Ketombe adalah kondisi kulit kepala kronis yang biasanya ditandai dengan serpihan lapisan kulit kepala yang mengelupas
Gejala ketombe biasanya dikenal dengan banyaknya serpihan kulit mati yang tampak berminyak berwarna putih yang tersebar di rambut dan bahu Anda.

Ketombe adalah kondisi kulit kepala kronis yang biasanya ditandai dengan serpihan lapisan kulit kepala yang mengelupas. Ketombe bukan merupakan sesuatu yang menular ataupun serius, namun biasanya dapat membuat penderitanya malu dan terkadang sulit diobati. Kabar baiknya adalah ketombe biasanya dapat dikendalikan dengan sampo yang tepat.

Gejala-gejala ketombe biasanya mudah dikenali, seperti serpihan kulit mati yang tampak berminyak berwarna putih yang tersebar di rambut dan bahu Anda, serta kulit kepala yang terasa gatal dan bersisik. Jenis ketombe yang disebut cradle cap dapat memengaruhi bayi. Gangguan ini menyebabkan kulit kepala bayi bersisik dan berkerak. Meskipun paling sering terjadi pada bayi baru lahir, tetapi dapat terjadi kapan saja selama masa bayi. Meskipun mengkhawatirkan bagi orang tua, namun ketombe ini tidak berbahaya dan biasanya hilang dengan sendirinya.

Ketombe dapat memiliki beberapa penyebab, termasuk:

  • Kulit kepala berminyak dan iritasi. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab ketombe yang paling sering, ditandai dengan kulit berminyak yang kemerahan dan ditutupi oleh sisik putih atau kuning yang mudah rontok. Kulit kepala berminyak dapat memengaruhi kulit kepala dan area lain yang kaya akan kelenjar minyak, seperti alis, sisi hidung dan punggung telinga, tulang dada atau sternum, area selangkangan, dan kadang ketiak.
  • Jarang keramas. Jika tidak mencuci rambut secara teratur, minyak dan sel-sel kulit dari kulit kepala dapat menumpuk dan menyebabkan munculnya ketombe.
  • Jamur Malassezia. Malassezia hidup di kulit kepala kebanyakan orang dewasa. Tapi, bagi sebagian orang hal itu dapat mengiritasi kulit kepala dan dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel kulit tambahan yang rapuh dan mudah rontok.
  • Kulit kepala kering. Serpihan dari kulit kering umumnya lebih kecil dan kurang berminyak daripada yang berasal dari penyebab ketombe lainnya, serta tidak menyebabkan kemerahan atau peradangan. Dalam kasus ini,mungkin juga ditemukan kulit kering di bagian tubuh yang lain, seperti kaki dan tangan.
  • Sensitivitas terhadap produk perawatan rambut. Terkadang sensitif terhadap bahan-bahan tertentu pada produk perawatan rambut atau pewarna rambut juga dapat menyebabkan kulit kepala merah, gatal, dan bersisik.

Biasanya dokter dapat mendiagnosis masalah hanya dengan melihat rambut dan kulit kepala Anda.

Ketombe hampir selalu dapat dikendalikan. Secara umum, keramas setiap hari dengan sampo yang lembut dapat mengurangi minyak di rambut dan kulit kepala serta mencegah penumpukan sel kulit mati. Tidak semua sampo ketombe sama, jadi Anda perlu untuk bereksperimen sampai menemukan yang paling cocok untuk Anda. Jika setelah penggunaan produk apa pun Anda kemudian merasa semakin gatal, menyengat, kemerahan atau terbakar, hentikan penggunaannya. Bila terdapat reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis.

Sampo ketombe diklasifikasikan menurut obat yang dikandungnya:

  • Sampo pyritsione zinc mengandung anti bakteri dan anti jamur. Sampo jenis ini dapat mengurangi jamur pada kulit kepala yang dapat menyebabkan ketombe dan dermatitis seboroik.
  • Shampo berbasis tar batubara, yaitu produk sampingan dari proses manufaktur batubara. Sampo jenis ini membantu kondisi seperti ketombe, dermatitis seboroik dan psoriasis yang dapat memperlambat kematian dan pengelupasan sel-sel kulit kepala. Jika Anda memiliki rambut berwarna terang, shampo jenis ini dapat menyebabkan perubahan warna.
  • Sampo mengandung asam salisilat dapat membantu menghilangkan skala ketombe, tetapi dapat membuat kulit kepala kering, sehingga menyebabkan pengelupasan. Menggunakan conditioner setelah keramas dapat membantu meredakan kekeringan.
  • Sampo Selenium Sulfide ini dapat memperlambat kematian sel-sel kulit kepala dan juga dapat mengurangi Malassezia. Pastikan untuk menggunakannya hanya sesuai petunjuk, dan bilas bersih setelah keramas.
  • Sampo Ketokonazole adalah anti jamur berspektrum luas yang dapat bekerja ketika shampo lainnya tidak dapat menangkal ketombe pada kulit kepala Anda. Baca dan ikuti petunjuk pada setiap botol sampo yang dicoba. Beberapa sampo harus dibiarkan selama beberapa menit, sementara yang lain harus segera dibilas. Jika sudah keramas dengan rutin selama beberapa minggu dan masih ada ketombe pada bahu Anda, bicarakan dengan dokter atau dokter kulit. Anda mungkin membutuhkan sampo atau perawatan lebih lanjut.

Untuk ketombe, biasanya tidak perlu menemui dokter. Namun sebaiknya menemui dokter jika:

  • Anda sudah mencoba sampo anti-ketombe selama sebulan dan gejala yang Anda rasakan belum membaik
  • Ketombe sangat parah atau kulit kepala sangat gatal
  • Kulit kepala merah atau bengkak
  • Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah, misalnya Anda mengalami kemoterapi, HIV, atau sedang minum obat yang menekan sistem kekebalan
  • Dokter dapat memeriksa kulit kepala Anda untuk memeriksa kondisi kulit yang dapat menyebabkan ketombe

Anda tidak memerlukan persiapan khusus membuat janji untuk mendiagnosis ketombe. Dokter akan dapat mendiagnosis ketombe dan penyebabnya hanya dengan melihat kulit kepala dan kulit Anda. Jika Anda sudah mulai menggunakan produk perawatan rambut baru, bawalah botol-botol itu Bersama pada saat janji atau bersiap untuk memberi tahu dokter tentang produk-produk tersebut, sehingga dokter dapat menentukan apakah produk tersebut dapat menyebabkan ketombe Anda.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dandruff/symptoms-causes/syc-20353850
Diakses pada 8 Oktober 2018.

Artikel Terkait