Penyakit Lainnya

Keseleo atau Terkilir

15 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Keseleo atau Terkilir
Keseleo atau terkilir terjadi karena robeknya bagian otot tertentu
Keseleo atau terkilir adalah salah satu cedera yang paling umum terjadi. Kondisi ini mungkin terlihat serupa, namun keduanya memiliki perbedaan. Bedanya keseleo dan terkilir adalah terletak pada bagian otot yang robek.  Terkilir adalah peregangan atau robeknya ligamen, yakni pita jaringan berserat yang kuat dan menghubungkan tulang satu sama lain pada persendian.Sedangkan keseleo adalah robeknya tendon atau jaringan otot. Kondisi ini juga biasanya disebut dengan otot yang tertarik. Bagian tubuh yang paling sering keseleo adalah pergelangan kaki.Umumnya, keseleo dan terkilir yang ringan bisa disembuhkan dengan perawatan di rumah. Misalnya, beristirahat, menempelkan kompres, dan menaikkan kaki. Namun keseleo yang parah terkadang memerlukan operasi untuk memperbaiki ligamen yang robek. 
Keseleo atau Terkilir
Dokter spesialis Ortopedi
GejalaNyeri, pembengkakan, memar
Faktor risikoKelebihan berat badan, tidak aktif bergerak, tidak melakukan pemanasan
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, MRI
PengobatanMetode R.I.C.E, obat-obatan
ObatIbuprofen, paracetamol
KomplikasiDislokasi sendi, otot pecah, cedera tulang rawan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala keseleo dan terkilir
Secara umum, gejala keseleo dan terkilir meliputi:

Gejala terkilir

  • Memar
  • Nyeri di sekitar sendi yang mengalami terkilir
  • Pembengkakan
  • Pergerakan yang terbatas
  • Sulit untuk menggerakkan sendi

Gejala keseleo

  • Kram otot
  • Nyeri di sekitar sendi yang mengalami keseleo
  • Pembengkakan
  • Pergerakan yang terbatas
  • Sulit untuk menggerakkan sendi
Baca juga: Ini Penyebab Kram Otot dan Cara Mengatasinya yang Tepat 
Penyebab utama keseleo dan terkilir adalah tekanan yang terjadi secara mendadak atau tidak diduga terhadap otot.Selain itu, hal ini juga dapat terjadi apabila seseorang mengalami atau melakukan beberapa aktivitas, seperti mengangkat benda berat, berolahraga dengan cara yang kurang benar, terjatuh, dan meregangkan ligamen pendukung atau otot.Seseorang dapat mengalami keseleo karena melakukan aktivitas yang terlalu berat terhadap sendi atau otot, sehingga mengakibatkan peregangan ligamen, peradangan kronis, atau iritasi kronis pada tendon dan otot. 

Faktor risiko keseleo dan terkilir

Beberapa faktor risiko keseleo dan terkilir meliputi:
  • Kelebihan berat badan
  • Tidak aktif bergerak
  • Tidak melakukan pemanasan dengan benar
  • Tidak meregangkan otot sebelum aktivitas fisik yang intens juga dapat mengakibatkan cedera
 
Diagnosis keseleo dan terkilir dilakukan dengan cara berikut:
  • Pemeriksaan fisik

Selama pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa pembengkakan dan titik nyeri pada anggota tubuh Anda yang terkena. Lokasi dan intensitas rasa sakit Anda dapat membantu menentukan tingkat kerusakan.
  • Tes pencitraan

Tes pencitraan yang biasanya dilakukan untuk mendiagnosis keseleo dan terkilir adalah rontgen dan MRI. Rontgen dapat membantu dalam menyingkirkan kemungkinan fraktur atau cedera tulang lainnya yang menjadi penyebab keseleo dan terkilir. Sedangkan MRI berfungsi mendiagnosis tingkat keparahan cedera. 
Cara mengobati keseleo dan terkilir umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Penanganan dari yang dianjurkan oleh dokter meliputi:

Metode RICE

Metode ini bisa dilakukan dengan cara:
  • Rest (istirahat)

Hindari aktivitas yang menyebabkan rasa sakit, bengkak atau tidak nyaman.
  • Ice (Es)

Jika Anda akan mencari bantuan medis, segera kompres area yang terkena dengan es selama 15 hingga 20 menit setiap kali. Selama beberapa hari pertama setelah cedera ulangi langkah ini setiap dua hingga tiga jam.
  • Compression (Kompresi)

Untuk meredakan pembengkakan, bungkus bagian terkilir dan keselo dengan perban elastis sampai pembengkakan berhenti. Tapi jangan membungkusnya terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi darah.Kendurkan balutan jika nyeri bertambah, muncul mati rasa, atau terjadi pembengkakan di bawah area balutan.
  • Elevation (menaikkan)

Tinggikan area yang cedera di atas ketinggian jantung Anda, terutama di malam hari. Hal ini bisa bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan.Penanganan keseleo juga bisa Anda lakukan dengan cara yang sama.

Konsumsi obat-obatan

Untuk tingkat terkilir dan keseleo yang masih ringan, dokter akan merekomendasikan obat penghilang rasa nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol.

Terapi fisik

Terapi fisik dapat membantu Anda memaksimalkan stabilitas dan kekuatan sendi atau anggota tubuh yang cedera. Selain itu, untuk kasus yang cukup parah maka dokter akan mengistirahatkan area dengan brace atau splint.

Operasi

Untuk kasus ligamen atau otot robek, maka pembedahan dapat dilakukan.Lama penyembuhan keseleo dan terkilir biasanya memakan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan. 

Komplikasi keseleo dan terkilir

Jika tidak ditangani dengan benar, keseleo dan terkilir bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Dislokasi sendi
  • Nyeri dan pembengkakan berulang
  • Otot pecah
  • Cedera tulang rawan
 
Cara mencegah keseleo dan terkilir yang bisa dilakukan meliputi:
  • Melakukan pemanasan sebelum olahraga
  • Lakukan gerakan untuk menguatkan otot
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada keseleo dan terkilir. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait keseleo dan terkilir?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis keseleo dan terkilir agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sprains-and-strains/symptoms-causes/syc-20377938
Diakses pada 15 September 2021
Emedicine. https://www.emedicinehealth.com/sprains_and_strains/article_em.htm
Diakses pada 15 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/sprain-vs-strain
Diakses pada 15 September 2021
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/understanding-sprains-strains-basics
Diakses pada 15 September 2021  
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/sprains-and-strains/
Diakses pada 15 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email