  • Dokter akan menyarankan untuk menghilangkan kista yang besar, tidak terlihat seperti fungsi kista, tumbuh dan tetap ada melalui 2 atau 3 siklus menstruasi atau menyebabkan sakit. Beberapa kista dapat dihilangkan tanpa mengangkat ovarium.

Pencegahan

Tidak ada cara untuk mencegah kista ovarium, pemeriksaan panggul regular membantu memastikan perubahan pada ovarium yang didiagnosa lebih awal jika memungkin. Waspada terhadap perubahan dalam siklus menstruasi, termasuk gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama yang terjadi lebih dari beberapa siklus. Hubungi dokter mengenai perubahan yang mengkhawatirkan.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

  • Nyeri pada daerah perut atau pinggul
  • Nyeri disertai demam atau muntah

Jika memiliki tanda dan gejala, kulit yang dingin dan basah, napas cepat, kepala pusing atau lemah, temui dokter secepatnya.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

  • Semua obat, vitamin dan suplemen lain
  • Sejarah medis termasuk menstruasi yang tidak regular
  • Pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

  • Seberapa sering anda memiliki gejala?
  • Seberapa parah gejalanya?
  • Apakah gejalanya terkait dengan siklus menstruasi?
  • Apakah ada yang meringankan gejala?
  • Apakah ada yang memperburuk gejala?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/ovarian-cysts#diagnosis
Diakses pada 20 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cysts/diagnosis-treatment/drc-20353411
Diakses pada 20 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cysts/symptoms-causes/syc-20353405
Diakses pada 20 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/ovarian-cysts#1
Diakses pada 20 Desember 2018

Back to Top