Penyakit Lainnya

Kista Ganglion

21 Oct 2021 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Kista Ganglion
Gerakan dan tekanan dapat memicu membesarnya kista ganglion
Kista ganglion adalah benjolan berbentuk bulat yang berisi cairan dan muncul pada tendon atau sendi. Bagian tubuh yang umumnya mengalami kista ini meliputi tangan, atau pergelangan tangan.Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa kista ini juga bisa muncul pada kaki atau pergelangan kaki.Kista ganglion dapat tumbuh hingga beberapa centimeter (cm). Sebagian kista terlihat menonjol di bawah kulit. Namun ada pula sebagian kista yang berukuran sangat kecil, sehingga tidak terlihat menonjol di permukaan kulit. 
Kista Ganglion
Dokter spesialis Saraf
GejalaGangguan gerakan, kesemutan, sensasi geli di kaki atau pergelangan tangan
Faktor risikoWanita, usia 20-40 tahun, riwayat cedera sendi
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes pencitraan, biopsi kista
PengobatanAspirasi cairan kista, operasi
KomplikasiGerakan yang terhambat
Kapan harus ke dokter?Mengalami benjolan yang terasa sakit pada pergelangan tangan atau pergelangan kaki
Seacra umum, gejala kista ganglion meliputi:
  • Benjolan di permukaan kulit
  • Rasa tidak nyaman dan sakit, misalnya nyeri saat berjalan jika kista tumbuh di pergelangan kaki
Apabila mengenai saraf, kista ini dapat menyebabkan keluhan berupa:
  • Gangguan pergerakan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Sensasi geli
Sebagian kista ganglion juga dapat mengecil atau membesar seiring berjalannya waktu. 
Kista umumnya tumbuh menonjol keluar dari sendi atau bagian dalam tendon, teraba seperti balon air di pergelangan. Di dalam kista, terdapat cairan pelumas kental serupa dengan yang ditemukan pada sendi atau di sekitar tendon.Meski begitu, penyebab kista ganglion tidak diketahui secara pasti. Namun para pakar menduga bahwa ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengalami kondisi ini.Faktor-faktor risiko kista ganglion tersebut meliputi:
  • Jenis kelamin dan usia

Kista ini paling sering dialami oleh wanita yang berusia 20-40 tahun.
  • Osteoartritis

Penderita osteoartritis pada sendi jari yang paling dekat dengan kuku berisiko lebih tinggi untuk terkena kista ganglion di dekat sendi tersebut.
  • Cedera sendi atau tendon

Orang yang pernah mengalami cedera sendi atau tendon akan lebih rentan untuk mengalami kista ini. 
Untuk menentukan diagnosis kista ganglion, dokter bisa menganjurkan beberapa metode pemeriksaan di bawah ini:
  • Tanya jawab dan pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa benjolan yang dimiliki oleh pasien serta menanyakan riwayat medis pasien maupun keluarga, sudah berapa lama benjolan muncul, dan gejala yang dirasakan oleh pasien.
  • Pencitraan

Dokter bisa melakukan pemeriksaan pencitraan, seperti X-ray, ultrasound, atau MRI
  • Biopsi

Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel cairan dari dalam kista, yang kemudian diperiksa di laboratorium. 
Cara mengobati kista ganglion yang dapat direkomendasikan oleh dokter meliputi:

Perawatan tanpa pembedahan

Dokter akan melakukan serangkaian perawatan tanpa pembedahan yang terdiri dari:

1. Pengamatan

Kista ganglion sering sembuh dengan sendirinya dan tanpa pengobatan. Jika kista tidak menyebabkan sakit atau rasa tidak nyaman, dokter biasanya menganjurkan pemantauan untuk beberapa waktu tertentu.

2. Imobilisasi

Berbagai aktivitas dapat menyebabkan kista ini bertambah besar dan meningkatkan tekanan pada saraf. Kondisi ini bisa berujung pada munculnya rasa sakit.Oleh karena itu, dokter akan menyarankan pasien untuk:
  • Menghindari gerakan yang berulang
  • Menggunakan brace atau splint agar kista menyusut
  • Memilih dan memakai alas kaki yang tidak menyentuh kista jika kista terjadi pada kaki atau pergelangan kaki

3. Aspirasi

Jika kista ganglion menyebabkan sakit yang parah atau membatasi gerakan pasien, dokter akan melakukan prosedur khusus untuk mengeluarkan cairan dari kista. Tindakan medis ini disebut aspirasi.Saat melakukan aspirasi, dokter akan mengeluarkan cairan dari kista dengan jarum suntik. Prosedur ini paling sering direkomendasikan untuk kista ganglion yang terletak di pergelangan tangan bagian atas.Aspirasi kerap tidak bisa menghilangkan akar ganglion. Akibatnya, kista mungkin akan kembali tumbuh.

Operasi

Dokter dapat merekomendasikan operasi bila gejala tidak berkurang meski pasien sudah menjalani perawatan tanpa bedah, atau kista kembali muncul walau aspirasi telah dilakukan.Operasi untuk menghilangkan kista ganglion disebut eksisi. Prosedur ini melibatkan pengangkatan kista serta bagian kapsul sendi atau selubung tendon yang dianggap sebagai akar ganglion.Eksisi biasanya merupakan prosedur rawat jalan. Ini berarti, pasien bisa langsung pulang pada hari yang sama dan tidak perlu menginap di rumah sakit.Efek samping yang mungkin terjadi pascaoperasi meliputi ketidaknyamanan dan pembengkakan di area operasi. Namun pasien biasanya dapat kembali beraktivitas pada 2-6 minggu setelahnya. 

Komplikasi kista ganglion

Umumnya, komplikasi kista ganglion muncul karena operasi pengangkatannya. Misalnya, area bekas operasi terasa kaku dan nyeri. Namun kondisi ini termasuk jarang.Di samping itu, kista ini juga berisiko untuk tumbuh kembali setelah pasien menjalani perawatan. Kemungkinan ini biasanya lebih besar apabila pasien mengalaminya pada bagian tertentu di pergelangan tangan.
 
Cara mencegah kista ganglion tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti. 
Temui dokter jika mengalami benjolan yang diketahui atau sakit pada pergelangan tangan, tangan, pergelangan kaki atau kaki. Dokter akan mendiagnosis dan menentukan kebutuhan pasien terhadap pengobatan. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter umumnya akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan Anda pertama kali mengalami gejalanya?
  • Apakah Anda merasakan sakit atau nyeri?
  • Apakah kista menganggu kemampuan Anda untuk menggunakan sendi?
  • Apakah ada hal yang memperburuk atau meringankan gejala?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kista ganglion?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kista ganglion agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/ganglion-cysts
Diakses pada 19 Oktober 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ganglion-cyst/symptoms-causes/syc-20351156
Diakses pada 19 Oktober 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/ganglion/article.htm
Diakses pada 19 Oktober 2021
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/ganglion-cyst#3-10
Diakses pada 19 Oktober 2021
Ortho Info. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/ganglion-cyst-of-the-wrist-and-hand/
Diakses pada 19 Oktober 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ganglion/
Diakses pada 19 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email