Kulit & Kelamin

Keriput

15 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Keriput
Keriput merupakan bagian yang timbul secara alami dari proses penuaan
Keriput adalah bagian yang timbul secara alami dari penuaan yang biasanya terdapat pada kulit yang sering terkena sinar matahari, seperti wajah, leher, tangan dan lengan bawah. Genetika dan sinar matahari adalah penyebab utama kerutan, terutama bagi orang berkulit terang.Faktor-faktor lain, seperti polutan dan merokok juga berkontribusi pada kerutan. Jika kerutan di wajah atau bagian tubuh lain mengganggu, Anda memiliki banyak pilihan untuk menghilangkan kerutan atau menyamarkannya seperti melalui obat-obatan, teknik pelapisan kulit, filler, suntikan dan operasi.Namun, Anda juga mencegah munculnya keriput dan membuat kulit tampak awet muda. Misalnya dengan berhenti merokok dan mengonsumsi makanan bergizi. 
Keriput
Dokter spesialis Kulit
GejalaMunculnya garis dan lipatan yang terbentuk di kulit
Faktor risikoBertambahnya usia, paparan sinar ultraviolet, merokok
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan, laser, pengelupasan jaringan kulit
ObatRetinoid topikal
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala keriput
Secara umum, tanda dan gejala keriput adalah munculnya garis dan lipatan yang terbentuk di kulit. Beberapa kerutan bisa menjadi celah yang dalam dan mungkin sangat terlihat terutama di sekitar mata, mulut, dan leher Anda. 
Penyebab utama keriput adalah proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis, kering, dan kurang elastis, sehingga kemampuan kulit untuk melindungi diri dari kerusakan berkurang. Hal ini menyebabkan kulit menjadi berkerut. Selain itu, di kulit juga akan muncul lipatan, dan garis halus.Ekspresi wajah, seperti tersenyum, mengerutkan kening, atau menyipitkan mata dapat menyebabkan munculnya garis-garis halus dan kerutan di usia muda. Garis-garis ini semakin dalam seiring waktu. 

Faktor risiko keriput

Beberapa faktor risiko keriput meliputi:
  • Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami menjadi kurang elastis dan lebih rapuh. Penurunan produksi minyak alami dapat membuat kulit kering dan membuatnya tampak lebih kusut.
  • Lemak yang ada pada lapisan lebih dalam pada kulit berkurang. Hal ini menyebabkan kulit kendor, longgar, bergaris, dan terdapat celah yang terlihat lebih jelas.
  • Paparan sinar Ultraviolet (UV). Radiasi ultraviolet dapat mempercepat proses penuaan alami. Sinar UV menjadi penyebab utama kerutan dini. Selain itu, paparan sinar UV dapat memecah jaringan konektif kulit seperti produksi kolagen dan elastin yang terletak di lapisan kulit dalam Dermis.
  • Tanpa jaringan ikat yang baik, kulit akan kehilangan kekuatan dan fleksibilitas. Kulit kemudian mulai mengendur dan keriput sebelum waktunya.
  • Merokok dapat mempercepat proses penuaan normal pada kulit, yang berkontribusi pada kerutan. Hal tersebut terjadi karena memengaruhi produksi kolagen.
 
Diagnosis keriput dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik. Dokter akan melakukan keriput dengan melakukan melakukan pemeriksaan fisik dan melihat keriput secara langsung. 
Cara mengobati keriput umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati keriput yang bisa Anda lakukan, yaitu:

Obat-obatan

Keriput juga bisa dipudarkan dengan mengonsumsi obat-obatan. Contoh obat ini adalah retinoid topikal. Berasal dari vitamin A, retinoid - seperti tretinoin - yang Anda gunakan pada kulit Anda dapat mengurangi kerutan halus, bercak dan kekasaran kulit.Karena retinoid dapat membuat kulit Anda lebih mudah terbakar, Anda harus menggunakan tabir surya berspektrum luas (Minimal SPF 30) dan memakai pakaian pelindung setiap hari. Retinoid dapat menyebabkan kemerahan, kekeringan, gatal, dan sensasi terbakar atau kesemutan.

Prosedur bedah dan teknik lainnya 

Berbagai teknik seperti pelapisan kulit, suntikan, filler, dan prosedur bedah tersedia dapat bermanfaat untuk menghilangkan kerutan. Masing-masing memiliki hasil dan efek sampingnya sendiri.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perawatan dapat menghasilkan hasil yang lebih baik. Ada beberapa prosedur yang bisa Anda gunakan, yaitu:
  • Laser

Laser merupakan perawatan sumber cahaya dan radiofrekuensi. Cara kerja dari perawatan pelapisan laser ablatif yaitu sinar laser akan menghancurkan lapisan luar kulit yaitu epidermis dan memanaskan dasar kulit yaitu dermis, serta merangsang pertumbuhan serat kolagen baru. Saat luka sembuh, kulit akan terasa lebih halus dan lebih kencang.Perawatan ini dapat memakan waktu hingga beberapa bulan untuk sepenuhnya menyembuhkan dari pelapisan laser ablatif. Namun, terdapat risiko dari perawatan ini yaitu akan terbentuk jaringan parut pada kulit atau kulit yang menggelap.
  • Pelapisan fraksional laser nonablatif

Pelapisan fraksional Laser Nonablatif dapat mempercepat penyembuhan kerutan. Laser nonablatif lebih cocok untuk orang dengan kerutan sedang karena hasilnya akan lebih halus. Perawatan ini biasanya perlu diulang lebih sering daripada perawatan Ablatif.
  • Pengelupasan jaringan kulit

