Keseleo dan Terkilir

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Terkilir ditandai dengan nyeri sendi, sedangkan keseleo ditandai dengan kram.
Terkilir adalah sobeknya ligamen, sedangkan keseleo adalah sobeknya tendon.

Pengertian Keseleo dan Terkilir

Terkilir atau keseleo merupakan cedera yang memiliki tanda dan gejala yang sama, tetapi mengenai bagian tubuh yang berbeda. Terkilir merupakan peregangan atau sobeknya ligamen yang merupakan jaringan berserat yang berfungsi untuk menghubungkan dua tulang pada persendian. Biasanya hal ini terjadi pada pergelangan kaki. Keseleo merupakan cedera berupa peregangan atau robeknya otot atau tendon. Tendon sendiri berfungsi untuk menghubungkan otot ke tulang. Biasanya hal ini terjadi pada punggung dan belakang paha.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Tanda dan gejala keduanya sangat mirip jadi biasanya ini membuat seseorang bingung. Oleh karena itu, berikut perbedaan tanda dan gejala terkilir dan keseleo:

  • Terkilir
    • Memar
    • Nyeri di sekitar sendi yang mengalami terkilir
    • Pembengkakan
    • Pergerakan yang terbatas
    • Sulit untuk menggerakkan sendi
  • Keseleo
    • Spasme (kram) otot
    • Nyeri di sekitar sendi yang mengalami keseleo
    • Pembengkakan
    • Pergerakan yang terbatas
    • Sulit untuk menggerakkan sendi

Penyebab

Apabila tekanan terjadi secara mendadak atau tidak diduga terhadap otot, hal ini dapat menyebabkan keseleo atau terkilir. Selain itu, kedua hal ini juga dapat terjadi apabila mengalami atau melakukan hal-hal, seperti mengangkat benda berat, berolahraga dengan cara yang kurang benar, terjatuh, meregangkan ligamen pendukung atau otot, beraktivitas yang terlalu berat tehadap sendi atau otot dan mengakibatkan peregangan ligamen, peradangan kronis, atau iritasi kronis pada tendon dan otot. Selain itu faktor obesitas, kurangnya aktivitas fisik, serta melakukan pemanasan sebelum berolahraga dengan cara yang salah dapat menyebabkan cedera.

Diagnosis

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan tes pencitraan berupa X-ray untuk melihat apakah ada yang patah atau retak. Apabila tes ini kurang maksimal, dokter akan melakukan tes lainnya (MRI) yang berfungsi untuk menilai sendi dan ada tidaknya retakan kecil yang tidak dapat ditunjukkan melalui X-ray. Apabila dokter tidak menemukan patah atau retak, maka dokter menyimpulkan bahwa Anda hanya mengalami keseleo atau terkilir.

Pengobatan

Pengobatan yang diberikan bergantung pada sendi yang mengalami cedera dan tingkat keparahannya.

  • Obat-obatan
    Untuk tingkat terkilir dan keseleo yang masih ringan, dokter akan merekomendasikan obat penghilang rasa nyeri seperti ibuprofen atau asetaminofen.
  • Terapi
    Untuk tingkat yang ringan-sedang, Anda dapat menggunakan es di bagian yang cedera sesegera mungkin agar memperkecil peluang terjadinya pembengkakan. Selain itu, untuk kasus yang cukup parah maka dokter akan mengistirahatkan area dengan brace atau splint.
  • Operasi
    Untuk kasus ligamen atau otot robek, maka pembedahan dapat dilakukan.

Pencegahan

Kedua hal ini biasanya terjadi secara mendadak dan tak terduga. Untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengurangi peluang keseleo dan terkilir:

  • Melakukan pemanasan dengan benar saat ingin melakukan aktivitas fisik
  • Berolahraga secara teratur
  • Berhati-hati saat melakukan aktivitas
  • Melakukan peregangan yang benar dan beristirahat
  • Menggunakan alat olahraga yang baik dan benar

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera kunjungi dokter apabila Anda mengalami hal-hal berikut:

  • Tidak dapat berjalan dengan baik
  • Tidak dapat menggerakkan sendi
  • Merasakan sakit pada tulang sendi
  • Mengalami mati rasa

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Pastikan untuk menanyakan apakah ada yang perlu dilakukan terlebih dahulu, termasuk apa saja yang mungkin berhubungan dengan gejala yang dialami. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk keseleo atau terkilir, berikut hal yang dapat dilakukan:

  • Memberikan informasi secara jelas
  • Menjelaskan tentang riwayat medis keluarga
  • Informasikan obat yang digunakan
  • Menyiapkan pertanyaan

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan memberikan beberapa pertanyaan agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Bagaimana cedera ini dapat terjadi?
  • Apakah Anda merasakan “krak” pada bagian tubuh yang terkena?
  • Kapan hal itu terjadi?
  • Pernahkan mengalami cedera sebelumnya?
  • Jika ya, bagaimana cedera itu dapat terjadi?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/sprain-vs-strain#outlook
Diakses pada 13 Desember 2018

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sprains-and-strains/symptoms-causes/syc-20377938
Diakses pada 13 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/understanding-sprains-strains-basics
Diakses pada 13 Desember 2018

Back to Top