Dokter akan menerapkan asam kimia pada area tertentu pada kulit muka yang membakar lapisan luar kulit untuk menghilangkan bintik-bintik coklat pada muka, bintik-bintik penuaan, serta kerutan.Tergantung pada kedalaman dari pengelupasan, mungkin perlu beberapa kali pengobatan agar dapat terlihat perbedaannya. Kemerahan juga dapat berlangsung hingga beberapa minggu.
  • Dermabrasi

Dermabrasi atau biasa disebut dermaplaning yaitu prosedur yang melibatkan pengamplasan terencana pada lapisan permukaan kulit dengan menggunakan sikat yang berputar. Teknik tersebut dapat menghilangkan permukaan kulit dan lapisan kulit baru tumbuh.Kemerahan dan pembengkakan biasanya terjadi selama beberapa minggu. Mungkin diperlukan beberapa bulan agar warna pink dapat memudar untuk melihat hasilnya.
  • Mikrodermabrasi

Mirip dengan dermabrasi, mikrodermabrasi hanya menghilangkan lapisan kulit yang halus. Teknik ini biasanya membutuhkan serangkaian perawatan untuk dapat terlihat hasil yang sempurna. Anda mungkin melihat sedikit kemerahan atau sensasi menyengat di area yang dirawat.
  • Toksin botulinum tipe A (Botox)

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerutan adalah botox. Ketika disuntikkan dalam dosis kecil ke otot-otot tertentu, Botox membuat otot berkontraksi. Ketika otot-otot tidak kencang, kulit tampak lebih halus dan menyamarkan kerutan.Botox bekerja dengan baik pada garis kerutan di antara alis, dahi dan pada sudut mata. Hasil biasanya berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan. Suntik ulang diperlukan untuk mempertahankan hasil.
  • Pengisi jaringan lunak

Pengisi jaringan lunak yang meliputi lemak, kolagen, dan asam Hyaluronat, lainnya dapat disuntikkan ke kerutan yang lebih dalam pada wajah. Prosedyr ini bermanfaat untuk membuat kulit tampak halus dan menyamarkan kerutan.Anda mungkin mengalami pembengkakan sementara, kemerahan, dan memar di area yang dirawat. Prosedur ini mungkin perlu diulang setiap beberapa bulan.
  • Pengencangan kulit

Beberapa perangkat menggunakan panas untuk mengencangkan kulit. Perawatan Non-invasif ini menghasilkan hasil yang ringan hingga sedang yang biasanya berkembang secara bertahap selama empat hingga enam bulan. Tidak ada waktu pemulihan untuk prosedur ini.
  • Face-lift

Prosedur pengencangan wajah termasuk membuang kelebihan kulit, lemak di wajah, leher bagian bawah, mengencangkan otot dan jaringan ikat yang mendasar. Hasilnya biasanya berlangsung 5 hingga 10 tahun.Waktu penyembuhan dapat terjadi cukup lama setelah melakukan prosedur ini. Memar dan pembengkakan biasanya terjadi selama beberapa minggu setelah operasi.Perlu diingat bahwa hasil bervariasi tergantung pada lokasi dan kedalaman kerutan. Tidak ada yang dapat menghentikan proses penuaan kulit, sehingga anda perlu perawatan berulang untuk mempertahankan manfaatnya.Juga, penting untuk berdiskusi dahulu dengan dokter sebelum melakukan prosedur, agar mengerti sepenuhnya apabila ada efek samping yang mungkin terjadi. Pastikan dokter kulit atau ahli bedah plastik dilatih secara khusus dan berpengalaman. 
Cara mencegah keriput yang bisa dilakukan meliputi:
  • Lindungi kulit dari paparan sinar matahari

Menghindari berada di bawah sinar matahari yang terlalu lama dan selalu mengenakan pakaian pelindung, seperti topi bertepi lebar, baju lengan panjang, dan kacamata hitam. Selain itu, gunakan tabir surya saat berada di luar ruangan, bahkan ketika cuaca tidak terasa terlalu panas.
  • Gunakan krim tabir surya

Akademi Dermatologi Amerika merekomendasikan menggunakan krim tabir surya berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih. Oleskan tabir surya dengan cukup banyak serta oleskan kembali setiap dua jam atau lebih sering jika anda berenang atau berkeringat.
  • Pilih produk perawatan kulit yang tepat

Ketika memilih produk perawatan kulit, pilih yang memiliki tabir surya berspektrum luas yang berarti memblokir sinar UVA dan UVB.
  • Gunakan pelembap

Kulit kering dapat mengerutkan sel-sel kulit. Hal ini dapat menyebabkan garis-garis halus dan keriput dini. Meskipun pelembap tidak dapat mencegah keriput, mereka dapat menutupi garis halus untuk sementara.
  • Jangan merokok

Bahkan jika anda sudah merokok selama bertahun-tahun atau merokok berat, anda masih dapat memperbaiki warna dan tekstur kulit serta mencegah kerutan di masa depan dengan berhenti merokok.
  • Konsumsi makanan sehat

Ada beberapa bukti bahwa vitamin tertentu dapat membantu melindungi kulit. Meskipun masih banyak studi yang diperlukan untuk mengerti peranan nutrisi terhadap kesehatan kulit, namun memakan banyak buah dan sayuran adalah suatu kebiasaan baik yang perlu dibangun. 
Keriput umumnya tidak membutuhkan penanganan medis karena termasuk proses penuaan. Namun bila Anda merasa terganggu, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kulit. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait keriput?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis keriput agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wrinkles/symptoms-causes/syc-20354927
Diakses pada 15 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/174852#causes
Diakses pada 15 September 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email